Menu

Mode Gelap
Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera OJK: Perusahaan Modal Ventura Berizin Berada dalam Pengawasan Ayo Serbu 390 Ribu Kursi Promo di Garuda Indonesia Travel Festival KAI Kembangkan TOD Manggarai Seluas 129 Hektare, Integrasikan KRL hingga TransJakarta Tak Bisa Berangkat Sesuai Jadwal? KAI Daop 1 Jakarta Sediakan Layanan Batal dan Reschedule Tiket Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

RAGAM

PSI Peduli Dampingi Warga Lembantongoa Bangkit: Dapur Umum, Paket Bantuan hingga Trauma Healing

badge-check


 PSI Peduli Dampingi Warga Lembantongoa Bangkit: Dapur Umum, Paket Bantuan hingga Trauma Healing Perbesar

Wartatrans.com, SIGI — Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menjadi salah satu wilayah yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang terjadi pada Rabu, 17 Juni 2026 lalu.

Di tengah upaya pemulihan yang masih berlangsung, bantuan kemanusiaan terus berdatangan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Melalui program PSI Peduli, sebanyak 2.000 paket bantuan disalurkan kepada warga yang tersebar di lima dusun di Desa Lembantongoa.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia Sulawesi Tengah (PSI Sulteng), Dr Agus Lamakarate, bersama tim relawan yang turun langsung ke lokasi.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat agar distribusi berjalan merata dan tepat sasaran.

Paket bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang masih berupaya bangkit setelah bencana.

Dr Agus Lamakarate mengatakan kehadiran PSI Peduli merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana alam.

Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya berupa kebutuhan logistik, tetapi juga dukungan moral agar warga tetap memiliki semangat untuk melanjutkan kehidupan.

“Musibah adalah takdir yang tidak pernah kita harapkan, tetapi kita tidak boleh menyerah. Kami ingin seluruh warga tetap kuat, saling membantu, dan terus menatap masa depan dengan optimisme. Insya Allah, dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kondisi ini akan segera pulih,” kata Dr Agus Lamakarate saat menyerahkan bantuan kepada warga.

Selain menyalurkan paket bantuan, PSI Peduli juga membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan warga terdampak. Dapur umum tersebut menjadi salah satu pusat pelayanan yang cukup membantu masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan yang masih berada di lokasi pengungsian maupun di sekitar kawasan terdampak.

Suasana hangat terlihat saat waktu makan siang tiba. Puluhan anak tampak berkumpul menikmati makanan yang disediakan oleh dapur umum PSI Peduli. Dengan duduk bersama di lapangan dan area terbuka, mereka menikmati hidangan yang disiapkan relawan dengan penuh keceriaan.

Tidak hanya fokus pada kebutuhan pangan, PSI Peduli juga menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak. Berbagai permainan dan aktivitas interaktif dilakukan untuk membantu mengurangi rasa takut dan trauma pascagempa yang masih dirasakan sebagian anak.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias. Anak-anak terlihat bersemangat mengikuti permainan bersama tim relawan. Tawa dan canda yang terdengar di sela-sela kegiatan menjadi gambaran bahwa proses pemulihan psikologis mulai berjalan dengan baik.

Menurut tim PSI Peduli, perhatian terhadap kondisi psikologis anak-anak menjadi bagian penting dalam penanganan pascabencana.

Selain memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, anak-anak juga membutuhkan ruang untuk kembali merasa aman dan nyaman setelah mengalami peristiwa yang mengguncang kehidupan mereka.

Warga Desa Lembantongoa menyambut baik bantuan yang diberikan. Mereka mengaku terbantu dengan kehadiran relawan yang tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga memberikan pendampingan dan dukungan moral bagi masyarakat.

Upaya kemanusiaan yang dilakukan PSI Peduli diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi warga terdampak gempa di Desa Lembantongoa. Sinergi antara relawan, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Di tengah berbagai keterbatasan yang masih dihadapi, semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan warga serta relawan menjadi modal penting untuk bangkit dari bencana.

Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari. *** (RBP)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera

19 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

19 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Pelindo Raih Apresiasi atas Dukungan Mudik Gratis Sulsel 2026

19 Agustus 2026 - 17:19 WIB

PFN Targetkan Bioskop Sinewara Beroperasi 2027

19 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Perayaan Hari Didong Didorong Miliki Landasan Perda

19 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Terminal Teluk Lamong Gelar Beragam Lomba dan Pesta Rakyat

18 Agustus 2026 - 21:53 WIB

IPCC Perkuat Keselamatan Kerja TKBM melalui Pelatihan Basic K3

18 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Pesan Rakyat Aceh Kepada Juha Christensen

18 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Kids Fest 2026 Hadir di Takengon, Ajak Keluarga Isi Liburan dengan Lomba dan Edukasi Anak

18 Agustus 2026 - 19:33 WIB

9 Bulan Tak Digaji, 60 Honorer Damkar Gayo Lues Pertanyakan Kejelasan Pemda

18 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Trending di RAGAM