Menu

Mode Gelap
Cilegon Jadi Klaster Industri Baru, Proyeksi Pabrik Kendaraan Listrik Rp10 Triliun Kapasitas Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Ditarget Naik 75% usai Revitalisasi KSOP Muara Angke Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Pencegahan Kebakaran Kapal Loko Café dan Kuliner Kereta Ramaikan BNI wondrX 2026 di ICE BSD, Ada Kopi Best Seller hingga Cuank! Enak Tol HBR II Setinggi 38 Meter, Ditargetkan Rampung Awal 2028 Uji Coba 65 Kampung Nelayan Merah Putih Kirim 273,6 Ton Ikan Senilai Rp11,1 Miliar

BANDARA

Sukses, InJourney Airports Tuntaskan Fase Keberangkatan Jemaah Haji

badge-check


 Jemaah haji asal Indonesia Perbesar

Jemaah haji asal Indonesia

Wartatrans.com, JAKARTA – Sukses, Bandara-bandara PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) tuntas melayani keberangkatan jemaah calon haji ke Tanah Suci pada penyelenggaraan Ibadah Haji 2026.

Keberangkatan Kloter 116 dari Bandara Juanda Surabaya menuju Jeddah pada 21 Mei 2026, pukul 23.00 WIB, menandai berakhirnya fase keberangkatan jemaah calon haji di bandara-bandara InJourney Airports.

“Sepanjang periode keberangkatan mulai 21 April 2026 hingga 21 Mei 2026, terdapat 527 penerbangan dari 14 bandara yang dikelola InJourney Airports menuju Jeddah dan Madinah dengan sekitar 204 ribu penumpang termasuk jemaah calon haji dan petugas haji,” jelas Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi, Jumat (22/5/2026).

Lima bandara tersibuk pada periode keberangkatan adalah Juanda Surabaya (44 ribu jemaah), Soekarno-Hatta Tangerang (35 ribu), Adi Soemarmo Solo (29 ribu), Kertajati Majalengka (17 ribu) dan Sultan Hasanuddin Makassar (16 ribu jemaah).

“Seluruh staf bandara InJourney Airports Melayani Sepenuh Hati jemaah haji, untuk turut mengantarkan para jemaah memulai perjalanan ibadah menuju Tanah Suci.”

Menurutnya, secara umum penyelenggaraan keberangkatan penerbangan haji di bandara yang dikelola InJourney Airports berjalan sangat baik dan lancar.

Kelancaran pelayanan bandara pada fase keberangkatan jemaah calon jemaah haji dapat dilihat dari sejumlah indikator.

Indikator pertama adalah tingginya ketepatan waktu keberangkatan penerbangan atau on-time performance (OTP). Dari 527 penerbangan pada fase keberangkatan di 14 bandara, sebanyak 512 penerbangan berangkat tepat waktu sehingga tingkat OTP mencapai 97%.

“Tingginya OTP ini mencerminkan kolaborasi yang sangat baik seluruh pihak, antara lain InJourney Airports sebagai operator bandara, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, operator ground handling, serta dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Haji & Umrah, dan Danantara Indonesia,” ujar Pahlevi.

Ketepatan waktu penerbangan juga didukung penerapan disiplin alur keberangkatan jemaah yang disepakati seluruh pihak, mulai dari asrama haji, pemeriksaan keamanaan, prejalanan menuju bandara, hingga proses naik pesawat.

“Fasilitas bandara khususnya di sisi udara (air side), pengelolaan slot time penerbangan serta alokasi pesawat di bandara juga mendukung tingginya OTP penerbangan haji,” ungkapnya.

Makkah Route

Selain ketepatan waktu penerbangan, indikator kesuksesan kedua adalah kelancaran layanan Makkah Route di  Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Juanda Surabaya, Adi Soemarmo Solo, dan Sultan Hasanuddin Makassar.

Makkah Route adalah layanan keimigrasian yang diberikan Arab Saudi kepada jemaah, di mana dukungan yang diberikan InJourney Airports terhadap layanan ini mencakup penyediaan area, berbagai fasilitas, dukungan teknis, petugas aviation security dan lain sebagainya.

“Pada tahun lalu layanan Makkah Route ada di di bandara, dan pada tahun ini bertambah menjadi empat bandara di mana yang terbaru adalah Sultan Hasanuddin Makassar. InJourney Airports siap mendukung layanan Makkah Route di bandara-bandara yang ditunjuk pemerintah,” ujar dia.

Sementara itu, indikator kesuksesan ketiga dalam fase keberangkatan adalah keberhasilan Bandara Internasional Yogyakarta untuk pertama kalinya melayani penerbangan jemaah calon haji langsung menuju Jeddah dan Madinah.

Pada tahun ini, sekitar 9 ribu jemaah berangkat ke Tanah Suci melalui bandara tersebut.

InJourney Airports memastikan kesiapan seluruh bandara, termasuk Bandara Internasional Yogyakarta yang baru pertama kalinya melayani keberangkatan jemaah haji. Keberhasilan ini menunjukkan keandalan fasilitas sisi udara dan sisi darat di bandara Internasional Yogyakarta,” tambahnya.

Setelah fase keberangkatan, InJourney Airports bersiap kembali menyambut kedatangan jemaah haji pada fase pemulangan yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Juni 2026 hingga 1 Juli 2026. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kapasitas Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Ditarget Naik 75% usai Revitalisasi

24 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

23 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Rute Singapura, Kuala Lumpur, dan Johor Bakal Diterbangi dari Bandara Husein

22 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Bantu Korban Gempa NTT, Kemenhub Lepas Tim Medis Balai Kesehatan Penerbangan

21 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Kemenhub Pantau Dampak Asap Karhutla di Kalimantan terhadap Operasional Penerbangan

21 Agustus 2026 - 15:40 WIB

DAMRI Hadirkan Promo Tarif Rp50.000 untuk Layanan Blok M–Bandara Soekarno-Hatta

20 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Bandara Ngurah Rai Bali Mulai Operasikan Jembatan Transfer Penumpang Antarterminal

19 Agustus 2026 - 15:29 WIB

GMF Rampungkan Modernisasi Hercules TNI AU Usia Operasional Bertambah hingga 20 Tahun

19 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Peringatan Hari Kemerdekaan RI, Kemenhub Jamin Akses Transportasi di Daerah Terdampak Bencana

17 Agustus 2026 - 22:08 WIB

GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun

17 Agustus 2026 - 08:07 WIB

Trending di BANDARA