Menu

Mode Gelap
Hari Kemerdekaan! Ongkos Cuma Rp8 Naik MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL dan Busway Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani

PERON

Perjalanan Efektif dan Efisien: KA Lokal Dorong Mobilitas Masyarakat dan Perputaran Ekonomi Serta Wisata Selama Nataru

badge-check


 Perjalanan Efektif dan Efisien: KA Lokal Dorong Mobilitas Masyarakat dan Perputaran Ekonomi Serta Wisata Selama Nataru Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peran strategis kereta api lokal dalam mendukung mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Pada periode liburan, meningkatnya volume perjalanan masyarakat kerap memengaruhi kelancaran waktu tempuh moda transportasi darat. Dalam kondisi tersebut, KA lokal menjadi pilihan transportasi yang efektif dan efisien, dengan kepastian waktu tempuh, tarif terjangkau, serta kenyamanan perjalanan bagi masyarakat.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa efisiensi waktu dan biaya menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat memilih layanan KA lokal selama masa liburan.

“KA lokal menghadirkan perjalanan yang lebih terukur dari sisi waktu dan biaya. Hal ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pada masa liburan ketika kebutuhan mobilitas meningkat secara signifikan,” ujar Anne.

Selain efisiensi perjalanan, layanan KA lokal juga berperan dalam mendorong pergerakan wisata serta aktivitas ekonomi masyarakat di daerah. Akses yang terhubung langsung dengan kawasan wisata, sentra kuliner, serta pusat aktivitas UMKM menjadikan pergerakan pelanggan kereta api berdampak langsung pada perekonomian lokal di sekitar stasiun.

Salah satu contoh yang menonjol adalah KA Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat. Kereta api ini menawarkan tarif Rp5.000 per perjalanan, sehingga menjadi salah satu moda transportasi publik paling terjangkau di wilayah Jawa Barat.

Pada masa liburan, perjalanan Sukabumi–Cipatat menggunakan kendaraan pribadi dapat memerlukan waktu sekitar 2 hingga 4 jam, bergantung pada kondisi lalu lintas, dengan biaya perjalanan yang relatif lebih tinggi. Melalui KA Siliwangi, masyarakat memperoleh perjalanan yang lebih efisien dari sisi waktu, biaya, dan kenyamanan, dengan kepastian jadwal serta kondisi perjalanan yang konsisten.

Efisiensi layanan tersebut mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik, sekaligus meningkatkan akses menuju kawasan wisata alam, pusat kuliner, serta aktivitas ekonomi masyarakat di sepanjang lintasan Sukabumi–Cipatat.

10 KA Lokal Favorit Selama Nataru 2025/2026

Minat masyarakat terhadap layanan KA lokal tercermin dari data penjualan selama masa Nataru. Sepuluh KA lokal dengan jumlah pelanggan tertinggi adalah:

1. KA 491 Pandanwangi relasi Jember–Ketapang: 12.213 penumpang
2. KA 493 Pandanwangi relasi Jember–Ketapang: 11.399 penumpang
3. KA 494 Pandanwangi relasi Ketapang–Jember: 11.391 penumpang
4. KA 492 Pandanwangi relasi Ketapang–Jember: 11.256 penumpang
5. KA 268 Banyubiru relasi Semarang Tawang–Solo: 9.800 penumpang
6. KA 344 Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat: 8.785 penumpang
7. KA 341 Siliwangi relasi Cipatat – Sukabumi: 8.499 penumpang
8. KA 225A Pangrango relasi Sukabumi–Bogor Paledang: 8.104 penumpang
9. KA 231 Banyubiru Ekspres relasi Solo Balapan–Semarang Tawang: 7.922 penumpang
10. KA 227A Pangrango relasi Sukabumi – Bogor Paledang: 7.827 penumpang

Hingga 24 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, penjualan tiket masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai 2.778.103 tiket dari total 3.506.104 tempat duduk yang disediakan KAI. Penjualan tiket KA lokal tercatat sebanyak 374.059 tiket atau 50,2 persen dari total kapasitas layanan KA lokal.

Anne menegaskan bahwa penguatan layanan KA lokal merupakan bagian dari kontribusi KAI dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pergerakan ekonomi daerah selama libur akhir tahun.

“Layanan KA lokal mendukung perjalanan masyarakat yang aman, nyaman, dan terjangkau, serta membantu menggerakkan ekonomi, wisata dan UMKM di daerah-daerah yang dilalui jalur kereta api,” tutup Anne.

KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI agar memperoleh jadwal serta rute perjalanan yang sesuai. Pada masa Nataru ini, KAI juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen untuk kereta api ekonomi komersial yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan total 1.509.080 tempat duduk yang disiapkan. Hingga 24 Desember 2025 Pukul 08.00 WIB tiket kereta ekonomi komersial dengan tarif diskon telah terjual sebanyak 983.670 atau 65%.(*****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

KAI Group Layani 307,86 Juta Pelanggan, Kereta Api Dorong Mobilitas Rendah Emisi

16 Agustus 2026 - 12:58 WIB

KAI Siapkan 3.740 Hunian di TOD Manggarai, 1.232 Unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah-Menengah

16 Agustus 2026 - 01:55 WIB

KAI Catat 9.614 Tiket Promo Diskon 17% untuk Keberangkatan 17 Agustus Terjual

16 Agustus 2026 - 01:31 WIB

Sambut Libur Panjang HUT ke-81 RI, Promo Naik Whoosh Cuma Rp8.800 dan Potongan hingga Rp200.000

15 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Perjalanan KA di Sumatra Tumbuh, KAI Layani 35,26 Juta Pelanggan

15 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Peringati Hari Kemerdekaan, Menhub Dudy Ajak Masyarakat Manfaatkan Tarif Spesial Angkutan Umum, cuma Rp8!

15 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Trending di JALUR