Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Universitas Prabu Siliwangi Gelar KKN di Desa Tugu Selatan Cisarua Kabupaten Bogor Hasil Paper Test Bandara Soetta dan Halim Negatif KKP Imbau Nelayan Waspada Erupsi Gunung Anak Krakatau, Hindari Radius 3 Kilometer Cerita Bupati Madina Jumpa Mantan: Ada Bibik-bisik Soal Bandara, Pelabuhan dan BUMD? KAI Tambah Kapasitas Perjalanan KA untuk Penuhi Kebutuhan Mobilitas Pelanggan Kisah Perempuan Gaza: Dari Persiapan Perkawinan ke Medan Pertempuran 

RAGAM

AHY : Partai Demokrat Bukan Semata Memenangkan Pemilu Berikutnya Tapi Memenangkan Masa Depan Generasi Berikutnya

badge-check


 AHY : Partai Demokrat Bukan Semata Memenangkan Pemilu Berikutnya Tapi Memenangkan Masa Depan Generasi Berikutnya Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Dalam momentum peringatan HUT ke 25 Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato politik bertema Demokrat Bersama Rakyat : Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, dan Menjaga Demokrasi.

Acara berlangsung di kantor DPP Partai Demokrat Jakarta, Sabtu (05/09/2026).

Tercatat yang hadir ada Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono, Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Organisasi Sayap, Ketua DPD PD se Indonesia, DPR RI Fraksi Demokrat, Perwakilan FPD DPRD, Unsur Akademisi, Para Menteri, Wakil Menteri dan Kepala Daerah kader Partai Demokrat, Srikandi Demokrat, dan anak-anak muda.

Dengan lugas dan tegas, AHY memaparkan gagasan sekaligus refleksi perjalanan seperempat abad partai yang dipimpinnya. Dikatakan bahwa dalam perjalanan partai selama 25 tahun, Demokrat pernah memimpin pemerintahan dan sebaliknya pernah berada di luar pemerintahan. Artinya, Demokrat pernah menang dan juga kalah pemilu.

Pengalaman ini mengajarkan bahwa demokrasi harus dijaga dalam keadaan apapun. Pemilu adalah milik rakyat. Karena itu jangan ada yang menghalangi hak rakyat untuk memilih dan untuk dipilih. Dalam berdemokrasi, para politikus patut belajar dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena mau melakukan pergantian kekuasaan secara damai dan demokratis setelah dua periode berkuasa.

Dalam pidatonya, AHY juga mengingatkan bahwa kekuasaan hanyalah amanah yang memiliki batas waktu. Dengan demikian, orientasi politik harus sepenuhnya diarahkan pada masa depan rakyat. Menurutnya, kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu.

Selanjutnya dikatakan bahwa demokrasi tidak boleh berhenti hanya pada prosedur dan penyelenggaraan pemilu. Demokrasi membutuhkan pemerintahan yang bertanggung jawab, hukum yang dipercaya, pers dan masyarakat sipil yang bebas, serta check and balances yang sehat.

“Kekuasaan datang dan pergi. Jabatan ada waktunya. Pemilu memiliki siklusnya. Tetapi, tanggung jawab kepada rakyat tidak pernah selesai. Karena itu, malam ini saya tidak ingin mengajak kita sekadar merayakan apa yang telah kita capai selama 25 tahun. Saya ingin mengajak kita bertanya : apa yang akan kita kerjakan setelah hari ini ? 25 tahun pertama adalah sejarah. 25 tahun berikutnya adalah tanggung jawab kita,” ucap Agus yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Dalam kesempatan ini, Partai Demokrat juga menyatakan komitmennya terus mendukung pemerintahan Prabowo Subianto. Seluruh kader diintruksikan mengawal semua program pemerintah agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus memastikan tata kelola negara berjalan bersih dan akuntabel.

”Kepada kader Demokrat yang berada di pemerintahan, gunakan kekuasaan untuk melayani. Kepada kader Demokrat di parlemen, perjuangkan kebijakan, legislasi, dan anggaran yang berpihak kepada rakyat. Kepada para kepala daerah, hadirkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan dekat dengan masyarakat. Kepada para pengurus dan kader di akar rumput, dengarkan serta dampingi rakyat. Dan, kepada kader-kader muda Demokrat, siapkan diri, belajar, bekerja, jaga integritas, hadirkan politik yang membawa harapan,” demikian AHY.

Di akhir pidatonya, AHY mengajak seluruh pengurus partai agar setia pada garis perjuangan bersama rakyat. “Jangan tanyakan apa yang dapat kita peroleh dari politik, tanyakan apa yang dapat kita berikan melalui politik. Jangan ukur perjuangan hanya dari berapa kursi yang kita menangkan, ukur juga dari berapa banyak kehidupan yang berhasil kita perbaiki. Itulah arti Demokrat bersama rakyat,” serunya.

Garis besarnya, AHY menyatakan bahwa Partai Demokrat bukan sekadar berada di tengah rakyat, melainkan bekerja untuk rakyat. “Semua kerja partai bukan semata-mata agar Demokrat semakin besar, melainkan agar Indonesia semakin maju. Bukan pula semata untuk menang pemilu berikutnya, melainkan untuk memenangkan masa depan generasi berikutnya,” ujar AHY menutup pidatonya.*** (Slamet Widodo)

Baca Lainnya

KKP Imbau Nelayan Waspada Erupsi Gunung Anak Krakatau, Hindari Radius 3 Kilometer

7 September 2026 - 16:10 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau Imigrasi Beri Izin WNA ITKT 30 Hari

7 September 2026 - 14:49 WIB

Legislator Provinsi PKS Serap Aspirasi Warga Cibinong, Persoalan Sampah hingga Banjir Menjadi Sorotan

7 September 2026 - 13:56 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Prabowo Perintahkan Pemerintah Siaga: BNPB, BMKG hingga Kementerian Bergerak

7 September 2026 - 13:35 WIB

BGN Hentikan Sementara Distribusi MBG bagi Siswa PJJ Terdampak Erupsi Anak Krakatau

7 September 2026 - 12:21 WIB

Alun-alun Garut Dipasangi Baner Jangan Eksploitasi Anak. Lindungi Haknya, Jaga Masa Depannya

6 September 2026 - 20:13 WIB

Waspada! Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Picu Peningkatan Pencemaran Udara di Sejumlah Wilayah

6 September 2026 - 19:10 WIB

TOP BRSN PKS Kabupaten Bogor Diikuti Lebih 180 Peserta, Perkuat Relawan Menuju Pemilu 2029

6 September 2026 - 18:58 WIB

Warga Sinis Sementara Cak Imin Memuji Keberhasilan Gubernur Jateng Menurunkan Kemiskinan

6 September 2026 - 18:34 WIB

Pasca Pelantikan, Dewan Pakar PKS Kabupaten Bogor Siap Bergerak Sesuai Panduan

6 September 2026 - 16:50 WIB

Trending di RAGAM