Wartatrans.com, BOGOR – Penataan Kawasan Stasiun Bogor memasuki tahap penguatan kolaborasi lintas sektor. KAI Services menyatakan kesiapan mendukung pengembangan kawasan tersebut melalui peningkatan layanan parkir, kebersihan, dan keamanan bagi pengguna jasa kereta api.
Dukungan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan Pemerintah Kota Bogor dalam membangun kawasan transportasi yang lebih tertata dan terintegrasi.

Vice President Corporate Secretary KAI Services Ixfan Hendriwintoko mengatakan, KAI Services sebagai bagian dari KAI Group siap mengambil peran dalam mendukung pengelolaan sejumlah sektor pelayanan di kawasan Stasiun Bogor.
“KAI Services mendukung penuh adanya penataan dan pengembangan Kawasan Stasiun Bogor yang dilakukan PT KAI (Persero) dengan Pemerintah Kota Bogor. KAI Services sebagai anak perusahaan PT KAI akan melakukan penataan dibeberapa sektor seperti di area parkir, menjaga kebersihan stasiun, hingga keamanan penumpang di Stasiun Bogor,” ujar Ixfan dalam keterangan resminya, Rabu (9/9/2026).
Menurut dia, kolaborasi tersebut tidak hanya bertujuan membenahi kondisi fisik kawasan stasiun, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan masyarakat saat menggunakan transportasi publik.
Penataan kawasan akan mencakup pengaturan pergerakan penumpang dan kendaraan di sekitar stasiun. Aspek yang menjadi perhatian antara lain mobilitas kendaraan pribadi, angkutan umum, serta transportasi pengumpan atau feeder.
Ixfan menilai pengelolaan berbagai aspek tersebut diperlukan untuk menciptakan kawasan stasiun yang aman, nyaman, dan mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
“KAI Services sebagai bagian dari ekosistem KAI Group berkomitmen menghadirkan layanan terbaik dan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman bagi seluruh pelanggan,” katanya.
Sementara itu, komitmen pengembangan Kawasan Stasiun Bogor ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak-pihak yang terlibat dalam kolaborasi tersebut.
Penandatanganan MoU berlangsung di Stasiun Bogor Gate Alun-alun Kota Bogor pada Senin (7/9/2026).
Melalui kolaborasi tersebut, penataan kawasan diharapkan mampu memperkuat integrasi berbagai moda transportasi sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas pendukung di sekitar Stasiun Bogor.(fahmi)































