Wartatrans.com, TANGERANG – Selama masa transisi layanan keberangkatan ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F pada 1–10 Juli 2026, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Kantor
Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta sukses melayani 20.335 jemaah umroh.
Kini telah menuntaskan proses perpindahan layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F.

Implementasi yang dilakukan secara bertahap sejak 1 Juli 2026 tersebut berlangsung lancar, sehingga seluruh
maskapai yang melayani penerbangan umrah rombongan kini telah beroperasi melalui Terminal 2F.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi mengatakan, selama periode 1–10 Juli 2026, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencatat 118 penerbangan yang terdiri dari 59 penerbangan keberangkatan dan 59
penerbangan kedatangan, dengan total 40.642 penumpang.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 20.335 merupakan jemaah umrah atau sekitar 50,03 persen dari total penumpang yang dilayani,” ungkap Heru, Senin (13/7/2026).
Kelancaran operasional selama masa transisi menunjukkan perpindahan layanan dapat berjalan
dengan baik tanpa mengganggu pelayanan kepada jemaah.
Perpindahan layanan ini dilaksanakan sesuai Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara
Nomor SE DJPU 12 Tahun 2026 serta Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji
dan Umrah Nomor SE-153/BN/2026.
Dengan selesainya tahap ketiga pada 10 Juli 2026, seluruh maskapai yang melayani penerbangan umrah rombongan, yakni Loong Air, Hainan Airlines,
Saudi Arabian Airlines, Scoot, Turkish Airlines, Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates, dan
Etihad Airways, kini terpusat di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F.
Keberhasilan proses transisi merupakan hasil kolaborasi regulator, maskapai, ground handling, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), dan seluruh pemangku kepentingan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
“Alhamdulillah seluruh tahapan perpindahan layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F telah berjalan dengan lancar. Kami mengapresiasi
dukungan seluruh stakeholder yang telah memastikan proses transisi berlangsung tertib dan pelayanan kepada para jemaah tetap berjalan optimal,” ujar Heru.
Pada 10 Juli 2026 yang menjadi hari penyelesaian fase ketiga perpindahan layanan, Bandara
Internasional Soekarno-Hatta melayani 39 penerbangan yang terdiri dari 20 keberangkatan dan
19 kedatangan dengan total 11.285 penumpang, termasuk 2.685 jemaah umrah.
Selama periode implementasi, trafik penerbangan umrah masih didominasi oleh Saudi Arabian Airlines.
“Keberhasilan layanan di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah umrah. Kami akan terus
melakukan evaluasi bersama seluruh stakeholder agar layanan yang diberikan semakin baik, sehingga setiap jemaah dapat memulai perjalanan ibadahnya dengan aman, nyaman, dan berkesan sejak berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” pungkas Heru.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkomitmen terus meningkatkan kualitas
pelayanan melalui penguatan koordinasi operasional, penyediaan fasilitas yang memadai, serta inovasi layanan guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman bagi seluruh jemaah umrah. (omy)






























