Menu

Mode Gelap
Menteri Trenggono Pastikan Enam Program Prioritas Nasional Berdampak bagi Masyarakat Garuda Indonesia dan Citilink Perkuat Sinergi Pengembangan Bisnis Logistik Whoosh Tebar Diskon dan Lucky Draw di KAI Expo 2026 Haji Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Pengesahan UU Perampasan Aset: Harus Tegas Berantas Kejahatan, Tetap Lindungi Hak Masyarakat Bahas Ekosistem Perumahan, 18 Juta Rumah Tangga Menanti ASDP Perkuat Kepatuhan Manifest demi Keselamatan Penyeberangan

ANJUNGAN

ASDP Perkuat Kepatuhan Manifest demi Keselamatan Penyeberangan

badge-check


 Sosialisasi keselamatan penyeberangan Perbesar

Sosialisasi keselamatan penyeberangan

Wartatrans.com, JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat aspek keselamatan transportasi penyeberangan melalui Sosialisasi Kepatuhan Pengisian Data Manifest untuk Keselamatan Penyeberangan, yang digelar di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Forum ini menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan data manifest penumpang dan kendaraan tercatat secara akurat, lengkap, dan sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jasa Raharja dan Jasaraharja Putera, asosiasi operator ferry, asosiasi transportasi dan logistik, travel agent, sales channel, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Hadir juga jajaran Direksi ASDP, serta berbagai pemangku kepentingan terkait lainnya.

“Keterlibatan lintas sektor tersebut mencerminkan pengelolaan data manifest merupakan bagian dari ekosistem keselamatan yang membutuhkan peran dan tanggung jawab bersama,” tutur Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano.

Dia menyampaikan bahwa manifest tidak semata-mata merupakan dokumen administratif keberangkatan, tetapi memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan, keamanan, perlindungan pengguna jasa, serta akuntabilitas penyelenggaraan layanan penyeberangan.

Karena itu, setiap data yang tercantum dalam manifest harus dapat menggambarkan kondisi aktual penumpang dan kendaraan yang berada di atas kapal.

“Manifest bukan hanya menjadi tanggung jawab ASDP atau operator kapal. Manifest merupakan bagian dari keseluruhan proses perjalanan yang melibatkan banyak pihak. Prinsip yang perlu kita jaga bersama adalah apa yang tercatat harus sama dengan yang berlayar. Dengan demikian, akurasi data manifest menjadi salah satu fondasi penting dalam memastikan perjalanan yang aman dan selamat,” urainya.

Ia menjelaskan, kualitas manifest dibangun sejak tahap awal pemesanan tiket.

Pengguna jasa perlu memastikan data penumpang diisi sesuai identitas yang sah, sementara informasi kendaraan juga harus dicantumkan secara benar.

Melalui platform digital Ferizy, pengguna jasa menginput rencana perjalanan, jumlah penumpang, identitas penumpang, serta data kendaraan, termasuk nomor polisi, pada saat melakukan reservasi.

Setelah data dimasukkan pada tahap pemesanan, proses dilanjutkan dengan verifikasi di pelabuhan. Pada terminal gate, dilakukan pemeriksaan terhadap tiket, identitas penumpang, dan kendaraan untuk memastikan kesesuaian antara data yang telah dipesan dengan kondisi aktual sebelum pengguna jasa dan kendaraan memasuki tahapan pemuatan.

Tahapan berikutnya merupakan validasi akhir sebelum kapal berlayar. Data yang telah melalui proses verifikasi kembali diperiksa dan disahkan dalam manifest oleh operator pelayaran sebelum proses pengajuan clearance kepada syahbandar.

“Dengan demikian, terdapat rangkaian kontrol yang saling melengkapi, mulai dari pengisian data pada saat pemesanan, verifikasi di pelabuhan, hingga validasi akhir sebelum kapal mendapatkan persetujuan untuk berlayar,” imbuh Yossianis.

Artinya, kualitas manifest tidak dibentuk hanya ketika kapal akan berangkat. Akurasinya dibangun sejak data pertama kali dimasukkan, kemudian diverifikasi dan divalidasi pada setiap tahapan perjalanan.

Setiap pihak memiliki peran yang berbeda, namun seluruh proses tersebut memiliki satu tujuan yang sama, yaitu memastikan keselamatan perjalanan,” lanjut Yossi.

Dalam forum tersebut, ASDP juga menegaskan pentingnya pembagian peran, kepatuhan, dan tanggung jawab dalam memastikan keakuratan data.

Penguatan kepatuhan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem layanan penyeberangan yang semakin terintegrasi.

Digitalisasi yang dikembangkan melalui Ferizy menjadi salah satu enabler untuk menghubungkan rangkaian data perjalanan, mulai dari proses ticketing, check-in, verifikasi, boarding, hingga penyusunan manifest final dan monitoring.

“Kami memandang bahwa penguatan kualitas manifest tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kesamaan standar, pemahaman, serta komitmen dari seluruh mata rantai perjalanan penyeberangan. Karena itu, forum sosialisasi ini juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dalam proses pengisian, verifikasi, validasi, dan integrasi data manifest, sekaligus merumuskan langkah tindak lanjut yang dapat memperkuat pengawasan dan kepatuhan di lapangan,” ucapnya.

ASDP meyakini bahwa manifest yang akurat merupakan bagian penting dari sistem keselamatan penyeberangan.

Dengan memperkuat kepatuhan pengisian data, meningkatkan kualitas proses verifikasi dan validasi, serta mendorong integrasi antarpihak, ASDP terus berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang semakin optimal dan berorientasi pada keselamatan pengguna jasa. (omy)

 

Baca Lainnya

TPIA Buka Terminal Cilegon, Aset Pelabuhan Masuk Pasar Eksternal

2 September 2026 - 05:24 WIB

Apresiasi Kreativitas Pekerja, PTP Nonpetikemas Hadirkan PTP Inovasi 2026

1 September 2026 - 21:21 WIB

Ditjen Hubla Perkuat Kompetensi SDM di Pelabuhan

1 September 2026 - 19:58 WIB

Fasilitasi Logistik Oversized Cargo, Pelabuhan Ciwandan Jadi Pintu Gerbang Ekspor Wind Mill Tower ke Pasar Global

1 September 2026 - 14:52 WIB

ASDP Perkuat Kapasitas Dermaga Gilimanuk Bali

1 September 2026 - 12:33 WIB

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

31 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Kapal Perintis: Primadona Transportasi di Indonesia Timur

31 Agustus 2026 - 21:04 WIB

ASDP Perkuat Kesiapsiagaan ABK Portlink II Hadapi Keadaan Darurat

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit

31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Ketua Iperindo Harap Ada Kebijakan Fiskal Bagi Pembangunan Kapal Baru

31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Trending di ANJUNGAN