Menu

Mode Gelap
Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO FIFGROUP Raih Penghargaan GP2SP DKI Jakarta KAI 81 Tahun, Perjalanan Tiket Kereta dari Loket hingga Access by KAI Pelindo Regional 4 Gandeng BNN Edukasi Antinarkoba di Kalangan Pelajar IPC TPK Cetak Kinerja Positif Hingga Agustus 2026, Catat Pertumbuhan Volume Petikemas 8,37 Persen Prabowo Perkuat Arah Baru Ekonomi, Disiplin Fiskal dan Ketahanan Energi Jadi Prioritas Pasca Pergantian Menkeu

PERON

Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Bertambah jadi 16 Orang, Total Korban 107 Jiwa

badge-check


 Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Bertambah jadi 16 Orang, Total Korban 107 Jiwa Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di lintas Bekasi–Cikarang, tepatnya di kawasan Stasiun Bekasi Timur, kembali bertambah menjadi 16 orang. Hingga Rabu (29/4/2026) siang pukul 12.00, total korban tercatat mencapai 107 orang.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, dari total korban tersebut sebanyak 91 orang mengalami luka-luka. Sebanyak 43 penumpang di antaranya telah diperbolehkan pulang, sementara korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan,” ujar Anne, Rabu siang.

Di tengah penanganan korban, KAI juga mulai melakukan pemulihan operasional perjalanan KRL di lintas Bekasi–Cikarang. Proses evakuasi sarana dan prasarana dilakukan bertahap, disertai pengujian jalur sebelum layanan kembali dibuka.

Anne menyampaikan, pada Rabu pukul 11.55 WIB, rangkaian kereta uji coba CL-125.4008 telah melintas di Stasiun Bekasi Timur sebagai bagian dari pengecekan kesiapan lintas.

“Uji coba ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan prasarana, persinyalan, serta aspek keselamatan sebelum layanan kembali berjalan. Seluruh proses dilakukan secara hati-hati dengan mengutamakan keselamatan,” katanya.

Selain itu, KAI memastikan barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian akan didata dan dikembalikan kepada keluarga secara bertahap melalui mekanisme terkoordinasi.

Untuk mendukung kebutuhan informasi masyarakat, KAI menyiagakan posko di Stasiun Bekasi Timur guna membantu keluarga korban, serta di Stasiun Gambir untuk melayani pelanggan kereta api jarak jauh yang terdampak, termasuk proses pengembalian bea tiket.

KAI menegaskan pemulihan operasional akan dilakukan secara bertahap sesuai hasil evaluasi dan pengujian guna memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI 81 Tahun, Perjalanan Tiket Kereta dari Loket hingga Access by KAI

14 September 2026 - 22:13 WIB

Jalan Sejajar Rel Ditargetkan Selesai Dibangun 2027, Simpang Volvo Pasar Minggu Ditutup

14 September 2026 - 14:15 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

12 September 2026 - 15:43 WIB

KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi

12 September 2026 - 07:14 WIB

Lawang Sewu Tarik 376 Ribu Pengunjung hingga Agustus 2026, Sejarah Kereta Api Jadi Daya Tarik

11 September 2026 - 21:59 WIB

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Target Angkut hingga 80.000 Penumpang/Hari

11 September 2026 - 21:25 WIB

Angkutan Petikemas KAI Tumbuh 19,24 Persen, Tembus 3,9 Juta Ton hingga Agustus 2026

11 September 2026 - 05:06 WIB

Dari Lubuk Linggau hingga Ketapang, Kereta Api Menjadi Bagian dari Pertumbuhan Kota Sejak 159 Tahun Lalu

11 September 2026 - 01:06 WIB

Kebutuhan Pembangunan LRT Jakarta Fase 2A Rp7,8 Triliun

10 September 2026 - 12:57 WIB

Trending di PERON