Menu

Mode Gelap
Sekjen IABI: Kompensasi Delay Bentuk Tanggung Jawab Maskapai Bahlil Prioritaskan Warga Tanimbar dan Maluku Barat Daya Bekerja di Proyek LNG Blok Masela KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026, Perkuat Distribusi Antardaerah Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PTPN I Kembangkan Bioetanol Syarat Kapal Nelayan 30-200 GT Dapat Solar Rp15.000 per Liter, Ini Kata Kementerian-KP Wow Banyak! KAI Kelola 12.856 Sarana Perkeretaapian untuk Dukung Mobilitas dan Logistik Nasional, Ini Dia Rinciannya

WISATA

Komodo Waterfront Festival 2025 Dimulai

badge-check


 Bentang Kain Songke Manggarai di pembukaan Komodo Waterfront 2025 Perbesar

Bentang Kain Songke Manggarai di pembukaan Komodo Waterfront 2025

Wartatrans.com, LABUAN BAJO – Komodo Waterfront Festival (KWF) 2025, yang mengusung tema “Bajo Heritage”, resmi dimulai di Labuan Bajo, Sabtu (15/11/2025).

Acara pembukaannya berlangsung meriah dan penuh makna, pukul 06.00 hingga 08.30 WITA, dengan menampilkan aksi kolosal Bentang Kain Songke Manggarai yang melibatkan total 1.507 peserta dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari guru, siswa, dosen, hingga mahasiswa.

Acara diawali dengan Karnaval Kebudayaan yang memukau, bergerak dari Puncak Waringin menuju Jalan Soekarno Hatta di depan Hotel Meruorah Komodo Labuan Bajo.

Karnaval ini menyuguhkan berbagai atraksi seni dan busana tradisional, merangkul semangat “Bajo Heritage”.

Puncak acara ditandai dengan seremoni resmi dan pembentangan massal Kain Songke Manggarai.

Acara ini dihadiri dan dibuka secara simbolis oleh dr. Yulianus Weng, M.Kes, selaku Wakil Bupati Manggarai Barat bersama Ferry Snyders, selaku Direktur Utama PT. Indonesia Ferry Property (IFPRO).

Turut hadir memeriahkan dan menyaksikan pembukaan KWF 2025, para pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Manggarai Barat, termasuk Kapolres, Danlanal, Dandim, dan Danramil.

Kehadiran juga datang dari unsur strategis pariwisata dan pendidikan, seperti Ketua ASITA, Ketua PHRI, Perwakilan Seminari, serta seluruh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintahan Kabupaten Manggarai Barat, di antaranya Kadis Dishub, Kadis Satpol PP, Kadis Pariwisata, Kadis Pendidikan, Kadis Koperasi, Kadis Kominfo, Kabag Kesra, dan Pimpinan OPD lainnya yang berkesempatan hadir atau yang mewakili.

“Komodo Waterfront Festival adalah panggung kita untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Labuan Bajo selain keindahan alam, akan tetapi juga kekayaan budaya yang tak ternilai. Aksi Bentang Kain Songke hari ini adalah penegasan kembali jati diri kita sebagai masyarakat Manggarai,” tutur dr. Yulianus.

Acara pembukaan diakhiri dengan pemukulan gong oleh para pejabat sebagai simbolis resminya Komodo Waterfront Festival 2025 dibuka.

Bentang Kain Songke melibatkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan pendidikan, termasuk Politeknik Elbajo Commodus, SMK Stella Maris, MAN Komodo, SMKN 1 Labuan Bajo, SMAN 1 Komodo, SMPN 1 Komodo, SMP Arnoldus Labuan Bajo, SMAK St. Ignatius Loyola, SMPK St. Ignatius Loyola, dan SMK St. Yosefa.

Aksi kolosal ini memiliki makna yang sangat mendalam sesuai dengan tema festival yakni Bajo Heritage Simbol Kebanggaan dan Pelestarian Budaya.

Pembentangan kain Songke khas Manggarai yang masif (target seribu bentang kain) merupakan wujud nyata dari kebanggaan masyarakat terhadap warisan leluhur dan upaya melestarikan tradisi tenun Songke.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk penghormatan mendalam terhadap akar budaya Manggarai Barat, memastikan festival bertaraf internasional ini tetap berlandaskan pada kearifan lokal.

Tak hanya itu saja, bentangan Songke menunjukkan kekayaan budaya Labuan Bajo dan memperkuat citranya sebagai destinasi wisata unggulan kelas dunia berbasis kearifan lokal.

“Aksi ini menjadi simbol kebersamaan dan sambutan hangat masyarakat Manggarai Barat untuk seluruh wisatawan (lokal dan asing) yang berkunjung ke Labuan Bajo,” ujarnya.

Rangkaian Acara Komodo Waterfront Festival 2025 berlanjut hingga 22 November dengan jadwal yang beragam.

Di antaranya:

15 November: Karnaval budaya dan bentang Songke
16 November: Pelatihan & Kompetisi memasak cita rasa lokal dengan Guest star culinary chef yang yang sudah mengikuti championship culinary di berbagai negara.
18 & 19 November: Pelatihan dan Kompetisi Mixology bersama Gede Ngurah Udayana (Legenda Bartender Indonesia) dan Eka Jager (Top 10 Legenda Bartender Flair Dunia).
19 November: Pameran budaya di lobby hotel dan Final Komodo Idol 3.
20 – 22 November: Pembukaan Bazaar UMKM seni, budaya dan kuliner
21 November: Kompetisi tarian dan talenta di Bajo Got Talent.
22 November (Puncak Acara): Sendratari modern, Komodo Idol Grand Final, Fashion Show, dan hiburan musik lainnya.

Masyarakat dan wisatawan diundang untuk turut serta dan menyaksikan kemeriahan seluruh rangkaian Komodo Waterfront Festival 2025 yang menggabungkan warisan budaya, kuliner, dan hiburan. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mulai Rp5.000 Saja, DAMRI Antar Wisatawan dari Kota Denpasar ke Desa Wisata Penglipuran

14 Juli 2026 - 20:22 WIB

Meruorah Komodo Labuan Bajo Borong 2 Penghargaan Bergensi Expedia Group

14 Juli 2026 - 13:26 WIB

InJourney Percepat Konsolidasi Hotel BUMN, Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional

27 Juni 2026 - 12:28 WIB

HUT Jakarta Ke-499: Ancol Hingga Ragunan Gratis, Transportasi & Antrian Jadi Ujian

21 Juni 2026 - 23:22 WIB

Wow, Indonesia Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia

20 Juni 2026 - 05:47 WIB

Scoot Membawa Pengalaman Baru untuk Wisatawan Melalui Kolaborasi Spider-Man: Brand New Day

19 Juni 2026 - 06:24 WIB

Tahun 2027, Kemenpar Fokus Perkuat Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Hari Purbakala ke-113, Warga Borobudur Napak Tilas Sejarah dan Rawat Warisan Budaya

15 Juni 2026 - 00:42 WIB

Lewat Sales Mission 2026, Kemenpar Perkuat Promosi di India

12 Juni 2026 - 14:59 WIB

Laporan Dugaan PHK di Kebun Raya Bogor Dibantah Manajemen, Sebut Pekerja Berstatus Harian Lepas

12 Juni 2026 - 08:57 WIB

Trending di PERISTIWA