Menu

Mode Gelap
Petugas Logistik KAI Services Pastikan Ketersediaan Konsumsi Penumpang Kereta Api Akses Transportas Nyamani, Bekasi Bidik Efisiensi APBD Puluhan Miliar via Swastanisasi Stadion Industri CCTV Diproyeksikan Tumbuh Dua Digit, Impor Masih Mendominasi Waspada Lowongan Kerja Palsu! KAI Services Tegaskan Rekrutmen Hanya Lewat Kanal Resmi Tebar Kebahagiaan, Pelindo Regional 4 Santuni 100 Anak Yatim  KKP dan Otoritas Tiongkok Lakukan Inspeksi Bersama, Jaga Akses Ekspor Produk Perikanan Indonesia

ANJUNGAN

Pemerintah Pastikan Layanan Penyeberangan Perintis di Wilayah 3TP Tetap Berjalan

badge-check


 Pemerintah Pastikan Layanan Penyeberangan Perintis di Wilayah 3TP Tetap Berjalan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pemerintah memastikan layanan angkutan penyeberangan perintis bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP) tetap beroperasi hingga akhir 2026. Kepastian tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang melibatkan DPR RI, sejumlah kementerian, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyelenggara transportasi perintis, termasuk PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Senin (20/7/2026).

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad itu dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria, serta jajaran Komisi V DPR RI.

Pertemuan membahas keberlanjutan layanan angkutan perintis pada Semester II Tahun 2026, menyusul keterbatasan alokasi subsidi yang belum mencukupi kebutuhan operasional hingga akhir tahun. Pemerintah bersama DPR RI sepakat mencari solusi agar pelayanan transportasi bagi masyarakat kepulauan tetap berjalan tanpa mengurangi aksesibilitas.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga keberlangsungan layanan transportasi publik di wilayah kepulauan sebagai kebutuhan dasar masyarakat.

“Pemerintah bersama DPR RI berkomitmen memastikan layanan perintis tetap berjalan sehingga masyarakat terus memperoleh akses transportasi yang andal. Berbagai kebutuhan yang disampaikan operator akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menyatakan layanan penyeberangan perintis memiliki peran strategis sebagai penghubung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga akses pendidikan dan kesehatan. Karena itu, ASDP mengusulkan agar pembiayaan layanan perintis ke depan menggunakan skema Public Service Obligation (PSO) sehingga pendanaan layanan publik lebih terjamin dan berkelanjutan.

“Layanan perintis bukan sekadar menghubungkan pulau dengan pulau lainnya, tetapi menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan pemerataan pembangunan,” kata Heru.

Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan keberlanjutan layanan transportasi di wilayah 3TP merupakan bagian dari program prioritas Presiden. Karena itu, persoalan pendanaan perlu segera diselesaikan melalui koordinasi lintas kementerian.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi kembali beroperasinya layanan penyeberangan perintis ASDP di Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai Senin (20/7/2026). Ia juga mendukung perubahan skema subsidi menjadi PSO agar keberlangsungan layanan publik semakin terjamin.

Saat ini, tiga kapal kembali melayani masyarakat di Nusa Tenggara Timur, yakni KMP Ile Mandiri pada lintasan Kalabahi–Bakalang–Baranusa–Adonara–Lewoleba–Solor–Larantuka (PP), KMP Namparnos pada lintasan Kalabahi–Pura–Teluk Gurita–Maritaing (PP), serta KMP Ile Ape pada lintasan Kewapante–Pulau Besar (PP).

Adapun KMP Uma Kalada yang melayani lintasan Sabu–Raijua–Waingapu (PP) untuk sementara belum beroperasi karena adanya imbauan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem guna menjamin keselamatan pelayaran.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah pada prinsipnya mendukung pemenuhan kebutuhan layanan perintis setelah memperoleh penjelasan mengenai kondisi yang dihadapi. Dukungan serupa juga disampaikan COO Danantara Dony Oskaria dan Komisi V DPR RI terhadap penguatan layanan perintis serta usulan penerapan skema PSO.

Heru Widodo menegaskan ASDP akan terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan layanan penyeberangan tetap aman, andal, dan berkelanjutan, sehingga mampu mendukung pemerataan pembangunan serta pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.*** (Omy)

Baca Lainnya

Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum

21 Juli 2026 - 05:39 WIB

PELNI Perkuat Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia

20 Juli 2026 - 17:49 WIB

Kemenhub Pastikan Layanan Angkutan Perintis Terus Berjalan

20 Juli 2026 - 17:42 WIB

ASDP Operasikan Kembali Layanan Perintis di NTT Mulai Hari ini

20 Juli 2026 - 07:24 WIB

Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Beroperasi

20 Juli 2026 - 06:03 WIB

ASDP Sebut Sterilisasi Pelabuhan Perkuat Keselamatan dan Modernisasi Layanan Penyeberangan

19 Juli 2026 - 15:55 WIB

Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Berlayar, Serahkan 150 Life Jacket untuk Nelayan Muara Angke

18 Juli 2026 - 16:50 WIB

Harga BBM Khusus Kapal Ikan Rp15.000 Disambut Positif, Nelayan Optimistis Produktivitas Meningkat

18 Juli 2026 - 09:27 WIB

IPCC Kenalkan Ekosistem Logistik Otomotif kepada GIBEI FEB UNJ

17 Juli 2026 - 21:41 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar  Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru

17 Juli 2026 - 21:33 WIB

Trending di ANJUNGAN