Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027 Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20%

ANJUNGAN

ASDP Perkuat Layanan Jelang Tahun Baru

badge-check


 ASDP Perkuat Layanan Jelang Tahun Baru Perbesar

Wartatrans.com, BANYUWANGI – Turut memastikan kelancaran dan keselamatan layanan penyeberangan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Pelabuhan Ketapang, Senin (29/12/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan dan pemangku kepentingan terkait, antara lain Direktur Teknik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Nana Sutisna, General Manager ASDP Cabang Ketapang Ardhi Ekapaty, Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, Kakasar Surabaya Nanang Sigit, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, serta unsur TNI/Polri dan instansi teknis lainnya.

Syafii menilai, layanan penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk hingga saat ini telah terencana dan berjalan dengan baik.

“Kami melihat tidak ada persoalan berarti dalam operasional penyeberangan selama Nataru. Namun demikian, penyamaan persepsi dan kolaborasi lintas sektor tetap menjadi kunci, dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama,” tuturnya.

Penilaian tersebut sejalan dengan prinsip layanan yang selama ini dipegang ASDP.

Direktur Teknik ASDP Nana Sutisna menegaskan bahwa layanan penyeberangan yang optimal hanya dapat terwujud melalui komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Keikhlasan dalam melayani, semangat kolaboratif, pengambilan keputusan berbasis data, koordinasi dan komunikasi yang solid, inovasi berkelanjutan, hingga perilaku positif di setiap lini pelayanan menjadi fondasi utama kami,” ungkap Nana.

Untuk puncak arus jelang malam Tahun Baru diprediksi terjadi pada Senin (29/12) dan Selasa (30/12).

Untuk memastikan kelancaran arus penyeberangan selama Nataru, di lintasan Ketapang-Gilimanuk disiagakan 55 kapal dan 17 dermaga yang siap beroperasi di lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Pola operasi diterapkan secara dinamis sesuai kondisi lapangan, dengan pengoperasian 28 kapal pada kondisi normal dan ditingkatkan hingga 34 kapal saat kepadatan tinggi.

“Upaya ini diperkuat dengan penerapan metode Tiba Bongkar Berangkat (TBB) guna mempercepat perputaran kapal dan meminimalkan waktu tunggu pengguna jasa,” kata dia.

ASDP juga aktif berkontribusi dalam mitigasi risiko cuaca ekstrem.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya kewaspadaan jangka panjang terhadap potensi hidrometeorologi.

“Berdasarkan data BMKG Juanda, intensitas hujan diperkirakan meningkat hingga tiga kali lipat pada Januari. Karena itu, koordinasi seperti ini sangat penting untuk memastikan kesiapsiagaan bersama,” katanya.

Sebagai langkah antisipatif, ASDP menerapkan delaying system dengan menyiapkan buffer zone di sejumlah titik strategis, yakni kawasan Grand Watudodol dan TerminalSritanjung di Pelabuhan Ketapang, serta wilayah Cekik dan Terminal Bus di Pelabuhan Gilimanuk, guna menjaga kelancaran arus kendaraan menuju pelabuhan.

Sementara itu, data Posko Ketapang mencatat bahwa pada H+3 Nataru (periode 28 Desember pukul 00.00–23.59 WIB) terdapat 219 trip penyeberangan dari Jawa menuju Bali. Jumlah penumpang tercatat 28.489 orang atau naik 2,4 persen dibandingkan tahun lalu.

Total kendaraan yang menyeberang mencapai 7.533 unit atau meningkat 14,2 persen, terdiri dari 2.167 sepeda motor, 3.094 kendaraan roda empat, 1.945 truk, dan 327 bus. Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+3, total penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang mencapai 322.084 orang, dengan total kendaraan 89.328 unit.

Melalui kesiapan armada, infrastruktur, dan sinergi lintas sektor, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan penyeberangan yang andal, aman, dan nyaman, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan Nataru dengan pengalaman yang optimal. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

1 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Transjakarta Laut Disiapkan, 3 Pulau Jadi Terminal Utama Juni 2027

1 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

Wow, 6.082 Truk Menyeberang dalam 3 Hari di Lintasan Ketapang-Gilimanuk

30 September 2026 - 10:34 WIB

53 PPNS Ditjen Perhubungan Laut Dilantik

30 September 2026 - 07:41 WIB

KRI Sriwijaya-100 Akan Dimodernisasi

30 September 2026 - 05:11 WIB

Pelindo Solusi Digital dan Surveyor Indonesia Perkuat Kolaborasi Digital untuk Ekosistem Maritim

29 September 2026 - 23:07 WIB

Perkuat Ekonomi Pesisir, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026

29 September 2026 - 23:00 WIB

Pelindo Group Wilayah Makassar Sambut Hari Pelindo Lewat Turnamen Padel

28 September 2026 - 21:48 WIB

ASDP Optimalkan 26 Kapal, Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

28 September 2026 - 21:05 WIB

Trending di ANJUNGAN