Menu ✖

Mode Gelap
Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎ KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

ANJUNGAN

PELNI dan BPH Migas Pantau Pasokan BBM di Bitung

badge-check


 Dirut PELNI dan Dirut BPH Migas di Bitung Perbesar

Dirut PELNI dan Dirut BPH Migas di Bitung

Wartatrans.com, BITUNG – Memastikan kelancaran pasokan BBM pada periode arus balik masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) monitoring proses bunkering pada KM Sangiang di Pelabuhan Samudera, Bitung, Selasa (6/1/2025) malam.

Monitoring proses bunkering ini dihadiri Direktur Utama Tri Andayani didampingi Direktur Armada dan Teknik Robert MP Sinaga dan Kepala Cabang PELNI Bitung Juni Samsudin bersama Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, Komite BPH Migas, dan Koordinator Pengawas BPH Migas.

Tri Andayani akrab disapa Anda mengungkapkan, monitoring bersama BPH Migas ini merupakan langkah strategis untuk memastikan proses bunkering berjalan optimal, terutama pada periode arus balik Nataru 2025/2026.

“Selain itu, kami juga menggandeng PT Sucofindo dalam proses bunkering, untuk memastikan pengisian BBM telah sesuai, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas,” terang Anda.

Selama periode Nataru 2025/2026, kebutuhan BBM pada 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis diperkirakan mencapai 17.000 – 18.000 KL atau meningkat 9 – 12% dibandingkan periode reguler.

“Saat ini, dengan total 84 armada, kami memiliki 32 homebase bunkering reguler di seluruh Indonesia. Khusus selama peak season Nataru 2025/2026, dilakukan penambahan 2 titik bunkering antara lain di Ambon dan Bitung.” ujarnya.

Proyeksi kebutuhan BBM operasional PELNI pada tahun 2026 diperkirakan mencapai 220 ribu KL untuk pengoperasian 84 kapal, dengan estimasi anggaran subsidi sekitar Rp1,5 triliun.

Sementara itu, realisasi Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) tahun 2023 tercatat sebesar 186 ribu KL untuk 26 kapal, turun menjadi 179 ribu KL pada 2024 akibat penghentian sementara operasional KM Umsini, dan diperkirakan sekitar 177 ribu KL pada 2025 dengan pengoperasian 25 kapal.

Melalui kolaborasi yang baik dengan BPH Migas dan stakeholder terkait, PELNI akan memastikan pasokan BBM pada kapal berjalan lancar, untuk mendukung kelancaran arus balik Nataru 2025/2026 serta operasional sepanjang tahun.

“PELNI juga akan fokus pada efisiensi dan keberlanjutan penggunaan bahan bakar, termasuk dalam pengadaan kapal-kapal baru yang akan menggunakan teknologi terkini untuk mendukung penggunaan BBM ramah lingkungan serta kontribusi terhadap target net zero emission,” imbuh dia.

“Kami akan terus mendukung penggunaan BBM ramah lingkungan melalui perawatan rutin tangki dan instalasi bahan bakar di atas kapal agar tetap andal dan efisien.” (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

BNI Apresiasi Pembinaan PBSI, Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali di Asian Games 2026

30 September 2026 - 10:44 WIB

Wow, 6.082 Truk Menyeberang dalam 3 Hari di Lintasan Ketapang-Gilimanuk

30 September 2026 - 10:34 WIB

53 PPNS Ditjen Perhubungan Laut Dilantik

30 September 2026 - 07:41 WIB

Koperasi Syariah Indonesia Dibawa ke Forum Internasional IICF 2026

30 September 2026 - 07:31 WIB

KRI Sriwijaya-100 Akan Dimodernisasi

30 September 2026 - 05:11 WIB

Pelindo Solusi Digital dan Surveyor Indonesia Perkuat Kolaborasi Digital untuk Ekosistem Maritim

29 September 2026 - 23:07 WIB

Perkuat Ekonomi Pesisir, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026

29 September 2026 - 23:00 WIB

FIFGROUP Raih Penghargaan sebagai Trusted & Populer Brand 2026

29 September 2026 - 22:43 WIB

Trending di EKOBIS