Menu ✖

Mode Gelap
DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik

ANJUNGAN

KM Kelud Dikunjungi Kedubes Inggris, Ingin Melihat Keberhasilan Transformasi PELNI

badge-check


 Kedubes Inggris dan Dirkeu PELNI di KM Kelud Perbesar

Kedubes Inggris dan Dirkeu PELNI di KM Kelud

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menerima kunjungan dari Kedutaan Besar Inggris di Jakarta serta tim UK Partnering for Accelerating Climate Transitions (UK PACT) di KM Kelud, Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (23/1/2026).

Kunjungan di atas KM Kelud, merupakan bagian dari kelas pembelajaran dari UK Pact yang didukung Pemerintah Inggris melalui Foreign, Commonwealth and Development Office (UK FCDO).

Mereka ingin melihat secara langsung keberhasilan transformasi PT PELNI.

Kegiatan ini dihadiri Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati, Deputy Head Low Carbon Infrastructure British Embassy Jakarta (BEJ) Phoebe Rimmer, Cities and Transport Lead BEJ Maria Renny, Ketua UK PACT Indonesia Andi Azka Faurianthi Poetri.

Hadir juga Executive Director Institute for Natural Resources, Energy, and Environmental Management (IREEM) Arief Yunan, serta Urban Development Senior Program Lead World Resources Institute (WRI) Indonesia Dimas Nu’man Fadhil.

Kunjungan dan kelas pembelajaran yang mengangkat tema decarbonization in shipping transport juga diikuti 30 mahasiswa terpilih dari berbagai universitas dan sekolah tinggi di Indonesia.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati menyatakan, kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi perusahaan dalam meningkatkan agenda keberlanjutan di sektor pelayaran nasional.

“Kolaborasi dengan Kedutaan Besar Inggris melalui UK PACT serta WRI Indonesia dan IREEM ini memberikan kesempatan bagi kami untuk berbagi pengalaman praktis PELNI dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam operasional sehari-hari,” tutur Anik.

Dia menekankan peran penting generasi muda dalam mendorong perubahan menuju transportasi laut yang lebih hijau.

“Melalui program UK PACT dan inisiatif FIRST, kami berharap dapat berkontribusi dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan serta keterampilan untuk memimpin transisi menuju transportasi laut yang berkelanjutan dan rendah emisi di Indonesia,” ucapnya.

Kunjungan dan kelas pembelajaran di atas KM Kelud menjadi salah satu sesi inti dari program FIRST.

Sesi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memeroleh pemahaman praktis mengenai upaya dekarbonisasi sektor pelayaran langsung, meliputi aspek kebijakan perusahaan, operasional harian, strategi bisnis jangka panjang serta penerapan teknologi rendah karbon yang telah dan sedang diimplementasikan armada PELNI.

PELNI menyadari bahwa sub-sektor transportasi laut, sebagai bagian integral dari sektor transportasi nasional, turut berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca yang terus meningkat setiap tahunnya.

Sejalan dengan komitmen nasional dalam Nationally Determined Contributions (NDC) serta kebijakan penurunan emisi yang didorong Kementerian Perhubungan, PELNI aktif mendukung transisi menuju transportasi berkelanjutan melalui berbagai inisiatif operasional dan strategis.

Sebagai informasi, UK PACT adalah program kerja sama antara Pemerintah Inggris (UK) dan Indonesia untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon dan pembangunan berkelanjutan. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

1 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027

1 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20%

1 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi

1 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

BNI Apresiasi Pembinaan PBSI, Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali di Asian Games 2026

30 September 2026 - 10:44 WIB

Wow, 6.082 Truk Menyeberang dalam 3 Hari di Lintasan Ketapang-Gilimanuk

30 September 2026 - 10:34 WIB

53 PPNS Ditjen Perhubungan Laut Dilantik

30 September 2026 - 07:41 WIB

Koperasi Syariah Indonesia Dibawa ke Forum Internasional IICF 2026

30 September 2026 - 07:31 WIB

Trending di EKOBIS