Menu ✖

Mode Gelap
Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private 8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

ANJUNGAN

ASDP Perkuat Konektivitas, Dorong Percepatan Distribusi Bantuan Gempa NTT

badge-check


 Dukungan ASDP pascagempa NTT Perbesar

Dukungan ASDP pascagempa NTT

Wartatrans.com, JAKARTA – Di tengah upaya pemulihan Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa, konektivitas menjadi lebih dari sekadar jalur perjalanan. Dia menjadi penghubung antara bantuan, tenaga kemanusiaan, dan masyarakat yang membutuhkan dukungan.

Semangat tersebut diwujudkan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui keberangkatan KMP Ile Labalekan dari Pelabuhan Bolok, Kupang, menuju Pelabuhan Nangakeo, Ende, pada Ahad (16/8/2026) pukul 22.05 WITA.

Kapal menempuh sekitar 155 mil laut dengan estimasi perjalanan 18 jam, membawa logistik dan personel untuk mendukung penanganan dampak gempa di Kabupaten Ende.

Bantuan merupakan hasil kolaborasi pemerintah, BUMN, dan pemangku kepentingan, meliputi Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, BNPB Provinsi NTT, BPTD Kelas II Provinsi NTT, BPJN Kementerian PUPR, Polda NTT, Kementerian ESDM, ASDP, Pelindo, Bulog, Telkom, dan PLN.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyampaikan, konektivitas antarpulau memiliki peran strategis dalam kondisi tanggap darurat untuk memastikan bantuan dapat dimobilisasi secara cepat dan terkoordinasi.

“ASDP siap mengambil peran melalui konektivitas penyeberangan agar bantuan kemanusiaan dapat segera bergerak menuju wilayah yang membutuhkan. Kami ingin memastikan jalur transportasi dan armada penyeberangan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pemerintah dan masyarakat, mulai dari penanganan hingga proses pemulihan,” jelas Heru, Senin (17/8/2026).

KMP Ile Labalekan membawa tenda, karpet, perlengkapan medis dan obat-obatan, sembako, makanan dan minuman ringan, serta genset.

Sebanyak 92 orang turut dalam pelayaran, termasuk tiga dokter, petugas dari masing-masing instansi, dan satu pleton Brimob Polda NTT.

Dari sisi muatan kendaraan, kapal mengangkut dua unit Golongan II R-2, 6 unit Golongan IV Penumpang, 10 unit Golongan IV Barang, dua unit Golongan V Penumpang, enam unit Golongan V Barang, satu unit Golongan VI Barang, dan lima unit Golongan VII.

Di sisi operasional, ASDP terus menyesuaikan layanan dengan perkembangan kondisi keselamatan pelayaran.

Berdasarkan Maklumat Pelayaran Kepala KSOP Kupang tertanggal 15 Agustus 2026, pelayaran pada 15–16 Agustus mengalami penundaan sebagai langkah preventif.

Hingga kini, tidak terdapat laporan kerusakan fasilitas pelabuhan maupun gangguan lintasan ASDP dampak gempa.

Penyesuaian jadwal dilakukan secara dinamis melalui koordinasi dengan BMKG, KSOP, dan KUPP. Penurunan volume penumpang turut terjadi, sementara penundaan keberangkatan berdampak pada antrean kendaraan di sejumlah titik.

“Pada lintasan yang dinyatakan aman, layanan akan dipulihkan secara bertahap, dengan opsi penambahan trip maupun penyesuaian armada sesuai kebutuhan dan aspek keselamatan,” kata Heru.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menegaskan, penanganan bencana membutuhkan kolaborasi dan mobilisasi yang cepat.

“ASDP mendukung dari sisi konektivitas dan fasilitas penyeberangan agar bantuan dari berbagai pihak dapat segera menjangkau masyarakat di wilayah terdampak,” tutur Windy.

Dukungan mobilisasi bantuan juga akan dilanjutkan pada Senin (17/8). Sejumlah bantuan logistik tambahan direncanakan diberangkatkan menggunakan KMP Lakaan untuk mendukung mobilisasi dari Kupang menuju Ende.

ASDP berkomitmen menjaga armada, pelabuhan, dan sumber daya tetap siap mendukung penanganan serta percepatan pemulihan masyarakat NTT.

Bagi ASDP, setiap perjalanan dalam situasi bencana bukan sekadar memindahkan manusia dan barang, tetapi memastikan bantuan dapat bergerak melewati batas pulau dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan. (omy)

 

 

Baca Lainnya

Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal

6 Oktober 2026 - 17:04 WIB

BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85%

6 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private

6 Oktober 2026 - 14:35 WIB

ASDP Nyatakan Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

6 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Joumpa Masuk di Layanan wondr, BNI Perluas Ekosistem Perjalanan

6 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Hajatan FIFGROUP Pondok Gede Hadirkan Beragam Promo, Hiburan, dan Kegiatan Sosial untuk Masyarakat

4 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Apresiasi Pencapaian Prestasi Bank Jakarta oleh Kamaksi

4 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Viral Dugaan Penganiayaan Awak Kapal, KKP Amankan KM Maulana 23 di Laut Aru

4 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Menhub Dudy Dukung Rencana Transjakarta Laut, Utamakan Keselamatan

4 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Trending di ANJUNGAN