Menu

Mode Gelap
Cilegon Jadi Klaster Industri Baru, Proyeksi Pabrik Kendaraan Listrik Rp10 Triliun Kapasitas Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Ditarget Naik 75% usai Revitalisasi KSOP Muara Angke Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Pencegahan Kebakaran Kapal Loko Café dan Kuliner Kereta Ramaikan BNI wondrX 2026 di ICE BSD, Ada Kopi Best Seller hingga Cuank! Enak Tol HBR II Setinggi 38 Meter, Ditargetkan Rampung Awal 2028 Uji Coba 65 Kampung Nelayan Merah Putih Kirim 273,6 Ton Ikan Senilai Rp11,1 Miliar

OLAH RAGA

Persib Bandung Matangkan Rencana IPO, Pengamat Ingatkan Risiko Saham Klub Sepak Bola

badge-check


 Persib Bandung Matangkan Rencana IPO, Pengamat Ingatkan Risiko Saham Klub Sepak Bola Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Rencana PT PERSIB Bandung Bermartabat membawa Persib Bandung melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema initial public offering (IPO) semakin mengarah pada tahap implementasi. Langkah tersebut ditandai dengan dimasukkannya prioritas pembelian saham ke dalam program loyalitas digital Passport Persib, yang diumumkan manajemen pada Selasa (7/7/2026).

Kebijakan itu memperkuat komitmen manajemen untuk menjadikan Persib sebagai klub sepak bola terbuka. Sebelumnya, Chief Executive Officer PT PERSIB Bandung Bermartabat, Glenn Timothy Sugita, pada Mei 2025 menyatakan bahwa pembenahan tata kelola dan manajemen telah membuka peluang bagi Persib untuk memasuki pasar modal.

Rencana tersebut juga mendapat dukungan dari kalangan investor. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyatakan kesiapannya menginvestasikan dana sebesar Rp100 miliar guna memperkuat struktur permodalan klub berjuluk Maung Bandung itu.

Dengan basis pendukung yang diklaim mencapai 25 juta orang, Persib dinilai memiliki modal sosial yang besar untuk menarik minat investor. Meski demikian, prospek IPO klub sepak bola di Indonesia masih dibayangi tantangan, terutama karena minimnya rekam jejak emiten olahraga di pasar modal nasional.

Pengalaman PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, induk usaha Bali United dengan kode saham BOLA, menjadi salah satu referensi penting. Sejak melantai di BEI pada 17 Juni 2019, saham BOLA sempat melonjak hingga sekitar 142 persen dalam sepekan pada Agustus 2021 dan menyentuh level Rp800 per saham. Lonjakan tersebut bahkan sempat memicu suspensi perdagangan oleh otoritas bursa.

Namun, dalam jangka panjang, kinerja saham tersebut mengalami penurunan signifikan. Hingga akhir Mei 2025, harga saham BOLA tercatat berada di kisaran Rp105 per lembar, mencerminkan tingginya volatilitas dan ketidakpastian investasi pada sektor industri sepak bola.

Pengamat pasar modal dari Universitas Indonesia, Budi Frensidy, menilai saham klub sepak bola di Indonesia masih sangat dipengaruhi sentimen suporter dibandingkan kekuatan fundamental perusahaan.

“Klub yang ingin masuk bursa harus mampu membuktikan bahwa pendapatan mereka tidak hanya bergantung pada penjualan tiket pertandingan dan sponsor musiman, tetapi juga memiliki diversifikasi bisnis yang berkelanjutan,” ujar Budi, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, keberhasilan IPO klub sepak bola tidak hanya ditentukan oleh besarnya basis penggemar, tetapi juga oleh kualitas tata kelola perusahaan, transparansi laporan keuangan, serta kemampuan menciptakan sumber pendapatan yang stabil.

Ia mengingatkan, tanpa perbaikan fundamental dan penerapan prinsip good corporate governance, klub yang melantai di bursa tetap berpotensi menghadapi fluktuasi harga saham yang tinggi sebagaimana dialami emiten sepak bola sebelumnya.***

(Artha Tidar)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mantap, Bank Berebut Ekosistem Suporter di Kompetisi Super League 2026/2027

23 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Clairefontaine-Kudus, PSSI Bangun Jalur Talenta Putri U-17

21 Agustus 2026 - 15:33 WIB

RANS Bidik Hak Siar IWL, Bisnis Broadcast Match Mulai Bergeser?

21 Agustus 2026 - 06:57 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Terminal Teluk Lamong Gelar Beragam Lomba dan Pesta Rakyat

18 Agustus 2026 - 21:53 WIB

IWL Mulai 17 Oktober, 6 Klub Uji Roadmap Sepak Bola Putri

13 Agustus 2026 - 05:09 WIB

PSSI Diminta Bongkar Masalah Performa Timnas Naik-Turun

10 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Resiliensi Garuda Diuji, Singapura jadi Ancaman di Laga Penentu AFF 2026

6 Agustus 2026 - 05:12 WIB

Perkuat Kiprah Pereli Perempuan Indonesia, PRIVE Health Team Kembali Dukung LodySasty di AXCR 2026 di Thailand

5 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Raih 1 Juta Penonton Bola, Watchalong AFF 2026 Buka Model Baru Bisnis Siaran Olahraga

5 Agustus 2026 - 07:48 WIB

Aston Villa Menang 3-1 Kalahkan Indonesia All Star di GBK

2 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Trending di OLAH RAGA