Menu

Mode Gelap
Catatan Halimah Munawir: Rasa, Kata, dan Karya. Ketika Podcast Menemukan Hatinya Catatan Iwan Piliang: Jepang dan Mimpi Juara Dunia 2026 Asrul Assani Resmi Dilantik Menjadi Sekda Definitif Pemko Subulussalam Pembebasan PPN Tiket Pesawat Domestik Dinilai Mampu Dorong Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Percikan Mutia: Memilih Ketenangan di Tengah Budaya Pencitraan Sastri Dalila, Istri Mantan Kadis Kehutanan Aceh Wahid Mustafa, Wafat dalam Penerbangan Menuju Banda Aceh

PERON

Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Bertambah jadi 16 Orang, Total Korban 107 Jiwa

badge-check


 Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Bertambah jadi 16 Orang, Total Korban 107 Jiwa Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di lintas Bekasi–Cikarang, tepatnya di kawasan Stasiun Bekasi Timur, kembali bertambah menjadi 16 orang. Hingga Rabu (29/4/2026) siang pukul 12.00, total korban tercatat mencapai 107 orang.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, dari total korban tersebut sebanyak 91 orang mengalami luka-luka. Sebanyak 43 penumpang di antaranya telah diperbolehkan pulang, sementara korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan,” ujar Anne, Rabu siang.

Di tengah penanganan korban, KAI juga mulai melakukan pemulihan operasional perjalanan KRL di lintas Bekasi–Cikarang. Proses evakuasi sarana dan prasarana dilakukan bertahap, disertai pengujian jalur sebelum layanan kembali dibuka.

Anne menyampaikan, pada Rabu pukul 11.55 WIB, rangkaian kereta uji coba CL-125.4008 telah melintas di Stasiun Bekasi Timur sebagai bagian dari pengecekan kesiapan lintas.

“Uji coba ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan prasarana, persinyalan, serta aspek keselamatan sebelum layanan kembali berjalan. Seluruh proses dilakukan secara hati-hati dengan mengutamakan keselamatan,” katanya.

Selain itu, KAI memastikan barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian akan didata dan dikembalikan kepada keluarga secara bertahap melalui mekanisme terkoordinasi.

Untuk mendukung kebutuhan informasi masyarakat, KAI menyiagakan posko di Stasiun Bekasi Timur guna membantu keluarga korban, serta di Stasiun Gambir untuk melayani pelanggan kereta api jarak jauh yang terdampak, termasuk proses pengembalian bea tiket.

KAI menegaskan pemulihan operasional akan dilakukan secara bertahap sesuai hasil evaluasi dan pengujian guna memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KA Dharmawangsa Layani 180 Ribu Penumpang hingga Mei 2026, Mobilitas Warga Subang Meningkat Lewat Stasiun Pegaden Baru

14 Juni 2026 - 21:22 WIB

KKP Sinergi dengan DANA Cegah Sampah Bocor ke Laut

14 Juni 2026 - 21:08 WIB

KAI Operasikan KA Pandalungan 2 Jakarta-Jember Mulai 18 Juni, Tiket Diskon 30 Persen

14 Juni 2026 - 20:32 WIB

Transisi Energi Kereta Api Gunakan Biodies B50, KAI Pastikan Keandalan Tetap Terjaga

14 Juni 2026 - 10:00 WIB

Masuki Tahun Baru Islam dan Libur Sekolah, Whoosh Terapkan Skema Tarif Dinamis Mulai Rp250 Ribu dan Diskon Rombongan hingga 20%

14 Juni 2026 - 09:47 WIB

Pilihan Kereta Jakarta–Bandung Makin Beragam, KAI Layani 44,05 Juta Pelanggan dalam Lima Bulan

14 Juni 2026 - 06:24 WIB

KAI Group Layani 166,15 Juta Pelanggan Urban Berbasis Listrik, Kurangi Emisi hingga 15.350 Ton CO₂e

14 Juni 2026 - 05:16 WIB

Pelanggan Stasiun Cibadak Naik 6,46 Persen, Jadi Akses Favorit Menuju Wisata Sukabumi

14 Juni 2026 - 01:12 WIB

Bahas Peluang Kemitraan UMKM, KAI Services Hadir di Talkshow Program Campuspreneur Pengembangan Wirausaha Muda di IPB

13 Juni 2026 - 13:30 WIB

Pelanggan KA Lokal Jawa Barat Tumbuh 67,95 Persen dalam Tiga Tahun

13 Juni 2026 - 11:28 WIB

Trending di PERON