Menu ✖

Mode Gelap
GAPEKA 2026: KAI Tambah Pemberhentian Kereta Jarak Jauh di Bekasi, Cikarang, dan Jatinegara Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap dan Ditahan di Mako Brimob Sumpah Alternatif Atau Pilihan Terakhir Penyelesaian Perkara Di Masyarakat Gayo Tiga Academia Bikin Heboh Panggung D’Academy 8, Ari Sampang Sementara Teratas Virtual Gift Raffi Ahmad Batal Tampil di GSI Youth Fest Hero Summit  Kemenhub Berkomitmen Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca

PERON

Menhub Dudy Dorong Edukasi Keselamatan KA di Sekolah

badge-check


 Pekerjaan penutupan perlintasan sebidang (ist)  Perbesar

Pekerjaan penutupan perlintasan sebidang (ist)

Wartatrans.com, JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mendorong edukasi terkait keselamatan kereta api (KA) di sekolah-sekolah.

Terutama pentingnya larangan terobos palang pintu perlintasan rel kereta di sekolah.

“Edukasi itu dilakukan di sekolah dari tingkat sekolah dasar hingga atas terkait bahayanya menerobos palang pintu kereta, baik untuk penerobos maupun orang lain,” ucap Menhub, Jumat (22/5/2026).

Dia menegaskan, dalam aturan sudah jelas melarang merobos ketika KA melintas. Larangan itu sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Dalam UU itu ada aturan denda dan kurungan penjara untuk penerobos palang pintu KA.

“Sebenarnya ketika kereta melintas sudah ada UU untuk melarang kendaraan lain melintas,” ucapnya.

Menhub mengungkapkan bahwa edukasi agar UU tersosialisasikan dengan baik maka ada edukasi di sekolah – sekolah.

Dia berharap dengan sosialisasi tersebut maka masyarakat Indonesia mulai dari usia dini, seperti di luar negeri, sudah faham dan mengerti untuk tidak menerobos bila ada palang pintu.

“Kita harus intervensi pendidikan anak- anak kita terkait keselamatan transportasi. Termasuk palang pintu kereta,” tegasnya.

Sama halnya edukasi keselamatan jalan, menurutnya ada di pendidikan anak-anak usia dini.

“Seperti pengenalan rambu, zebra cross, dan lain sebagainya,” ucap Menhub.

Seperti diketahui, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mengumumkan rencana penutupan 172 perlintasan sebidang. Penutupan itu sebagai langkah strategis untuk meminimalisasi potensi kecelakaan di jalur kereta api.

Penutupan ratusan perlintasan sebidang itu merupakan bagian dari program penanganan total terhadap ribuan titik perlintasan di seluruh jaringan operasional perusahaan.

Berdasarkan data operasional saat ini tercatat ada 3.674 perlintasan sebidang yang tersebar di berbagai wilayah.

Dari total tersebut, sebanyak 1.810 titik menjadi prioritas penanganan utama oleh otoritas terkait. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

GAPEKA 2026: KAI Tambah Pemberhentian Kereta Jarak Jauh di Bekasi, Cikarang, dan Jatinegara

3 November 2026 - 18:54 WIB

Empat Bulan Tinggal di Hunian Senen, Sahrul: Kami Berharap Bisa Menetap Selamanya

3 November 2026 - 13:42 WIB

KAI Siapkan 250 Hunian di Senen untuk Warga yang Tinggal di Bantaran Rel, 181 Unit Masih Kosong

3 November 2026 - 12:09 WIB

Danantara Tinjau Hunian Senen, Siapkan Fasilitas Olahraga dan Relokasi Warga Bantaran Rel

3 November 2026 - 11:48 WIB

Danantara Siapkan Lapangan Mini Soccer di Hunian Senen, KAI Data Warga Bantaran Rel untuk Direlokasi

3 November 2026 - 11:39 WIB

Hadapi Libur Nataru, Menhub Dudy Ingatkan 6 Faktor Utama Ini

2 November 2026 - 19:28 WIB

Naik Kereta Saat Hamil Ada Aturannya, KAI Wajibkan Surat Kesehatan dan Pendamping

2 November 2026 - 10:46 WIB

Ananda Omesh Punya Banyak Cerita dengan Kereta, Jadi Brand Ambassador Kampanye Ayo Naik Kereta

2 November 2026 - 10:29 WIB

KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026, Cek Jadwal Baru GAPEKA

1 November 2026 - 17:22 WIB

Percaya Diri dan Disiplin Antar Andika Ageng Pamungkas Terpilih Jadi Spark KAI Services Oktober 2026

1 November 2026 - 06:55 WIB

Trending di PERON