Menu ✖

Mode Gelap
INACA Dorong Percepatan Pembebasan Pajak Suku Cadang Pesawat AHY Menanggapi Penghentian Pembangunan Pusat Data AI oleh Gubernur Jabar KDM Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan

ANJUNGAN

KSOP Cirebon-PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari Galangan Cirebon Teken Kerja Sama TUKS

badge-check


 Kerja sama untuk TUKS Perbesar

Kerja sama untuk TUKS

Wartatrans.com, CIREBON – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon teken Perjanjian Kerja Sama dengan PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Galangan Cirebon tentang Penggunaan Wilayah Perairan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Galangan Cirebon.

Teken perjanjian tersebut dilakukan di Aula Kantor KSOP Kelas II Cirebon, Rabu (24/12/2025).

Kepala Kantor KSOP Cirebon Ferry Anggoro Hendianto dan Mochamad Sjamsul Arif selaku General Manager PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Galangan Cirebon meneken kerja sama itu.

Ferry menyampaikan, kerja sama ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola pemanfaatan wilayah perairan pelabuhan yang tertib, legal, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Penandatanganan perjanjian ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pemanfaatan wilayah perairan yang tertib, aman, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa kerja sama penggunaan wilayah perairan ini memiliki dampak positif terhadap penerimaan negara.

“Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi negara, sekaligus mendukung keberlanjutan kegiatan usaha kepelabuhanan,” ungkapnya.

Berdasarkan perjanjian tersebut, luas penggunaan wilayah perairan oleh PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Galangan Cirebon adalah 16.283 m² (enam belas ribu dua ratus delapan puluh tiga meter persegi).

Dia juga menegaskan bahwa KSOP Cirebon terus mendorong sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan pelabuhan.

“Kami mengapresiasi terjalinnya kerja sama ini karena dapat memperkuat hubungan dan sinergi antara KSOP Cirebon dengan para stakeholder di lingkungan pelabuhan,” ungkap Ferry.

Menurutnya, kolaborasi yang baik antara regulator dan badan usaha sangat penting untuk mendukung kelancaran operasional pelabuhan.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap tercipta pelayanan kepelabuhanan yang semakin optimal, profesional, serta memberikan manfaat bagi dunia usaha dan masyarakat,” pungkas Ferry.

Kata dia, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan, pelayanan, dan pembinaan guna mendukung terciptanya keselamatan pelayaran dan kelancaran arus barang di wilayah Pelabuhan Cirebon. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

INACA Dorong Percepatan Pembebasan Pajak Suku Cadang Pesawat

13 Oktober 2026 - 16:21 WIB

SCI Apresiasi Pelaku Usaha Lewat Indonesia Logistics Awards 2026

13 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Tanjung Perak jadi Pelabuhan Uji Coba Pertama Penertiban Kendaraan ODOL Hendak Naik Kapal

12 Oktober 2026 - 20:57 WIB

KSOP Muara Angke Kampanye Pemeriksaan Kapal Terkonsentrasi

12 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

12 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Kemenhub Gelar Monitoring dan Evaluasi Penutuhan Kapal di Batam

12 Oktober 2026 - 13:27 WIB

21 Kapal Terlibat dalam Regional Marpolex 2026

12 Oktober 2026 - 10:36 WIB

30 Hektare Lahan Meikarta Disiapkan untuk Rumah Subsidi

12 Oktober 2026 - 05:01 WIB

Estafet Kepemimpinan Garuda Indonesia, Menilik Kiprah Fadjar dan Glenny Mengawal Pemulihan

11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Trending di EKOBIS