Menu

Mode Gelap
Bandara Soekarno-Hatta Siap Didarati Pesawat Komersial Airbus A380, Terbesar di Dunia FKPT dan Polda Aceh Bersinergi Perkuat Pembinaan Personel Cegah Radikalisme dan Intoleransi Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa dan KSOP Gelar Evaluasi Kinerja Operasional Triwulan II Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Penyandang Disabilitas Melalui Program TJSL Pelindo Regional 4 Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN, Perkuat Komitmen Hijau Lewat Riset Keanekaragaman Hayati

PERON

Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Bertambah jadi 16 Orang, Total Korban 107 Jiwa

badge-check


 Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Bertambah jadi 16 Orang, Total Korban 107 Jiwa Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di lintas Bekasi–Cikarang, tepatnya di kawasan Stasiun Bekasi Timur, kembali bertambah menjadi 16 orang. Hingga Rabu (29/4/2026) siang pukul 12.00, total korban tercatat mencapai 107 orang.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, dari total korban tersebut sebanyak 91 orang mengalami luka-luka. Sebanyak 43 penumpang di antaranya telah diperbolehkan pulang, sementara korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan,” ujar Anne, Rabu siang.

Di tengah penanganan korban, KAI juga mulai melakukan pemulihan operasional perjalanan KRL di lintas Bekasi–Cikarang. Proses evakuasi sarana dan prasarana dilakukan bertahap, disertai pengujian jalur sebelum layanan kembali dibuka.

Anne menyampaikan, pada Rabu pukul 11.55 WIB, rangkaian kereta uji coba CL-125.4008 telah melintas di Stasiun Bekasi Timur sebagai bagian dari pengecekan kesiapan lintas.

“Uji coba ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan prasarana, persinyalan, serta aspek keselamatan sebelum layanan kembali berjalan. Seluruh proses dilakukan secara hati-hati dengan mengutamakan keselamatan,” katanya.

Selain itu, KAI memastikan barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi kejadian akan didata dan dikembalikan kepada keluarga secara bertahap melalui mekanisme terkoordinasi.

Untuk mendukung kebutuhan informasi masyarakat, KAI menyiagakan posko di Stasiun Bekasi Timur guna membantu keluarga korban, serta di Stasiun Gambir untuk melayani pelanggan kereta api jarak jauh yang terdampak, termasuk proses pengembalian bea tiket.

KAI menegaskan pemulihan operasional akan dilakukan secara bertahap sesuai hasil evaluasi dan pengujian guna memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Intip Spesifikasi Nusantara Explorer, Kereta Mewah KAI yang Segera Bisa Dinaiki Masyarakat

31 Juli 2026 - 08:43 WIB

Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Perkuat Transportasi dan Pelestarian Cagar Budaya

30 Juli 2026 - 21:16 WIB

KAI Perkenalkan Nusantara Explorer, Kereta Wisata dengan Kabin Tidur dan Grand Restaurant

30 Juli 2026 - 21:07 WIB

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Wisata Gagasan Presiden Prabowo untuk Dukung Pariwisata

30 Juli 2026 - 16:43 WIB

Marak Penipuan Berkedok Whoosh, KCIC Minta Pembelian Tiket Hanya di Kanal Resmi

30 Juli 2026 - 09:58 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang

30 Juli 2026 - 08:43 WIB

Kartu Kredit Nirkontak Hadir di MRT, Jakarta Perkuat Transportasi Modern

30 Juli 2026 - 05:36 WIB

Yes! Stimulus Sektor Transportasi Berupa Diskon Tarif di Libur Sekolah Capai Target

29 Juli 2026 - 22:36 WIB

Indeks Kepuasan Pelanggan KAI Capai 4,53, Sebanyak 3,25 Juta Suara Pelanggan jadi Evaluasi

29 Juli 2026 - 22:35 WIB

Diskon Tiket Kereta Api 20 Persen di Railway Technology Indonesia 2026, Jakarta-Surabaya Mulai Rp272 Ribu

29 Juli 2026 - 14:29 WIB

Trending di PERON