Menu

Mode Gelap
ASDP Salurkan Rp1 Miliar, Dukung Penguatan Infrastruktur Desa Adat Bali Kapolres Lhokseumawe Uji Layanan Darurat 110 Saat Beri Kuliah Umum di UIN Sultanah Nahrasiyah Rem blong, Diduga Hilang Kendali, Truk Fuso Bermuatan Semen Tewaskan Lansia di Timang Gajah Dukung Target Nasional 2060, KAI Luncurkan Strategi Net Zero Emission Catatan Iwan Piliang: Jejak Inspiratif Irwan Mussry Tingkatkan Kedisiplinan, KAI Services Gelar Pembinaan Security LRT Jabodebek

EKOBIS

ASDP Salurkan Rp1 Miliar, Dukung Penguatan Infrastruktur Desa Adat Bali

badge-check


 Penyerahan simbolis bantuan ASDP untuk Desa Adat Bali Perbesar

Penyerahan simbolis bantuan ASDP untuk Desa Adat Bali

Wartatrans.com, BALI – Desa adat tetap menjadi jantung kehidupan masyarakat Bali di tengah derasnya arus modernisasi.

Dari ruang-ruang komunal inilah tradisi diwariskan, nilai gotong royong dipelihara, dan identitas budaya Bali terus tetap hidup lintas generasi.

Menyadari peran strategis desa adat sebagai penjaga warisan budaya sekaligus penguat solodaritas sosial masyarakat, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyalurkan bantuan sarana dan prasarana senilai lebih dari Rp1 miliar, Rabu (10/6/2026).

Bantuan tersebut menjadi bentuk komitmen ASDP dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkuat fasilitas yang menunjang aktivitas keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan di berbagai desa adat di Bali.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan, pelestarian budaya tidak cukup hanya dijaga melalui nilai dan tradisi, tetapi juga perlu didukung oleh infrastruktur yang memadai agar dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Desa adat bukan hanya institusi sosial yang menjaga tradisi dan kearifan lokal, tetapi juga menjadi pusat kehidupan masyarakat yang memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong. Karena itu, kami berkomitmen turut mendukung keberlanjutan desa adat melalui penyediaan sarana dan prasarana yang dapat menunjang aktivitas keagamaan, sosial, dan budaya masyarakat,” tutur Heru.

Bantuan yang disalurkan ASDP, dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pembangunan dan perbaikan fasilitas desa adat, mulai dari renovasi dan penguatan sarana pura hingga betonisasi jalan di lingkungan desa adat.

Program ini menjangkau sejumlah wilayah di Bali dan diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat, mendukung kelancaran kegiatan keagamaan, serta memperkuat fungsi fasilitas umum yang menjadi bagian penting dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat adat.

Momentum penyaluran bantuan ini juga bertepatan dengan rangkaian perayaan Hari Raya Galungan, salah satu momentum sakral bagi umat Hindu di Bali.

Dengan sarana dan prasarana yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat menjalankan berbagai aktivitas adat dan keagamaan dengan lebih nyaman, aman, dan khidmat.

Lebih dari itu, dukungan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga keberlangsungan tradisi serta nilai-nilai luhur yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Warisan Budaya

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale mengatakan, program bantuan sarana dan prasarana desa adat ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui pelestarian warisan budaya dan penguatan komunitas lokal.

“Kami meyakini, pembangunan berkelanjutan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga mencakup upaya menjaga warisan budaya serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Melalui dukungan kepada desa adat dan pura, kami ingin berkontribusi dalam menciptakan komunitas yang inklusif, tangguh, dan tetap mampu melestarikan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas bangsa,” ungkap Windy.

Sebagai perusahaan yang menghubungkan pulau-pulau di Indonesia, ASDP terus berkomitmen menghadirkan manfaat yang melampaui layanan transportasi penyeberangan.

Melalui berbagai program tanggung jawab sosial yang berorientasi pada keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat, ASDP berupaya memastikan kehadirannya turut memberikan dampak positif bagi pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi di berbagai daerah, sejalan dengan perannya sebagai penghubung Nusantara. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Catatan Iwan Piliang: Jejak Inspiratif Irwan Mussry

11 Juni 2026 - 20:34 WIB

Jasa Raharja Bali dan Polda Bali Tingkatkan Sinergi, Perkuat Kepatuhan dan Layanan

11 Juni 2026 - 20:02 WIB

Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 Digelar 11 Juni – 12 Juli 2026 di JIExpo Kemayoran

11 Juni 2026 - 19:35 WIB

Gandeng Pengemudi Ojol, Jasa Raharja Bali Sosialisasi Fitur Lapor Laka

11 Juni 2026 - 18:59 WIB

PELNI Komitmem Wujudkan Ruang Kerja Aman dan Inklusif

11 Juni 2026 - 16:09 WIB

Angkutan Penyeberangan Tertekan Rupiah Melemah, Minta Penyesuaian Tarif

11 Juni 2026 - 15:58 WIB

Rute Baru Gold Star Line Tambah Direct Connectivity IPC TPK ke Tiongkok Selatan

11 Juni 2026 - 12:32 WIB

EAZI Percepat Layanan Kapal, TPK Nilam Raih Rekor Arus Petikemas Tertinggi Tahun 2026

10 Juni 2026 - 21:59 WIB

Ombudsman RI Apresiasi Pelayanan Publik Pelindo di Makassar, Dorong Penguatan Budaya Antimaladministrasi

10 Juni 2026 - 21:49 WIB

IPCC Perkuat Kinerja Sepanjang Tahun 2025 Melalui Transformasi Operasi, Ekspansi Terukur, dan Keberlanjutan

10 Juni 2026 - 21:35 WIB

Trending di ANJUNGAN