Menu ✖

Mode Gelap
Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20% Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

SOSOK

Arief Martha Rahadyan, Akademisi dan Penggerak Diplomasi Pendidikan Indonesia-Rusia

badge-check


 Arief Martha Rahadyan, Akademisi dan Penggerak Diplomasi Pendidikan Indonesia-Rusia Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Nama Arief Martha Rahadyan, B.Sc., M.Sc., dikenal luas sebagai akademisi, praktisi pendidikan bahasa, sekaligus tokoh pengembangan hubungan internasional Indonesia–Rusia. Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di bidang pendidikan, kebahasaan, pariwisata, dan manajemen institusi internasional, Arief aktif berkontribusi dalam penguatan diplomasi budaya serta pengembangan investasi asing di Indonesia.

Saat ini, Arief Martha Rahadyan menjabat sebagai Direktur Bali Russia Language Institute (BRLI) di bawah naungan Universitas Mahendradatta, Denpasar, Bali. Sejak April 2022, ia memimpin BRLI sebagai sayap internasional Universitas Mahendradatta, universitas swasta tertua di Bali yang berdiri pada 1963 atas gagasan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Dalam perannya tersebut, Arief berfokus pada pengembangan kurikulum bahasa Rusia berstandar internasional, penguatan kerja sama akademik lintas negara, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berorientasi pada diplomasi pendidikan dan pertukaran budaya. Kepemimpinannya dikenal profesional dan visioner, dengan penekanan pada penguatan hubungan bilateral Indonesia–Rusia melalui jalur pendidikan.

Selain berkiprah di dunia akademik, Arief juga menjabat sebagai General Manager Balitourus Russian Tours & Travel sejak 2009. Perusahaan ini bergerak di bidang pariwisata internasional dengan fokus pasar Rusia dan Eropa Timur.

Pengalaman tersebut memperkaya kompetensinya dalam manajemen strategis, komunikasi lintas budaya, serta pengelolaan jejaring internasional.

Sebelumnya, Arief pernah menjabat sebagai Direktur Russian Study Centre di Denpasar serta Koordinator Akademik dan Pengajar Bahasa Rusia di International Language Course (ILC). Rekam jejak tersebut menegaskan posisinya sebagai salah satu pakar pendidikan bahasa Rusia di Indonesia.

Di luar dunia pendidikan dan pariwisata, Arief Martha Rahadyan aktif terlibat dalam berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Penanaman Modal Asing (PMA), khususnya di Bali. Salah satu fokus utamanya adalah mendorong realisasi proyek North Bali International Airport (NBIA) atau Bandara Internasional Bali Utara, yang dirancang sebagai bandara berkelas dunia dan direncanakan mulai memasuki tahap pembangunan pada awal 2026.

Dari sisi pendidikan, Arief meraih gelar Magister Sains (M.Sc.) bidang Filologi dari Moscow University of Language and Culture, Federasi Rusia, dan lulus pada 25 Desember 2008.

Pendidikan internasional tersebut memperkuat keahliannya dalam linguistik, komunikasi lintas budaya, serta pemahaman mendalam mengenai sistem pendidikan dan kebudayaan Rusia.
Aktivitas organisasinya pun terbilang luas. Ia menjabat sebagai Ketua Moeldoko Center Bali, Ketua Indonesian–Russian Youth Friendship, serta aktif dalam sejumlah organisasi sosial, kepemudaan, dan kewirausahaan. Arief juga merupakan pendiri Ikatan Pengusaha Milenial Indonesia (IPMI) dan Jajaran Wartawan Indonesia (JWI), serta menjabat sebagai Wakil Ketua Umum JWI.

Dalam aktivitas terkini, Arief aktif mendorong masuknya investor asing dari Rusia, Jepang, Tiongkok, Eropa, hingga Dubai untuk mendukung proyek strategis nasional. Ia juga konsisten menyuarakan isu kesetaraan, toleransi, politik bersih, pemberantasan korupsi, serta penguatan ketahanan pangan nasional melalui berbagai forum dan media.

Dengan kemampuan multibahasa—menguasai Bahasa Rusia, Inggris, Yunani, Ibrani, Italia, Jerman, dan Jepang, Arief memadukan kapasitas akademik, jejaring internasional, serta pengalaman praktis untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional. Ia meyakini bahwa sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil merupakan kunci untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan, berkeadilan, dan inklusif menuju Indonesia Emas 2045.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

SBY Terkesan dengan Giat Guruh Sukarno Putra Semasa Hidup

27 September 2026 - 05:19 WIB

Guruh Sukarnoputra Berpulang, Keluarga Besar Soekarno Mohon Doa

26 September 2026 - 07:22 WIB

Menhub Dudy Lantik Ahmad jadi Ketua KNKT Masa Jabatan 2026-2030

25 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Insan KAI Services Raih Penghargaan di KAI Service Champion 2026

25 September 2026 - 08:39 WIB

Dr. Sulaiman Juned Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Tokoh Pers dan Budayawan Aceh H. Sjamsul Kahar

24 September 2026 - 09:01 WIB

Dirut KAI Services Bekali Mahasiswa UNY soal Kepemimpinan dan Kesiapan Masuk Dunia Kerja

16 September 2026 - 16:00 WIB

Suahasil Dilantik Presiden Gantikan Purbaya sebagai Menteri Keuangan

14 September 2026 - 16:32 WIB

SM Sekper PTP Nonpetikemas Sabet Penghargaan Rising Women Communications Leaders PRIWOLA 2026

11 September 2026 - 19:40 WIB

Kisah Perempuan Gaza: Dari Persiapan Perkawinan ke Medan Pertempuran 

7 September 2026 - 15:21 WIB

Prabowo Dorong Kesempatan Warga Dayak Pedalaman Mengabdi di TNI

1 September 2026 - 11:26 WIB

Trending di NASIONAL