Menu ✖

Mode Gelap
Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya HSSE melalui Pelatihan Tanggap Darurat DAMRI Uji Coba Bus Listrik di Kota Serang, Dukung Transportasi Publik Berkelanjutan IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi KPLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batu Mandi dan Antisipasi Pencemaran Laut Hari Santri Nasional Diperingati Sederhana, SICE EO Acungi Jempol WCCE 2026 Hasilkan Jakarta Vision, Indonesia Bidik Masa Depan Ekonomi Kreatif Dunia

BANDARA

Hasil Paper Test Bandara Soetta dan Halim Negatif

badge-check


 Hasil Paper Test Abu Vulkanik di Sejumlah Bandar Udara. (Dok. BMKG) Perbesar

Hasil Paper Test Abu Vulkanik di Sejumlah Bandar Udara. (Dok. BMKG)

Wartatrans.com, JAKARTA – Hasil evaluasi terbaru paper test di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) dan Halim Perdanakusuma menunjukkan negatif abu vulkanik.

Namun, kedua bandara belum otomatis kembali beroperasi karena kondisi ruang udara masih menjadi pertimbangan keselamatan penerbangan.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani melaporkan dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto, Senin (7/9/2026), hasil paper test di Soetta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, dan Budiarto telah negatif.

Khusus Soetta, pengujian mencatat hasil bersih empat kali berturut-turut.

Hasil tersebut berbeda dengan pemeriksaan pukul 07.00 WIB yang masih menunjukkan indikasi keberadaan abu vulkanik di sejumlah bandara.

Perkembangan ini menunjukkan kondisi di permukaan terus berubah dan harus dipantau secara berkala.

Perbedaan antara kondisi permukaan bandara dan ruang udara menjadi kunci.

Paper test menjadi verifikasi lapangan, sementara keselamatan penerbangan juga bergantung pada keberadaan abu pada jalur dan ketinggian yang berpotensi dilalui pesawat.

BMKG mencatat sebaran abu pada Senin pagi masih teramati hingga ketinggian 15.000 kaki dan bergerak ke barat dengan kecepatan sekitar 15 knot.

Pada lapisan hingga 50.000 kaki, sebaran abu terpantau lebih jauh ke wilayah Samudra Hindia.

BMKG juga terus menyelaraskan informasi meteorologi penerbangan dengan Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin.

Informasi tersebut menjadi bagian dari evaluasi sebelum otoritas memutuskan pembukaan kembali operasional bandara.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi sebelumnya mengatakan, pemerintah melakukan pemeriksaan secara berkala untuk memantau perkembangan sebaran abu.

“Kami terus memonitor setiap setengah jam, 30 menit, kami melakukan paper test di seluruh bandara,” kata Menhub.

AirNav Indonesia kemudian memperpanjang penutupan Soetta dan Halim hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada Senin (7/9/2026). EVP Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro menyebut, keputusan tersebut merupakan langkah mitigasi dengan mempertimbangkan kondisi sebaran abu vulkanik di ruang udara.

Dampaknya mulai terukur dari sisi operasional. Sebanyak 624 penerbangan di Soetta terdampak, terdiri atas 461 penerbangan domestik, 156 internasional, dan tujuh penerbangan kargo, dengan sekitar 75.236 penumpang ikut terdampak.

Bagi operator bandara dan maskapai, hasil paper test negatif menjadi perkembangan positif, tetapi bukan satu-satunya indikator pembukaan.

Operasional tetap bergantung pada konsistensi kondisi ruang udara dan keputusan otoritas penerbangan.
(Artha Tidar)

Baca Lainnya

Kemenhub dan TNI AD Kerja Sama Pemanfaatan Aset Negara di Bandara Kalimarau

21 Oktober 2026 - 18:20 WIB

AirNav Tegaskan Komitmen Penguatan Layanan Navigasi Penerbangan

20 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Dampak Karhutla Ganggu 2.604 Penerbangan, Kemenhub Perkuat Mitigasi dan Pengawasan Keselamatan

20 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Dampak Karhutla pada Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

18 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Gapura Angkasa Sukses Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026

16 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak-Hak Penumpang Terdampak Penutupan Bandara Riyadh

16 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Kemenhub Pantau Dampak Karhutla pada Operasional 16 Bandara di Wilayah Papua

16 Oktober 2026 - 10:20 WIB

INACA Beri Penghargaan 5 Bandara

15 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Momentum HUT Ke-56, INACA Ajak Semua Stakeholder Perkuat Industri Penerbangan

15 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Pelayanan Selama MotoGP Sukses, BIZAM Lombok: Operasional Aman dan Zero Accident

14 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Trending di BANDARA