Wartatrans.com, JAKARTA — Persaingan di ajang pencarian bakat Main Drama Casting semakin ketat. Memasuki episode ke-10, para peserta tak hanya dituntut piawai memainkan adegan yang telah dipersiapkan, tetapi juga harus mampu berimprovisasi menghadapi tantangan mendadak dari para expert MD Entertainment.
Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Rizki Putra Pamungkas, peserta berusia 33 tahun asal Bandung. Sejak awal mengikuti audisi, Rizki dikenal berani menghadirkan konsep akting yang berbeda dengan memainkan karakter berkepribadian ganda dalam satu adegan. Kemampuannya berpindah dari sosok anak kecil ke pria dewasa secara cepat menjadi nilai lebih yang membuatnya lolos ke tahap berikutnya.

Di episode terbaru, Rizki semula membawakan adegan dari film Pabrik Gula. Namun, di tengah penampilan, para expert menghentikan aksinya dan memberikan tantangan baru yang sama sekali tidak ada dalam naskah.
Rizki diminta memerankan seorang pria yang menyamar menjadi perempuan demi bisa tinggal di sebuah rumah kos khusus wanita. Tanpa persiapan, ia langsung membangun karakter bernama Rizka dengan mengubah suara, ekspresi wajah, serta bahasa tubuh sehingga tampil meyakinkan.
Improvisasi tersebut mendapat perhatian para expert. Mereka menilai Rizki memiliki insting komedi yang kuat dan karakter yang mengingatkan pada komedian Yono Bakrie maupun Ence Bagus.
Produser film Mahran Haydar mengatakan, kualitas seorang aktor tidak hanya terlihat dari kemampuan menghafal dialog, tetapi juga dari kemampuannya tampil natural dalam berbagai situasi.
“Akting yang natural adalah akting yang tidak terlihat akting,” ujar Mahran.
Menjelang akhir penilaian, Rizki sempat berada di ujung tanduk setelah hanya mengantongi dua suara YES dan dua NO. Kondisi itu membuat Mahran memberikan tantangan terakhir sebagai pembuktian keseriusan Rizki mengikuti kompetisi.
Ia diminta rela mencukur kumis yang selama ini menjadi ciri khas penampilannya. Tanpa ragu, Rizki langsung mengambil gunting dan bersiap memenuhi tantangan tersebut. Namun sebelum kumisnya benar-benar dipotong, para expert menghentikan aksinya.
Kesediaan Rizki menerima tantangan tanpa berpikir panjang dinilai sebagai bukti komitmen dan totalitasnya. Para expert akhirnya sepakat menghadiahkan Dream Ticket, yang memastikan langkah Rizki berlanjut ke babak berikutnya sekaligus membuka peluang bergabung dalam berbagai proyek MD Entertainment.
Episode kesepuluh Main Drama Casting kembali menunjukkan bahwa kreativitas, spontanitas, dan keberanian mengambil risiko menjadi faktor penting dalam mencari talenta akting yang siap bersaing di industri hiburan Tanah Air.*** (Byl)






























