Menu

Mode Gelap
159 Tahun Kereta Api Indonesia, Berawal Penanaman Sepotong Rel di Semarang ASDP Perkuat Kapasitas Dermaga Gilimanuk Bali Stasiun Karet Ditutup mulai Hari Ini, Naik-Turun KRL Dialihkan ke BNI City KCIC Catat 24 Ribu Penumpang Prioritas Whoosh, Layanan Pendampingan Terus Diperkuat Prabowo Dorong Kesempatan Warga Dayak Pedalaman Mengabdi di TNI Eks Bassist Zivilia Gabung The Orion, Formasi Baru Siap Tancap Gas dengan Tiga Single

WISATA

Komodo Waterfront Festival 2025 Dimulai

badge-check


 Bentang Kain Songke Manggarai di pembukaan Komodo Waterfront 2025 Perbesar

Bentang Kain Songke Manggarai di pembukaan Komodo Waterfront 2025

Wartatrans.com, LABUAN BAJO – Komodo Waterfront Festival (KWF) 2025, yang mengusung tema “Bajo Heritage”, resmi dimulai di Labuan Bajo, Sabtu (15/11/2025).

Acara pembukaannya berlangsung meriah dan penuh makna, pukul 06.00 hingga 08.30 WITA, dengan menampilkan aksi kolosal Bentang Kain Songke Manggarai yang melibatkan total 1.507 peserta dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari guru, siswa, dosen, hingga mahasiswa.

Acara diawali dengan Karnaval Kebudayaan yang memukau, bergerak dari Puncak Waringin menuju Jalan Soekarno Hatta di depan Hotel Meruorah Komodo Labuan Bajo.

Karnaval ini menyuguhkan berbagai atraksi seni dan busana tradisional, merangkul semangat “Bajo Heritage”.

Puncak acara ditandai dengan seremoni resmi dan pembentangan massal Kain Songke Manggarai.

Acara ini dihadiri dan dibuka secara simbolis oleh dr. Yulianus Weng, M.Kes, selaku Wakil Bupati Manggarai Barat bersama Ferry Snyders, selaku Direktur Utama PT. Indonesia Ferry Property (IFPRO).

Turut hadir memeriahkan dan menyaksikan pembukaan KWF 2025, para pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Manggarai Barat, termasuk Kapolres, Danlanal, Dandim, dan Danramil.

Kehadiran juga datang dari unsur strategis pariwisata dan pendidikan, seperti Ketua ASITA, Ketua PHRI, Perwakilan Seminari, serta seluruh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintahan Kabupaten Manggarai Barat, di antaranya Kadis Dishub, Kadis Satpol PP, Kadis Pariwisata, Kadis Pendidikan, Kadis Koperasi, Kadis Kominfo, Kabag Kesra, dan Pimpinan OPD lainnya yang berkesempatan hadir atau yang mewakili.

“Komodo Waterfront Festival adalah panggung kita untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Labuan Bajo selain keindahan alam, akan tetapi juga kekayaan budaya yang tak ternilai. Aksi Bentang Kain Songke hari ini adalah penegasan kembali jati diri kita sebagai masyarakat Manggarai,” tutur dr. Yulianus.

Acara pembukaan diakhiri dengan pemukulan gong oleh para pejabat sebagai simbolis resminya Komodo Waterfront Festival 2025 dibuka.

Bentang Kain Songke melibatkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan pendidikan, termasuk Politeknik Elbajo Commodus, SMK Stella Maris, MAN Komodo, SMKN 1 Labuan Bajo, SMAN 1 Komodo, SMPN 1 Komodo, SMP Arnoldus Labuan Bajo, SMAK St. Ignatius Loyola, SMPK St. Ignatius Loyola, dan SMK St. Yosefa.

Aksi kolosal ini memiliki makna yang sangat mendalam sesuai dengan tema festival yakni Bajo Heritage Simbol Kebanggaan dan Pelestarian Budaya.

Pembentangan kain Songke khas Manggarai yang masif (target seribu bentang kain) merupakan wujud nyata dari kebanggaan masyarakat terhadap warisan leluhur dan upaya melestarikan tradisi tenun Songke.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk penghormatan mendalam terhadap akar budaya Manggarai Barat, memastikan festival bertaraf internasional ini tetap berlandaskan pada kearifan lokal.

Tak hanya itu saja, bentangan Songke menunjukkan kekayaan budaya Labuan Bajo dan memperkuat citranya sebagai destinasi wisata unggulan kelas dunia berbasis kearifan lokal.

“Aksi ini menjadi simbol kebersamaan dan sambutan hangat masyarakat Manggarai Barat untuk seluruh wisatawan (lokal dan asing) yang berkunjung ke Labuan Bajo,” ujarnya.

Rangkaian Acara Komodo Waterfront Festival 2025 berlanjut hingga 22 November dengan jadwal yang beragam.

Di antaranya:

15 November: Karnaval budaya dan bentang Songke
16 November: Pelatihan & Kompetisi memasak cita rasa lokal dengan Guest star culinary chef yang yang sudah mengikuti championship culinary di berbagai negara.
18 & 19 November: Pelatihan dan Kompetisi Mixology bersama Gede Ngurah Udayana (Legenda Bartender Indonesia) dan Eka Jager (Top 10 Legenda Bartender Flair Dunia).
19 November: Pameran budaya di lobby hotel dan Final Komodo Idol 3.
20 – 22 November: Pembukaan Bazaar UMKM seni, budaya dan kuliner
21 November: Kompetisi tarian dan talenta di Bajo Got Talent.
22 November (Puncak Acara): Sendratari modern, Komodo Idol Grand Final, Fashion Show, dan hiburan musik lainnya.

Masyarakat dan wisatawan diundang untuk turut serta dan menyaksikan kemeriahan seluruh rangkaian Komodo Waterfront Festival 2025 yang menggabungkan warisan budaya, kuliner, dan hiburan. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gubernur Jateng Mengingatkan DCF 2026 Agar Menjaga Identitas Daerah

30 Agustus 2026 - 09:32 WIB

InJourney Group Ramaikan Garuda Indonesia Travel Fair 2026

28 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Gajian Tiba, Waktunya Jalan-Jalan! Ada Diskon 20% dari DAMRI

24 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Naga Kemuliaan di Tangan Tanah: Yoyo dan Rika Hidupkan Filosofi Borobudur melalui Lukisan Gerabah

21 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bumi Atsanti, Ruang Harmoni dan Kearifan Lokal Tumbuh di Tengah Sawah Borobudur

21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Ketua BFLF Dampingi Putri Pariwisata Aceh 2026 Raih Dukungan Forkopimda Lhokseumawe

21 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Ada Deretan Promo Eksklusif InJourney di ASTINDO Travel Fair 2026 Surabaya

20 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Mari Rayakan Warisan Rasa dalam Ekspresi yang Paling Elegan di ROSO Yogya

19 Agustus 2026 - 14:25 WIB

PFN Targetkan Bioskop Sinewara Beroperasi 2027

19 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Maknai Kemerdekaan dengan Aksi Nyata, PT HIN Perkuat Ekosistem Pariwisata

18 Agustus 2026 - 16:12 WIB

Lomba balap karung di Hari Kemerdekaan RI
Trending di EKOBIS