Menu

Mode Gelap
Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

ANJUNGAN

Mulai Juni, Penyeberangan Hunimua–Waipirit Setiap Jumat, Sabtu, dan Ahad Beroperasi 24 Jam

badge-check


 Mulai Juni, Penyeberangan Hunimua–Waipirit Setiap Jumat, Sabtu, dan Ahad Beroperasi 24 Jam Perbesar

Wartatrans.com, AMBON – Mulai Juni 2026, penyeberangan lintas Hanimua-Waipirit Maluku setiap akhir pekan akan beroperasi 24 jam.

Hal itu merujuk pada mobilitas masyarakat di wilayah Timur Indonesia terus bergerak dinamis. Aktivitas perjalanan, distribusi logistik, hingga konektivitas antarwilayah kini menuntut layanan transportasi yang semakin adaptif dan andal.

“Menjawab kebutuhan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menghadirkan operasional penyeberangan 24 jam di lintasan Hunimua–Waipirit setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu mulai 1 Juni 2026,” tutur Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo, Sabtu (6/6/2026).

Kebijakan ini menjadi langkah nyata ASDP dalam memastikan masyarakat dapat bepergian dengan lebih fleksibel, sekaligus menjaga kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi antarwilayah di Maluku dan sekitarnya.

Dengan layanan yang beroperasi tanpa henti selama akhir pekan, masyarakat kini memiliki akses perjalanan yang lebih mudah, efisien, dan nyaman kapan pun dibutuhkan.

Dia menyampaikan, penguatan layanan di lintasan Hunimua–Waipirit merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan konektivitas yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Penerapan operasional 24 jam setiap akhir pekan merupakan upaya ASDP untuk memastikan akses transportasi yang semakin lancar dan mudah dijangkau masyarakat. Kami akan terus melakukan evaluasi dan optimalisasi layanan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan,” ujarnya.

Sebelumnya, layanan 24 jam di lintasan Hunimua–Waipirit telah diterapkan pada sejumlah periode dengan trafik tinggi seperti Angkutan Lebaran 2026, Hari Paskah, dan Idul Adha.

Kebijakan tersebut terbukti mampu mengurai antrean kendaraan dan penumpang di pelabuhan sekaligus menjaga kelancaran arus penyeberangan.

Untuk mendukung operasional, ASDP menyiagakan enam armada di lintasan Hunimua–Waipirit, termasuk empat kapal milik ASDP yakni KMP Erana, KMP Inelika, KMP Rokatenda, dan KMP Terubuk.

Kesiapan armada tersebut diharapkan mampu menjaga keandalan jadwal pelayaran serta mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik secara optimal.

Diperkuat Tiket Online Ferizy

General Manager ASDP Cabang Hunimua Syamsuddin Tanassy menambahkan, peningkatan layanan juga diperkuat melalui penerapan sistem tiket digital Ferizy yang membantu pengaturan arus penumpang dan kendaraan menjadi lebih tertata dan efisien.

“Melalui Ferizy, pengguna jasa dapat melakukan reservasi dan pembelian tiket secara daring sebelum tiba di pelabuhan sehingga perjalanan menjadi lebih terencana dan antrean dapat diminimalkan. Kami mengimbau masyarakat membeli tiket lebih awal melalui trip.ferizy.com serta memastikan data penumpang dan kendaraan diisi lengkap dan benar demi kelancaran perjalanan bersama,” ulasnya.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, lintasan Hunimua–Waipirit telah melayani 163.444 penumpang dan 136.398 kendaraan.

Tingginya volume layanan tersebut menegaskan peran strategis lintasan ini sebagai penghubung vital mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Timur Indonesia.

Sebagai operator penyeberangan nasional, ASDP terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang andal, modern, dan berkelanjutan guna memperkuat konektivitas nasional serta mendorong pemerataan pembangunan di berbagai daerah Indonesia. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

KM Bunda Maria Kandas di Perairan Paceda, Seluruh Penumpang Selamat dan Berhasil Dievakuasi

15 Agustus 2026 - 08:02 WIB

PTP Nonpetikemas Edukasi Perkuat Budaya Safety Driving di Terminal Kijing

15 Agustus 2026 - 07:34 WIB

PELNI dan Jamdatun Kembali Perkuat Sinergi

14 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Trending di ANJUNGAN