Menu

Mode Gelap
Saat Asosiasi Maskapai Menanti Perubahan TBA dari Pemerintah Antisipasi Kepadatan Gilimanuk, Menhub Dudy Tinjau Pelabuhan Celukan Bawang KCIC Gratiskan Tiket Bayi di Bawah 3 Tahun Selama Libur Sekolah, Perjalanan Keluarga dengan Whoosh Makin Nyaman Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang? Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

PERISTIWA

Warga Kala Segi Bangun Rumah Sementara Secara Gotong Royong, Harap Bronjong Batu untuk Cegah Banjir Bandang Susulan

badge-check


 Warga Kala Segi Bangun Rumah Sementara Secara Gotong Royong, Harap Bronjong Batu untuk Cegah Banjir Bandang Susulan Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Pasca bencana longsor dan banjir bandang yang melanda Kampung Kala Segi, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, masyarakat setempat hingga kini masih berada dalam kondisi menunggu kepastian pemulihan. Namun di tengah keterbatasan tersebut, muncul inisiatif kuat dari tokoh masyarakat bersama warga untuk bangkit dan mencari solusi mandiri.

Warga Kala Segi secara bergotong royong mulai menyiapkan bahan papan dan tiang kayu untuk membangun rumah sementara di dataran yang lebih aman dan nyaman. Langkah ini diambil agar masyarakat memiliki tempat berlindung yang layak, terutama menjelang Bulan Suci Ramadan.

Proses pengumpulan bahan kayu turut dibantu oleh alat berat milik setempat, yang digunakan untuk memindahkan kayu-kayu besar dari timbunan batu koral sisa material banjir bandang. Kayu-kayu tersebut sebelumnya terbawa arus deras dari pegunungan saat bencana terjadi.

Dari total 138 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Kala Segi, saat ini sekitar 40 KK diprioritaskan untuk dibangunkan rumah papan sementara dengan sistem rumah susun bersama. Rumah darurat ini dirancang untuk melindungi warga dari ancaman angin kencang dan hujan deras yang masih berpotensi terjadi.

Salah seorang warga yang ditemui di lokasi bencana menceritakan kronologi kejadian longsor dan banjir bandang yang terjadi secara bertahap pada Selasa, 26 November 2025.

Menurutnya, pada sekitar pukul 08.00 WIB, kondisi masih berupa aliran air. Kemudian sekitar pukul 11.00 WIB, air bercampur lumpur mulai turun. Setelah pukul 13.00 WIB, arus semakin besar membawa kayu dan batu, termasuk batu-batu koral.

“Gelombang ketiga justru yang paling besar dan dahsyat, turun dari Gunung Atu Kude dan menyapu sebagian rumah warga di Kala Segi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak pukul 03.00 dini hari, longsor bandang terjadi tanpa henti hingga pagi hari, memperparah kerusakan permukiman warga.

Meski demikian, warga bersyukur karena sumber mata air minum Kampung Kala Segi masih tetap bersih dan hingga saat ini dapat langsung digunakan oleh masyarakat tanpa tercemar material longsor.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat, Ilyas, menyampaikan harapan besar kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Kapolri, agar dapat segera membantu masyarakat Kala Segi dengan pemasangan bronjong batu.

“Kami berharap agar segera diberikan bronjong batu untuk menahan arus dari atas gunung, supaya tidak lagi masuk ke pemukiman kami,” harap Ilyas.

Warga menilai pemasangan bronjong sangat penting sebagai upaya mitigasi bencana lanjutan, agar masyarakat dapat kembali hidup lebih aman di tanah kelahiran mereka.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

10 Juli 2026 - 09:27 WIB

Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang?

10 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

10 Juli 2026 - 04:10 WIB

Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2

10 Juli 2026 - 04:05 WIB

TEMUAN BPK: Defisit Keuangan Membengkak, Transparansi Perjalanan Dinas Pemko Subulussalam Dipertanyakan

10 Juli 2026 - 03:56 WIB

Tindak Lanjut MoU, Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah dan PT Bio Energy Rimba Perkuat Pendampingan Petani

10 Juli 2026 - 03:44 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Salurkan 235 Paket Sembako bagi Masyarakat Kecamatan Koja

9 Juli 2026 - 20:30 WIB

KKP Segel Budidaya Arwana di Pekanbaru, Ratusan Ikan Dilindungi Tak Berizin

9 Juli 2026 - 17:16 WIB

KKP Lepasliarkan 21 Penyu Hijau Hasil Gagalkan Penyelundupan ke Perairan Bali

9 Juli 2026 - 16:27 WIB

Megaproyek PSEL Bali Rp3 Triliun Resmi Dimulai, Pemerintah Klaim Mampu Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

9 Juli 2026 - 14:16 WIB

Trending di RAGAM