Menu ✖

Mode Gelap
Penumpang KA Joglosemarkerto Tembus 1,1 Juta hingga September 2026, Naik 9,73 Persen Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private

RAGAM

Ketua Umum KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Makna Perjuangan Provinsi ALA dalam Menjaga Perdamaian Aceh

badge-check


 Ketua Umum KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Makna Perjuangan Provinsi ALA dalam Menjaga Perdamaian Aceh Perbesar

Pada satu kesempatan, Putra Gara dari Wartatrans.com mewawancarai Ketua Umum KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam terkait perjuangan Provinsi ALA dalam Menjaga Perdamaian Aceh. Berikut wawancaranya;

Wartatrans.com: Assalamu’alaikum, Pak Rahmat Salam.

Prof. Rahmat Salam: Waalaikumussalam. Sahabatku, selamat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Semoga Indonesia semakin berdaulat, adil, dan makmur.

Wartatrans.com: Izin, Pak Rahmat. Sebagai Ketua Umum KP3ALA, kita tahu perjuangan pemekaran Provinsi ALA ini sudah berlangsung sangat panjang, bahkan lebih dari 20 tahun. Bagaimana pandangan Pak Rahmat tentang makna kemerdekaan dan perdamaian Aceh?

Prof. Rahmat Salam: Begini, saudaraku. Saya garis bawahi terlebih dahulu bahwa kita ini sedang berbicara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Harus diingat, NKRI adalah harga mati dan tidak perlu ditawar-tawar lagi.

Perjuangan Provinsi ALA harus ditempatkan dalam kerangka memperkuat NKRI, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mempercepat pembangunan, dan menciptakan pemerataan kesejahteraan.

Wartatrans.com: Baik, Pak. Bisa diceritakan kembali bagaimana awal mula perjuangan pemekaran Provinsi ALA?

Prof. Rahmat Salam: Kilas balik, pada awal perjuangan pemekaran Provinsi ALA, saya masih mahasiswa Pascasarjana Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia.

Perjuangan ALA bukan perjuangan untuk memisahkan diri dari Indonesia. Perjuangan ALA adalah perjuangan mendekatkan pelayanan pemerintah kepada rakyat, mempercepat pemerataan pembangunan, membuka akses ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Perdamaian Aceh harus kita jaga bersama. Jangan sampai kepentingan sesaat mengorbankan perdamaian yang sudah diperjuangkan dengan begitu mahal.

Kami dari KP3ALA telah menunggu lebih dari dua dekade. Kami menghormati proses perdamaian. Kami sudah memberikan waktu.

Dan sekarang kami berharap pemerintah tidak menunda lagi aspirasi pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara.

ALA bukan untuk memecah Aceh. ALA adalah ikhtiar mendekatkan negara kepada rakyat.

Demikian Wawancara Khusus Wartatrans.com kepada Ketua Umum KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam.***

Baca Lainnya

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Putra Aceh Dipercaya Duduki Kursi BPK RI, Khaidir Abdurrahman Siap Emban Amanah

6 Oktober 2026 - 06:21 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Sembilan Tahun Ruang Baca, Doa untuk Negeri Mengiringi Perayaan

5 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Sepuluh Tahun Menanti, Masjid Giok Jadi Saksi Perjalanan Luhay Ahmad Memeluk Islam

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Komunitas Ruang Baca Rayakan HUT ke-9 Lewat Galeri Esai di Warung Kopi

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Trending di RAGAM