Menu ✖

Mode Gelap
41,6 Juta Ton Batu Bara Diangkut KAI Sepanjang Januari–September 2026, Jadi Andalan Angkutan Barang KAI: Minat Pelanggan terhadap Perjalanan Panoramic dan Kabin Privat Terus Menguat Penumpang KA Joglosemarkerto Tembus 1,1 Juta hingga September 2026, Naik 9,73 Persen Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85%

RAGAM

Ketua Dewan Pakar KNG Raya Beri Semangat Pengurus, Dorong Koperasi Berbasis Partisipasi Anggota

badge-check


 Ketua Dewan Pakar KNG Raya Beri Semangat Pengurus, Dorong Koperasi Berbasis Partisipasi Anggota Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Dalam Rapat Kerja (Raker) Koperasi Primer Nasional Nahma Gayo Raya Tahun 2026, Keynote Speaker Dr. Mahadi Bahtera, M.Si., selaku Ketua Dewan Pakar KNG Raya, memberikan motivasi sekaligus pandangan strategis mengenai pentingnya membangun koperasi yang bertumpu pada kekuatan dan partisipasi aktif seluruh anggota.

Dr. Mahadi Bahtera menegaskan bahwa kemajuan koperasi tidak cukup hanya mengandalkan kerja keras pengurus. Koperasi akan tumbuh dan berkembang apabila seluruh anggota merasa memiliki, terlibat, dan mengambil bagian dalam setiap proses pembangunan koperasi.

Menurutnya, anggota bukan sekadar penerima manfaat koperasi, tetapi merupakan pemilik sekaligus kekuatan utama koperasi. Karena itu, semakin tinggi partisipasi anggota, semakin besar pula peluang koperasi untuk berkembang menjadi lembaga ekonomi yang kuat, mandiri dan berkelanjutan.

Ia mendorong agar anggota tidak hanya hadir dalam rapat atau kegiatan seremonial, tetapi ikut berperan dalam berbagai aktivitas ekonomi koperasi, mulai dari meningkatkan simpanan dan transaksi melalui koperasi, memanfaatkan layanan koperasi, mengembangkan usaha, hingga memberikan gagasan dan kritik yang konstruktif.

Koperasi harus dibangun dari bawah, dari kebutuhan dan kekuatan anggotanya sendiri. Dengan demikian, setiap program yang disusun pengurus benar-benar menjawab kebutuhan anggota dan memberikan nilai tambah bagi kehidupan ekonomi mereka.

Dr. Mahadi juga mengingatkan bahwa pengurus memiliki tanggung jawab besar untuk membangun kepercayaan, transparansi dan profesionalisme. Pengelolaan koperasi harus dilakukan secara terbuka sehingga anggota mengetahui arah organisasi, perkembangan usaha, serta bagaimana kontribusi mereka dikelola dan dikembangkan.

Menurutnya, kepercayaan anggota merupakan modal yang sangat penting. Tanpa kepercayaan, partisipasi akan melemah. Sebaliknya, jika pengurus mampu menunjukkan kinerja yang baik, transparan dan bertanggung jawab, maka anggota akan terdorong untuk semakin aktif memperkuat koperasi.

Ia juga mengajak KNG Raya untuk mulai membangun koperasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi digital, memperluas jaringan usaha, membangun kemitraan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membuka peluang ekonomi baru bagi anggota.

Namun, ekspansi koperasi tetap harus berpijak pada prinsip dasar koperasi: kepentingan dan kesejahteraan anggota menjadi orientasi utama.

“Jangan sampai koperasi hanya besar secara nama dan struktur, tetapi kecil dalam manfaat yang dirasakan anggota. Koperasi harus hadir dalam kehidupan ekonomi anggotanya. Anggota harus merasakan bahwa koperasi ini milik mereka, dibangun oleh mereka, dan manfaatnya kembali kepada mereka,” menjadi pesan penting yang disampaikan Ketua Dewan Pakar KNG Raya tersebut.

Lebih jauh, Dr. Mahadi menekankan pentingnya membangun ekosistem koperasi. Anggota yang memiliki usaha dapat menjadi bagian dari rantai ekonomi koperasi. Produk anggota dapat dipasarkan melalui jaringan koperasi, kebutuhan anggota dapat dipenuhi melalui koperasi, dan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki komunitas dapat dikembangkan secara bersama.

Dengan pola tersebut, koperasi tidak hanya menjadi tempat menghimpun modal, tetapi berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi anggota.

Ia pun mengajak seluruh pengurus dan anggota KNG Raya untuk menjadikan Raker Tahun 2026 sebagai momentum melakukan evaluasi dan menentukan langkah baru.

Semangat “Alang Tulung Beret Bebantu” atau semangat saling membantu dan menguatkan, menurutnya, harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Pengurus harus bekerja, anggota harus berpartisipasi, dan seluruh elemen harus saling mendukung.

“Koperasi tidak akan maju kalau hanya pengurus yang bergerak. Koperasi akan maju ketika seluruh anggota merasa memiliki dan mau mengambil bagian. Dari partisipasi itulah lahir kekuatan, dari kekuatan lahir kemandirian, dan dari kemandirian itulah kesejahteraan bersama dapat diwujudkan.”

Pesan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh peserta Raker KNG Raya untuk membangun koperasi yang tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga kuat secara ekonomi, dipercaya anggotanya, terbuka terhadap perubahan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.*** (PG)

Baca Lainnya

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Putra Aceh Dipercaya Duduki Kursi BPK RI, Khaidir Abdurrahman Siap Emban Amanah

6 Oktober 2026 - 06:21 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Sembilan Tahun Ruang Baca, Doa untuk Negeri Mengiringi Perayaan

5 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Sepuluh Tahun Menanti, Masjid Giok Jadi Saksi Perjalanan Luhay Ahmad Memeluk Islam

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Komunitas Ruang Baca Rayakan HUT ke-9 Lewat Galeri Esai di Warung Kopi

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Trending di RAGAM