Menu

Mode Gelap
Erik Fitriadi: Kemajuan Papua Perlu Dibarengi Penguatan Dialog dan Perlindungan Warga Sipil ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2 Podcast Halimah Munawir Tembus 200 Ribu Penonton dalam Dua Bulan, Digelar Syukuran Bersama Awak Media Jelang Liburan Sekolah, Ada Uji Petik Kelaiklautan di Pelabuhan Merak Mantan Gubernur Aceh Dr Zaini Abdullah Wafat di Usia 86 Tahun Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB

PERON

Kecelakaan Perlintasan Sebidang di Divre III Palembang Meningkat pada Triwulan I 2026

badge-check


 Kecelakaan Perlintasan Sebidang di Divre III Palembang Meningkat pada Triwulan I 2026 Perbesar

Wartatrans.com, PALEMBANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat peningkatan jumlah kecelakaan di perlintasan sebidang pada Triwulan I 2026, sehingga mendorong penguatan upaya keselamatan secara lebih intensif dan kolaboratif.

Sepanjang periode Januari hingga Maret 2026, KAI Divre III Palembang mencatat sebanyak 6 kejadian kecelakaan di perlintasan sebidang. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencatatkan 3 kejadian.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa tren kecelakaan dalam lima tahun terakhir menunjukkan pola yang fluktuatif.

“Dalam lima tahun terakhir, data menunjukkan dinamika yang cukup beragam, yakni tahun 2022 sebanyak 2 kejadian, tahun 2023 sebanyak 4 kejadian, tahun 2024 sebanyak 12 kejadian, tahun 2025 sebanyak 3 kejadian, dan tahun 2026 sebanyak 6 kejadian pada Triwulan I. Hal ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan keselamatan harus terus dilakukan secara konsisten dan kolaboratif,” ujar Aida.

Sebagai langkah antisipatif untuk menekan angka kecelakaan dan meminimalisir gangguan perjalanan kereta api, selama Triwulan I 2026 KAI Divre III Palembang telah melaksanakan berbagai kegiatan.

Di antaranya 12 kali sosialisasi di sekolah dan pondok pesantren di sekitar jalur rel, 40 kali sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pengguna jalan melalui pembagian brosur dan pemasangan spanduk, serta 104 kali pemasangan banner keselamatan di perlintasan rawan.

Selain itu, KAI juga melakukan 3 kali penutupan atau penyempitan perlintasan tidak resmi yang berpotensi membahayakan, serta 72 kali kunjungan kewilayahan dan koordinasi dengan pemangku kepentingan seperti Dinas Perhubungan, Kepolisian, dan TNI.

Aida menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. KAI berperan dalam menjamin keselamatan perjalanan melalui pengelolaan Petugas Penjaga Lintasan (PJL), perawatan infrastruktur, serta sosialisasi. Namun, kewenangan pengelolaan perlintasan berada pada penanggung jawab jalan sesuai klasifikasinya.

“KAI tidak memiliki kewenangan secara hukum untuk membangun palang pintu maupun mengubah perlintasan sebidang menjadi tidak sebidang seperti flyover atau underpass. Hal ini telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018,” jelas Aida.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa seluruh pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api saat melintas di perlintasan sebidang, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Peran masyarakat sangat krusial. Kami mengimbau agar setiap pengguna jalan selalu berhenti, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan kondisi aman sebelum melintas. Jangan mengambil risiko di perlintasan, karena keselamatan adalah yang utama,” tegas Aida.

Ke depan, KAI Divre III Palembang akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat, termasuk komunitas railfans, guna menekan angka kecelakaan.

“Dengan langkah-langkah yang telah dilakukan secara berkelanjutan, KAI optimistis tingkat keselamatan perjalanan kereta api di wilayah Divre III Palembang dapat terus meningkat, sehingga tercipta perjalanan yang semakin aman, tertib, dan andal bagi seluruh masyarakat,” tutup Aida.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB

13 Juni 2026 - 13:30 WIB

Pelanggan KA Lokal Jawa Barat Tumbuh 67,95 Persen dalam Tiga Tahun

13 Juni 2026 - 11:28 WIB

KAI Services Resmikan Mess Responsibility di Surabaya, Tingkatkan Kenyamanan Frontliner

13 Juni 2026 - 10:30 WIB

Indonesia Punya Laboratorium Uji Cesium Produk Perikanan Pertama di Asia Tenggara

13 Juni 2026 - 10:26 WIB

Dirut KAI ke Prabowo Laporkan Telah Tutup 119 Perlintasan Sebidang Prioritas, Percepat Penanganan Titik Rawan Kecelakaan

13 Juni 2026 - 10:02 WIB

MRT Jakarta Tutup Sementara Stasiun Dukuh Atas dan Bundaran HI Dampak Unjuk Rasa

12 Juni 2026 - 17:50 WIB

Ada Demo di Jakarta, KAI Commuter Tebalkan Pengamanan di Sejumlah Stasiun KRL

12 Juni 2026 - 15:30 WIB

Progres Perpanjangan Peron Stasiun Bogor Capai 62,31 Persen

12 Juni 2026 - 14:00 WIB

Antisipasi Kemacetan ke Gambir, Seluruh KA Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara

12 Juni 2026 - 13:51 WIB

Kemenhub Kebut Pembangunan Jaringan KA Nasional

12 Juni 2026 - 10:53 WIB

Trending di PERON