Wartatrans.com, SOLO — Panitia event Gerakan Solusi Indonesia (GSI) Youth Fest Hero Summit membatalkan rencana kehadiran Raffi Ahmad sebagai tamu undangan. Padahal, jauh hari sebelum acara digelar tanggal 08 November 2026 di Stadion Indoor Manahan Solo, Raffi Ahmad telah resmi diundang.
Ketua Panitia GSI Asep Abdullah Rowi mengatakan alasannya. “Kami menghormati kritik, pandangan, dan aspirasi masyarakat. Atas situasi yang berkembang, GSI memutuskan untuk membatalkan kehadiran Raffi Ahmad sebagai tamu undangan dalam kegiatan ini,” katanya, Senin (02/11/2026).
Seperti diketahui, terkini Raffi Ahmad dikecam sebagian besar masyarakat. Banyak orang menilai Raffi melakukan aksi tandingan terhadap aksi mahasiswa yang mengkritik sejumlah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Ini dilakukannya bersama aparat kepolisian sehari setelah peringatan Sumpah Pemuda di Bundaran HI Jakarta.

Di lain pihak, Asep menyebut kegiatannya sepenuhnya diinisiasi dan diselenggarakan oleh GSI sebagai ruang bertemu anak muda, komunitas, tokoh inspiratif, dan berbagai pihak yang peduli terhadap masa depan generasi muda Indonesia.
Jika tahun ini GSI mengusung semangat “Pemuda Adalah Solusi” , tujuannya adalah mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.
“Melalui berbagai rangkaian kegiatan, harapannya adalah GSI Youth Fest tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan mendapatkan hiburan, tetapi juga memberikan manfaat nyata. Mulai dari inspirasi, kesempatan kerja, hingga terbukanya peluang kolaborasi bagi anak muda,” ujar Asep.
Tercatat rangkaian acaranya ada Talkshow Inspiratif dan Youth Insight Leader Forum yang menghadirkan Bayu Skak, Karina Moudy, serta sejumlah tokoh muda inspiratif Jawa Tengah yang akan berbagi pengalaman dan perspektif.

GSI juga akan memberikan penghargaan kepada 35 Local Hero dari 35 kabupaten / kota di Jawa Tengah. Ini salah satu bentuk apresiasi bagi individu yang telah memberikan kontribusi dan menghadirkan dampak positif di lingkungan masing – masing.
Selain itu ada Job Fair yang melibatkan 35 perusahaan dengan 4.000 lowongan pekerjaan. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai stan kuliner dan UMKM, serta penampilan musik dari Ndarboy Genk.
Kabar terakhir yang diterima wartatrans.com, Selasa (03/11/2026) Ndarboy Genk menyatakan mundur alias tidak akan tampil di GSI. Ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan sikap mereka atas isu yang beredar di masyarakat luas. Mabes Balker selaku manajemen juga meminta maaf ke masyarakat karena sebelumnya tidak mengetahui siapa saja pengisi acara GSI.***
(Slamet Widodo)

























