Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

BANDARA

Sukses, InJourney Airports Tuntaskan Fase Keberangkatan Jemaah Haji

badge-check


 Jemaah haji asal Indonesia Perbesar

Jemaah haji asal Indonesia

Wartatrans.com, JAKARTA – Sukses, Bandara-bandara PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) tuntas melayani keberangkatan jemaah calon haji ke Tanah Suci pada penyelenggaraan Ibadah Haji 2026.

Keberangkatan Kloter 116 dari Bandara Juanda Surabaya menuju Jeddah pada 21 Mei 2026, pukul 23.00 WIB, menandai berakhirnya fase keberangkatan jemaah calon haji di bandara-bandara InJourney Airports.

“Sepanjang periode keberangkatan mulai 21 April 2026 hingga 21 Mei 2026, terdapat 527 penerbangan dari 14 bandara yang dikelola InJourney Airports menuju Jeddah dan Madinah dengan sekitar 204 ribu penumpang termasuk jemaah calon haji dan petugas haji,” jelas Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi, Jumat (22/5/2026).

Lima bandara tersibuk pada periode keberangkatan adalah Juanda Surabaya (44 ribu jemaah), Soekarno-Hatta Tangerang (35 ribu), Adi Soemarmo Solo (29 ribu), Kertajati Majalengka (17 ribu) dan Sultan Hasanuddin Makassar (16 ribu jemaah).

“Seluruh staf bandara InJourney Airports Melayani Sepenuh Hati jemaah haji, untuk turut mengantarkan para jemaah memulai perjalanan ibadah menuju Tanah Suci.”

Menurutnya, secara umum penyelenggaraan keberangkatan penerbangan haji di bandara yang dikelola InJourney Airports berjalan sangat baik dan lancar.

Kelancaran pelayanan bandara pada fase keberangkatan jemaah calon jemaah haji dapat dilihat dari sejumlah indikator.

Indikator pertama adalah tingginya ketepatan waktu keberangkatan penerbangan atau on-time performance (OTP). Dari 527 penerbangan pada fase keberangkatan di 14 bandara, sebanyak 512 penerbangan berangkat tepat waktu sehingga tingkat OTP mencapai 97%.

“Tingginya OTP ini mencerminkan kolaborasi yang sangat baik seluruh pihak, antara lain InJourney Airports sebagai operator bandara, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, operator ground handling, serta dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Haji & Umrah, dan Danantara Indonesia,” ujar Pahlevi.

Ketepatan waktu penerbangan juga didukung penerapan disiplin alur keberangkatan jemaah yang disepakati seluruh pihak, mulai dari asrama haji, pemeriksaan keamanaan, prejalanan menuju bandara, hingga proses naik pesawat.

“Fasilitas bandara khususnya di sisi udara (air side), pengelolaan slot time penerbangan serta alokasi pesawat di bandara juga mendukung tingginya OTP penerbangan haji,” ungkapnya.

Makkah Route

Selain ketepatan waktu penerbangan, indikator kesuksesan kedua adalah kelancaran layanan Makkah Route di  Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Juanda Surabaya, Adi Soemarmo Solo, dan Sultan Hasanuddin Makassar.

Makkah Route adalah layanan keimigrasian yang diberikan Arab Saudi kepada jemaah, di mana dukungan yang diberikan InJourney Airports terhadap layanan ini mencakup penyediaan area, berbagai fasilitas, dukungan teknis, petugas aviation security dan lain sebagainya.

“Pada tahun lalu layanan Makkah Route ada di di bandara, dan pada tahun ini bertambah menjadi empat bandara di mana yang terbaru adalah Sultan Hasanuddin Makassar. InJourney Airports siap mendukung layanan Makkah Route di bandara-bandara yang ditunjuk pemerintah,” ujar dia.

Sementara itu, indikator kesuksesan ketiga dalam fase keberangkatan adalah keberhasilan Bandara Internasional Yogyakarta untuk pertama kalinya melayani penerbangan jemaah calon haji langsung menuju Jeddah dan Madinah.

Pada tahun ini, sekitar 9 ribu jemaah berangkat ke Tanah Suci melalui bandara tersebut.

“InJourney Airports memastikan kesiapan seluruh bandara, termasuk Bandara Internasional Yogyakarta yang baru pertama kalinya melayani keberangkatan jemaah haji. Keberhasilan ini menunjukkan keandalan fasilitas sisi udara dan sisi darat di bandara Internasional Yogyakarta,” tambahnya.

Setelah fase keberangkatan, InJourney Airports bersiap kembali menyambut kedatangan jemaah haji pada fase pemulangan yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Juni 2026 hingga 1 Juli 2026. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gapura Angkasa Sukses Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026

16 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak-Hak Penumpang Terdampak Penutupan Bandara Riyadh

16 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Kemenhub Pantau Dampak Karhutla pada Operasional 16 Bandara di Wilayah Papua

16 Oktober 2026 - 10:20 WIB

INACA Beri Penghargaan 5 Bandara

15 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Momentum HUT Ke-56, INACA Ajak Semua Stakeholder Perkuat Industri Penerbangan

15 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Pelayanan Selama MotoGP Sukses, BIZAM Lombok: Operasional Aman dan Zero Accident

14 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Asap Karhutla Mulai Berdampak pada Penerbangan di Wilayah Timur Indonesia

14 Oktober 2026 - 11:31 WIB

INACA Dorong Percepatan Pembebasan Pajak Suku Cadang Pesawat

13 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Kabut Asap Selimuti Fakfak, Penerbangan di Bandara Siboru Dihentikan Sementara

13 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Kemenhub Terus Awasi Operasional Penerbangan di Tengah Dampak Karhutla

13 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Trending di BANDARA