Wartatrans.com, JAKARTA — Ketua Umum Koperasi Primer Nasional Nahma Gayo Raya (KNG Raya), Prof. Rahmat Salam, menegaskan bahwa Rapat Kerja (Raker) KNG Raya Tahun 2026 harus menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus merumuskan langkah nyata bagi kemajuan koperasi.
Dalam sambutan pembukaan Raker di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) pada ahad (09/08/2026), Prof. Rahmat Salam mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk menjadikan forum tersebut bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang untuk menyatukan visi, mengevaluasi perjalanan KNG Raya, serta menyusun program kerja yang realistis, terukur dan dapat dilaksanakan.

Menurut Prof. Rahmat, tantangan koperasi ke depan semakin kompleks. Karena itu, KNG Raya membutuhkan kekuatan organisasi, kekompakan pengurus, serta partisipasi aktif seluruh anggota.
Ia menekankan bahwa koperasi tidak akan berkembang apabila hanya bertumpu pada pengurus. Kemajuan KNG Raya harus dibangun melalui keterlibatan bersama, karena anggota merupakan bagian utama sekaligus kekuatan ekonomi koperasi.
“Kita ingin Raker ini menghasilkan sesuatu yang konkret. Bukan hanya berbicara tentang program, tetapi bagaimana program itu bisa dilaksanakan, memberi manfaat kepada anggota dan membawa KNG Raya menjadi koperasi yang semakin maju,” demikian semangat yang ditekankan Prof. Rahmat dalam sambutannya.
Ia juga mengajak seluruh peserta Raker untuk terbuka dalam menyampaikan gagasan, kritik dan masukan. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam forum merupakan bagian penting dari proses membangun organisasi, selama semuanya diarahkan untuk kepentingan dan kemajuan KNG Raya.
Memperkuat Partisipasi Anggota
Prof. Rahmat juga menempatkan partisipasi anggota sebagai salah satu kunci utama keberhasilan KNG Raya.
Koperasi, menurutnya, harus mampu menciptakan hubungan yang saling menguatkan antara pengurus dan anggota. Anggota bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga menjadi bagian aktif dalam menentukan arah, menjalankan dan mengembangkan koperasi.
Karena itu, KNG Raya perlu membangun sistem yang mendorong anggota untuk berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi koperasi, memanfaatkan layanan koperasi, mengembangkan usaha, serta memberikan kontribusi pemikiran bagi perkembangan organisasi.
Semakin kuat partisipasi anggota, semakin kuat pula fondasi koperasi.
Dalam konteks tersebut, Prof. Rahmat mendorong agar program kerja yang dirumuskan dalam Raker benar-benar berangkat dari kebutuhan anggota dan potensi yang dimiliki KNG Raya.
Raker sebagai Titik Awal Perubahan
Lebih jauh, Ketua Umum KNG Raya berharap hasil Raker dapat menjadi peta jalan bersama bagi organisasi dalam menjalankan kegiatan selama satu tahun ke depan.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan Raker tidak diukur dari banyaknya program yang disusun, tetapi dari kemampuan organisasi menjalankan program tersebut secara konsisten dan memberikan hasil yang dapat dirasakan anggota.
Karena itu, diperlukan pembagian tugas yang jelas, penguatan sumber daya manusia, tata kelola yang baik, komunikasi yang terbuka serta evaluasi secara berkala.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Rahmat juga memberikan apresiasi kepada panitia, pengurus, anggota dan seluruh pihak yang hadir serta ikut memberikan kontribusi dalam Raker.
Ia berharap semangat “Alang Tulung Beret Bebantu” tidak berhenti sebagai tema kegiatan, tetapi menjadi semangat bersama dalam menjalankan roda organisasi.
“Kita membangun KNG Raya bukan untuk kepentingan satu atau dua orang. KNG Raya adalah rumah bersama. Karena itu, mari kita bekerja bersama, saling menguatkan dan saling membantu agar koperasi ini benar-benar maju dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota,” pesannya.
Pembukaan Raker kemudian dilanjutkan dengan agenda organisasi, diskusi, tanya jawab, pengangkatan pengurus paruh waktu serta berbagai pembahasan strategis lainnya.
Seluruh rangkaian tersebut diharapkan bermuara pada satu tujuan besar: memperkuat KNG Raya sebagai koperasi yang sehat, profesional, partisipatif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.**** (PG)

























