Menu

Mode Gelap
Cuaca Ekstrem di Utara Papua, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan KAI Services Buka Peluang UMKM Jual Produk di Kereta Api, Ini Syaratnya Transformasi Pengawasan Kendaraan ODOL melalui Digitalisasi Sejarah Komunitas Kartunis Indonesia: Dari Pakyo hingga Lahirnya Pakarti Seluruh Layanan Kereta Bandara KAI Group Layani 3,74 Juta Pelanggan pada Triwulan I 2026, Perkuat Konektivitas Darat–Udara Dari Silaturahmi ke Strategi: FORWAN Mulai Bangun Arah Baru Organisasi

RAGAM

Puskesmas ke 39 Hadir di Bedahan Depok

badge-check


 Puskesmas ke 39 Hadir di Bedahan Depok Perbesar

Wartatrans.com, DEPOK. Berbahagialah bagi warga Depok, wabil khusu s untuk warga Bedahan. Puskesmas tiga lantai dengan layanan primer terintegrasi sesuai standar Kementerian Kesehatan hadir di Bedahan, Depok dan akan beroperasi pada awal Februari 2026

Walikota Depok Supian Suri mengatakan, pembangunan puskesmas ini menelan biaya Rp 6,9 miliar, belum termasuk alat kesehatan.

“Alhamdulillah alat kesehatan sudah lengkap semua. Tinggal operasional. Kita lagi proses rekrutmen buat pegawai untuk melengkapi pelayanan masyarakat. Mudah-mudahan awal bulan Februari 2026 sudah bisa beroperasi melayani maayarakat Bedahan,” kata Supian, usai Peresmian Puskesmas Bedahan di Puskesmas Bedahan, Depok, Senin (19/1/2026).

Walikota Depok Supian Suri meresmikan puskesmas fi Bedahan. 

Supian menegaskan, Puskesmas ini sudah memenuhi standar Kementerian Kesehatan, yakni integerasi layanan primer. “Nanti di puskesmas-puskesmas berikut akan sama seperti ini. Termasuk juga untuk difabel,” katanya.

Supian menambahkan, tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan menambah dua puskesmas, yaitu di Puskesmas Pancoran Mas dan Leuwinanggung. Sehingga tahun 2026 akan berdiri 41 puskesmas. “Tahun ini juga saya meminta dikaji apakah masih membutuhkan tambahan puskesmas baru. Sekarang sudah ada 39 puskesmas dan dua puskesmas lagi rencananya akan dibangundi,” katanya.

Selama masa kepemimpinan Supian Suri, Pemkot Depok berencana akan membangun 63 puskesmas. Untuk tahun 2026 ini rencananya akan berdiri 41 puskesmas.

“Ada 22 kelurahan belum memiliki puskesmas. Apakah sisa 22 kelurahan  diharuskan dibuatkan puskesmas juga atau mungkin cukup, sehinga tidak perlu menambah lagi. Sehingga kita mulai menginventarisir dan evaluasi puskesmas yang sudah beroperasi, apakah masih representative atau dibangun kembali yang baru,” jelasnya.

Meski Pemkot Depok telah memberikan layanan Puskesmas, Supian menegaskan agar warga Depok tetap terus menjaga kesehatan dan pola makan hidup sehat, serta secara rutin mengecek kesehatannya.

“Preventif lebih baik dari kuratif,” tegasnya.***  (Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Silaturahmi ke Strategi: FORWAN Mulai Bangun Arah Baru Organisasi

13 April 2026 - 09:33 WIB

Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

12 April 2026 - 20:48 WIB

Pemkot Semarang Tidak Melaksanakan WFH, Wamendagri Perintahkan untuk Memviralkan

12 April 2026 - 13:57 WIB

Semangat Kartini Di Cijeruk Bersama Halimah Munawir

11 April 2026 - 14:18 WIB

Kecelakaan Berulang di Silayur, Wali Kota Semarang Menyalahkan Tata Ruang dan Ujungnya Pengadaan Proyek

11 April 2026 - 12:28 WIB

Pelukis “Garis Liris” Titis Djabarudin Berpulang, Dunia Seni Kehilangan Sosok Puitik

11 April 2026 - 00:06 WIB

Pidie Jaya Kembali Terendam, Jalan Nasional Lumpuh

10 April 2026 - 20:38 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pascalebaran Lebih Terkendali

10 April 2026 - 13:07 WIB

Perkuat Ekosistem Logistik Nasional, Pelindo Dukung Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat

10 April 2026 - 12:58 WIB

Begini Skema Kebijakan Penerapan WFH bagi ASN Kemenhub

10 April 2026 - 08:52 WIB

Trending di RAGAM