Wartatrans.com, BANDA ACEH – Penyair sekaligus perupa asal Gayo, Ansar Salihin, kembali mendapat kepercayaan dalam ajang Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV Aceh–Indonesia. Selain karya puisinya lolos proses kurasi, Ansar yang tergabung dalam The Gayo Institute (TGI) dipercaya merancang desain cover buku antologi puisi yang memuat karya para peserta yang dinyatakan lolos seleksi.
Kepercayaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kemampuan Ansar yang tidak hanya berkarya sebagai penyair, tetapi juga memiliki latar belakang seni rupa dan desain. Sentuhan visual pada sampul antologi diharapkan mampu merepresentasikan semangat PPN XIV yang mempertemukan penyair dari Indonesia dan berbagai negara dalam satu ruang kebudayaan.

Ansar Salihin selama ini dikenal aktif dalam dunia sastra dan seni visual. Ia telah menerbitkan sejumlah buku puisi, di antaranya Emun dan menjadi bagian dari penerbitan berbagai antologi melalui The Gayo Institute. Selain itu, ia juga pernah menulis dalam antologi Gergel bersama penyair Gayo lainnya.
PPN XIV Aceh sendiri menjadi salah satu perhelatan sastra terbesar di kawasan Nusantara. Ribuan puisi dari ratusan penyair diseleksi oleh tim kurator internasional, dan karya-karya yang lolos kemudian dihimpun dalam sebuah buku antologi sebagai dokumentasi sekaligus jejak literasi kegiatan tersebut.
Dengan dipercayanya Ansar Salihin sebagai perancang cover, kontribusi putra Gayo dalam PPN XIV tidak hanya hadir melalui karya sastra, tetapi juga melalui identitas visual yang akan menjadi wajah resmi buku antologi puisi para peserta terpilih. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara sastra dan seni rupa mampu menghadirkan karya yang lebih utuh serta memperkuat citra kebudayaan Aceh di tingkat nasional maupun internasional.*** (Jasa)






























