Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

ANJUNGAN

ASDP Perkuat Layanan Jelang Tahun Baru

badge-check


 ASDP Perkuat Layanan Jelang Tahun Baru Perbesar

Wartatrans.com, BANYUWANGI – Turut memastikan kelancaran dan keselamatan layanan penyeberangan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Pelabuhan Ketapang, Senin (29/12/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan dan pemangku kepentingan terkait, antara lain Direktur Teknik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Nana Sutisna, General Manager ASDP Cabang Ketapang Ardhi Ekapaty, Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, Kakasar Surabaya Nanang Sigit, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, serta unsur TNI/Polri dan instansi teknis lainnya.

Syafii menilai, layanan penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk hingga saat ini telah terencana dan berjalan dengan baik.

“Kami melihat tidak ada persoalan berarti dalam operasional penyeberangan selama Nataru. Namun demikian, penyamaan persepsi dan kolaborasi lintas sektor tetap menjadi kunci, dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama,” tuturnya.

Penilaian tersebut sejalan dengan prinsip layanan yang selama ini dipegang ASDP.

Direktur Teknik ASDP Nana Sutisna menegaskan bahwa layanan penyeberangan yang optimal hanya dapat terwujud melalui komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Keikhlasan dalam melayani, semangat kolaboratif, pengambilan keputusan berbasis data, koordinasi dan komunikasi yang solid, inovasi berkelanjutan, hingga perilaku positif di setiap lini pelayanan menjadi fondasi utama kami,” ungkap Nana.

Untuk puncak arus jelang malam Tahun Baru diprediksi terjadi pada Senin (29/12) dan Selasa (30/12).

Untuk memastikan kelancaran arus penyeberangan selama Nataru, di lintasan Ketapang-Gilimanuk disiagakan 55 kapal dan 17 dermaga yang siap beroperasi di lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Pola operasi diterapkan secara dinamis sesuai kondisi lapangan, dengan pengoperasian 28 kapal pada kondisi normal dan ditingkatkan hingga 34 kapal saat kepadatan tinggi.

“Upaya ini diperkuat dengan penerapan metode Tiba Bongkar Berangkat (TBB) guna mempercepat perputaran kapal dan meminimalkan waktu tunggu pengguna jasa,” kata dia.

ASDP juga aktif berkontribusi dalam mitigasi risiko cuaca ekstrem.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya kewaspadaan jangka panjang terhadap potensi hidrometeorologi.

“Berdasarkan data BMKG Juanda, intensitas hujan diperkirakan meningkat hingga tiga kali lipat pada Januari. Karena itu, koordinasi seperti ini sangat penting untuk memastikan kesiapsiagaan bersama,” katanya.

Sebagai langkah antisipatif, ASDP menerapkan delaying system dengan menyiapkan buffer zone di sejumlah titik strategis, yakni kawasan Grand Watudodol dan TerminalSritanjung di Pelabuhan Ketapang, serta wilayah Cekik dan Terminal Bus di Pelabuhan Gilimanuk, guna menjaga kelancaran arus kendaraan menuju pelabuhan.

Sementara itu, data Posko Ketapang mencatat bahwa pada H+3 Nataru (periode 28 Desember pukul 00.00–23.59 WIB) terdapat 219 trip penyeberangan dari Jawa menuju Bali. Jumlah penumpang tercatat 28.489 orang atau naik 2,4 persen dibandingkan tahun lalu.

Total kendaraan yang menyeberang mencapai 7.533 unit atau meningkat 14,2 persen, terdiri dari 2.167 sepeda motor, 3.094 kendaraan roda empat, 1.945 truk, dan 327 bus. Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+3, total penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang mencapai 322.084 orang, dengan total kendaraan 89.328 unit.

Melalui kesiapan armada, infrastruktur, dan sinergi lintas sektor, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan penyeberangan yang andal, aman, dan nyaman, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan Nataru dengan pengalaman yang optimal. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

KM Bunda Maria Kandas di Perairan Paceda, Seluruh Penumpang Selamat dan Berhasil Dievakuasi

15 Agustus 2026 - 08:02 WIB

PTP Nonpetikemas Edukasi Perkuat Budaya Safety Driving di Terminal Kijing

15 Agustus 2026 - 07:34 WIB

PELNI dan Jamdatun Kembali Perkuat Sinergi

14 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Trending di ANJUNGAN