Menu

Mode Gelap
KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

RAGAM

Sawah Nosar Bertahan di Tengah Banjir Bandang Aceh Tengah

badge-check


 Sawah Nosar Bertahan di Tengah Banjir Bandang Aceh Tengah Perbesar

Wartatrans, ACEH TENGAH — Banjir bandang akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, menyisakan luka sekaligus harapan. Di Desa Nosar—yang mencakup Kampung Bamil Nosar, Bale Nosar, dan Mude Nosar—sebanyak 123 kepala keluarga atau sekitar 400 jiwa terdampak langsung. Kebun dan tanaman hortikultura rusak parah. Namun, sebagian area persawahan masih menyisakan peluang untuk ditanami padi.

Di tengah kondisi pascabencana itu, Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Aceh Tengah bersama PT Bio Energi Rimba menginisiasi demplot optimalisasi lahan persawahan seluas 60 hektare di Kampung Mude Nosar. Program ini diharapkan menjadi tumpuan ketahanan pangan warga yang kehilangan sumber penghidupan lain.

Penasehat Tani Merdeka Kabupaten Aceh Tengah Pengecekan Irigasi yang di sapu Banjir Bandang

Ketua Dewan Pengurus Daerah Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Tengah, Eka Saputra, ST, bersama jajaran pengurus, penasihat, dan anggota TMI, melakukan monitoring lahan pada pertengahan Januari 2026. Kegiatan tersebut turut didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah, Iwan Sejahtera, S.IP., M.Si, yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina TMI Aceh Tengah.

Menurut Eka Saputra, dukungan pascabencana sangat menentukan keberhasilan pengolahan sawah. “Optimalisasi lahan persawahan harus menjadi perhatian khusus untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat, terutama di Kampung Nosar,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Dewan Pengurus Wilayah Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh. Ketua DPW Aceh, Cut Muhammad, menyampaikan bahwa PT Bio Energi Rimba telah menyalurkan bantuan berupa pupuk cair organik guna menunjang pengolahan lahan sawah yang terdampak banjir.

Sementara itu, Reje Kampung Mude Nosar, Sirwan Yoga, mengatakan masyarakat bergerak secara swadaya untuk memulihkan saluran air persawahan yang rusak akibat banjir. Penanaman padi yang semula direncanakan pada awal Desember 2025 terpaksa gagal akibat bencana.

“Yang sangat dibutuhkan petani saat ini adalah perbaikan irigasi, bantuan bibit, pupuk, serta alat dan mesin pertanian seperti traktor agar pengolahan sawah bisa segera dilakukan,” kata Sirwan.

Ketua Kelompok bersama Ketua Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah

Ketua Kelompok bersama Ketua Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah

Melalui Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Tengah, para petani menitipkan harapan agar pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian segera turun tangan. Mereka berharap bantuan dapat direalisasikan secepatnya.

Bagi warga Kampung Nosar, sawah kini menjadi satu-satunya tumpuan hidup. Setelah masa tanggap darurat berakhir, hasil persawahan diharapkan mampu menopang ketahanan pangan keluarga, di tengah kebun dan tanaman hortikultura yang telah hancur diterpa bencana hidrometeorologi.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Trending di PERISTIWA