Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

Uncategorized

PELNI Perkuat Komitmen Lingkungan Lewat Penghijauan dan Daur Ulang Life Jacket

badge-check


 PELNI Perkuat Komitmen Lingkungan Lewat Penghijauan dan Daur Ulang Life Jacket Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan memperkuat program keberlanjutan melalui penghijauan dan pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas operasional dan pelestarian lingkungan.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PELNI menanam lebih dari 200 bibit pohon di sejumlah wilayah operasional perusahaan, antara lain Ternate, Sampit, Parepare, dan Bima. Program penghijauan itu ditujukan untuk mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan ruang terbuka hijau di sekitar kawasan operasional perusahaan.

Selain penghijauan, perusahaan pelayaran milik negara itu juga mengembangkan program daur ulang jaket pelampung atau life jacket yang telah habis masa pakainya menjadi produk tas dan sepatu ramah lingkungan. Inisiatif tersebut merupakan penerapan prinsip ekonomi sirkular yang bertujuan mengurangi limbah sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PELNI, Anik Hidayati, mengatakan perusahaan berupaya memastikan setiap program keberlanjutan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor transportasi laut, PELNI menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara kegiatan operasional dan pelestarian lingkungan. Karena itu, kami terus mendorong berbagai inisiatif keberlanjutan, mulai dari penghijauan hingga pengelolaan limbah yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menciptakan nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” kata Anik dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 Juni 2026.

Menurut PELNI, sekitar 71 persen material pada produk hasil daur ulang berasal dari limbah life jacket. Untuk satu pasang sepatu, misalnya, dapat memanfaatkan 227 gram material bekas, mengurangi emisi karbon hingga 5,244 kilogram CO2-eq, serta menghemat penggunaan air sekitar 755,56 liter dibandingkan proses produksi konvensional.

Program tersebut juga memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat. Sebanyak 44 persen pengrajin yang terlibat merupakan perempuan, termasuk ibu rumah tangga dan anggota PKK. Keterlibatan mereka membuka peluang tambahan pendapatan dari proses pengolahan limbah menjadi produk bernilai jual.

Dalam pelaksanaan program penghijauan, PELNI bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di masing-masing daerah. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan sekitar.

Anik mengatakan keberlanjutan merupakan tanggung jawab jangka panjang yang harus dijalankan bersama berbagai pemangku kepentingan. “Keberlanjutan bukan hanya menjadi komitmen perusahaan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab kami kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Melalui berbagai program tersebut, PELNI berharap dapat mengurangi dampak limbah operasional, meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar wilayah kerja perusahaan, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Saat ini PELNI mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan di Indonesia. Selain itu, perusahaan juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP), serta mengoperasikan layanan tol laut dan kapal ternak untuk mendukung konektivitas nasional.*** (Omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik

1 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara

1 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Jeritan Pilu Warga Berawang Baro Pegasing Delapan Dekade Merdeka, Terisolasi di Kubangan Lumpur dan Janji Manis Pembangunan ‎

1 Oktober 2026 - 03:08 WIB

Peduli Lingkungan Sejak Dini, Terminal Teluk Lamong Edukasi Siswa tentang Pemilahan Sampah

30 September 2026 - 20:34 WIB

Dukung Program Presiden Prabowo, KKP Siapkan Produk Perikanan untuk Menu MBG

30 September 2026 - 18:39 WIB

Komitmen Jaga Setiap Perjalanan, DAMRI Raih Penghargaan Pelopor Kita DKI 2026

30 September 2026 - 14:46 WIB

KPU Fakfak Tetapkan Data Pemilih Triwulan III 2026, Naik 808 Jiwa

30 September 2026 - 13:41 WIB

Yanuar Cecar Eks Kalapas Cibinong: Sofa hingga AC Hilang, Siapa yang Perintah?

30 September 2026 - 12:34 WIB

Dari 10 Jamaah Menjadi 651, Majelis Taklim Ar Rahmah Rangkul Jemaah Syiar Islam Bersama

30 September 2026 - 12:19 WIB

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

Trending di ANJUNGAN