Wartatrans.com, JAKARTA – Wakil Menteri Perhubungan Suntana meresmikan Maritim Career & Industry Expo 2026 di Ruang Mataram, Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Maritim Career & Industry Expo 2026 digelar sebagai bagian dari perayaan Hari Pelaut Dunia setiap 25 Juni setiap tahunnya.

Selain Internal Kemenhub, Maritim Career & Industry Expo 2026 juga diramaikan BUMN seperti PT PELNI Grup, PT ASDP Indonesia Ferry, Perusahaan Pelayaran swasta, Sekolah Kepelautan dan Asosiasi Kepelautan.
Dalam kesempatan itu, Wamenhub menyampaikan, peran pelaut sangatlah besar, ditengah risiko pekerjaan yang dihadapinya di laut.
“Saya bangga, saat ini sedikitnya ada 1,6 juta pelaut yang berkiprah di dalam dan luar negeri,” tuturnya.
Pelaut katanya, menghubungkan dunia, mendorong perdagangan global, dan menanggung risiko untuk semua pekerjaannya.
“Untuknya, patut kita menghargai dedikasi para pelaut,” ungkapnya.
Menurutnya, sejarah pelaut dunia, sudah ada sejak berabad-abad tahun lamanya.
Bahkan untuk di Indonesia, dengan 2/3 luasnya adalah lautan, pelaut sangat memberi kontribusi besar, utamanya bagi perdagangan.
Wamenhub mengajak para pelaut untuk terus meningkatkan kualitas karena semakin besarnya tantangan ke depan.
Dirjen Perhubungan Laut M. Masyhud menambahkan, sangat mengapresiasi para pelaut yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata sebagai bagian dalam mendukung konektivitas dan kelancaran perdagangan dunia, memastikan operasional kapal berjalan dengan aman selamat efektif dan berkesinambungan.
“Hari pelaut sedunia sangat kuat bahwa para pelaut tidak hanya berperan dalam menerapkan perdagangan di dunia tetapi juga menghadapi berbagai risiko dan tantangan dalam menjalankan profesi untuk itu pada kesempatan yang membahagiakan ini jadikan saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pelaut Indonesia atas dedikasi profesionalismenya,” urai Masyhud.
Hadir dalam kesempatan itu Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto, Direktur Utama PT PELNI Budi Setyawan Wijaya, Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta, dan pemangku kepentingan terkait. (omy)































