Menu ✖

Mode Gelap
BGN Keluarkan Aturan Baru Tentang Insentif SPPG, Berlaku Mulai 5 Oktober 2026 Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan Perawatan Sistem Avionik, FL Technics Indonesia Gandeng GE Aerospace InJourney Airports dan SDhI Rampungkan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Garuda dan Yoowifi Hadirkan eSIM, Komunikasi  jadi Makin Terjangkau Saat di Luar Negeri Modernisasi PPN Pengambengan, Nelayan Lokal Harap Ada Lapangan Kerja Saat Paceklik

SENI BUDAYA

81 Seniman Nusantara Ramaikan Pameran Seni Rupa Nasional di Lippo Mall Nusantara

badge-check


 81 Seniman Nusantara Ramaikan Pameran Seni Rupa Nasional di Lippo Mall Nusantara Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Sebanyak 81 seniman dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Pameran Seni Rupa Nasional bertema “Merajut Asa, Menghidupkan Kreatif Bangsa” yang resmi dibuka di Lippo Mall Nusantara Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026). Ajang ini menampilkan 103 karya seni rupa yang merepresentasikan beragam gagasan, harapan, serta refleksi para perupa terhadap kondisi sosial dan budaya Indonesia saat ini.

Pembukaan pameran dilakukan oleh Ketua Yayasan Gedung Veteran Republik Indonesia, Marsda TNI (Purn) Suparman Natawikarta, MBA. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kualitas karya yang ditampilkan dan berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan.

“Pameran seperti ini perlu terus didukung karena menjadi wadah bagi para seniman untuk mengekspresikan kreativitasnya. Saya melihat karya-karya yang dipamerkan memiliki kualitas yang sangat baik dan layak mendapat perhatian masyarakat luas,” kata Suparman.

Menurutnya, seni rupa memiliki peran penting dalam menjaga semangat berkarya sekaligus memperkaya khazanah budaya bangsa di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Pameran ini merupakan hasil kolaborasi Yayasan Kartika Art Indonesia.dengan para seniman dari berbagai penjuru Tanah Air. Ketua Panitia Tri Dira Yofika, SE menjelaskan bahwa tema yang diusung lahir dari keinginan untuk menghadirkan optimisme melalui karya seni.

“Kami ingin menunjukkan bahwa harapan harus terus dirawat dan kreativitas harus terus hidup. Melalui seni, kita bisa membangun dialog, memperkuat kebersamaan, dan menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi identitas bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, karya-karya yang dipamerkan mengangkat beragam isu, mulai dari kehidupan sosial, lingkungan, budaya, spiritualitas, hingga tantangan yang dihadapi masyarakat modern. Keragaman tema tersebut menunjukkan bagaimana para seniman merespons realitas yang terjadi di sekeliling mereka.

Ketua Yayasan Kartika Art Indonesia mengungkapkan bahwa penyelenggaraan pameran ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya sukses digelar di Springhill Kemayoran pada Oktober tahun lalu. Berbagai masukan dan diskusi dengan para perupa kemudian melahirkan konsep pameran yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak peserta.

“Di tengah ketidakpastian global dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, seni menjadi ruang untuk merenung sekaligus menumbuhkan harapan. Karena itu kami ingin menghadirkan pameran yang tidak hanya menjadi tempat memamerkan karya, tetapi juga ruang bertemunya berbagai gagasan,” katanya.

Selain menjadi sarana apresiasi, pameran ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara seniman, masyarakat, pelaku usaha, komunitas budaya, hingga generasi muda yang memiliki minat terhadap dunia seni rupa.

Salah satu peserta pameran, Carsilah, pelukis asal Indramayu, mengaku optimistis karya-karyanya akan mendapat respons positif dari para kolektor yang hadir.

Suasana pameran.

“Saya berharap hasilnya lebih baik dibanding pameran sebelumnya. Lokasi pameran kali ini sangat strategis dan sejak sebelum pembukaan sudah ada beberapa kolektor yang menanyakan karya saya,” ujarnya.

Carsilah menilai pameran nasional seperti ini sangat penting karena memberi kesempatan bagi seniman daerah untuk memperkenalkan karya mereka kepada pasar yang lebih luas.

Penyelenggara juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya acara, termasuk LVRI, Yayasan Gedung Veteran Republik Indonesia, sponsor, media, serta komunitas seni yang turut berpartisipasi.

Pameran Seni Rupa Nasional “Merajut Asa, Menghidupkan Kreatif Bangsa” akan berlangsung hingga 30 Juni 2026. Selama penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati ratusan karya yang mencerminkan semangat kreativitas, keberagaman, dan optimisme para seniman Indonesia dalam menyongsong masa depan.*** (Byl)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai

1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

1 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda

1 Oktober 2026 - 03:12 WIB

Rhoma Irama Menangis Saat Menonton Film Lawas, dari Pengabdian ke Perjuangan Dangdut Menuju UNESCO

30 September 2026 - 08:17 WIB

Kolaborasi Addie MS & Twilite Orchestra, Anggun, dan Judika Warnai Perayaan 81 Tahun KAI

30 September 2026 - 07:37 WIB

Mentor Bang Budi dan Lukisan Karya Anak yang Membawa Cerita Aceh Tamiang ke Jakarta

30 September 2026 - 01:37 WIB

Bupati Aceh Tamiang Dorong Terapi Melukis untuk Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana

29 September 2026 - 19:34 WIB

Ekraf Peduli Hadirkan Karya Anak Korban Bencana Sumatra, Pemerintah Dorong Pemulihan Lewat Seni

29 September 2026 - 18:39 WIB

Dianna Dee Full Jadwal Show, Sempatkan Cover Lagu di YouTube, 1 Minggu Tembus Setengah Juta Views

29 September 2026 - 17:10 WIB

HUT ke 81, KAI Daop 4 Semarang Menggelar Acara Baca Puisi Antar Negara

29 September 2026 - 09:44 WIB

Trending di RAGAM