Menu

Mode Gelap
Green SM Perbesar Bisnis Fleet EV, 500 Limo Green Masuk Jakarta Personel ASDP Lintas Cabang Ikuti Sertifikasi Kesiapsiagaan Darurat Buntut OTT KPK Di Kantor ATR/BPN Cibinong , HPPMI Dan LIRA Gelar Syukuran Serta Potong Domba.  SCI Gelar IEO 2027, Bahas Proyeksi Pertumbuhan Transportasi dan Pergudangan Bhutan Bersiap Gelar Bathing Carnival Bhutan Kedua di Telung, PemaGathsel KRL Jabodetabek Kembali Layani 1.065 Perjalanan, Empat Jadwal Bogor Dipulihkan

ANJUNGAN

Bidik Rute Baru LDF Jakarta-Malahayati, ASDP-Pemprov Aceh Perkuat Jalur Strategis Logistik

badge-check


 Wadirut ASDP dan Sekda Aceh Perbesar

Wadirut ASDP dan Sekda Aceh

Wartatrans.com, JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat perannya sebagai tulang punggung konektivitas antarpulau nasional di tengah tuntutan distribusi logistik yang semakin cepat, efisien, dan terintegrasi.

Untuknya, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemerintah Aceh terkait pengoperasian lintasan penyeberangan Jakarta–Malahayati Aceh sebagai jalur strategis baru di wilayah barat Indonesia.

Penandatanganan kerja sama dilakukan Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir bersama Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano  di Kantor Pusat ASDP, Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

Hadir jajaran Pemerintah Aceh, direksi, serta manajemen ASDP sebagai simbol kuat sinergi pemerintah daerah dan BUMN transportasi nasional dalam memperkuat konektivitas maritim Indonesia.

Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano menegaskan, pengembangan lintasan Jakarta–Malahayati bukan sekadar membuka rute baru, melainkan bagian dari transformasi layanan ASDP dalam memperkuat ekosistem Long Distance Ferry (LDF) yang lebih efisien, modern, dan terintegrasi.

“Lintasan ini diharapkan menjadi katalis penguatan distribusi logistik nasional sekaligus membuka peluang pertumbuhan perdagangan, pariwisata, dan ekonomi Aceh maupun kawasan barat Indonesia lainnya secara lebih luas,” ungkap Yossi.

Melalui kolaborasi strategis tersebut, ASDP dan Pemerintah Aceh akan mengembangkan layanan penyeberangan secara berkelanjutan.

Mulai dari pengoperasian dan pengelolaan armada kapal, penetapan tarif sesuai regulasi, pengembangan fasilitas pelabuhan pendukung, promosi pasar pengguna jasa, hingga peningkatan standar keselamatan dan kualitas pelayanan transportasi penyeberangan.

Penguatan Konektivitas Logistik Nasional

Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir menyampaikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan kerja sama guna membuka akses transportasi laut yang terjangkau melalui layanan kapal ferry RoRo.

“Sinergi antara Pemerintah Aceh dan ASDP menjadi langkah penting untuk memastikan agenda pembangunan daerah berjalan selaras dengan penguatan konektivitas nasional,” ujarnya.

Kerja sama ini akan membuka berbagai peluang pengembangan baru yang dapat terus dievaluasi dan diperluas demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih komprehensif di masa mendatang.

Pengembangan layanan LDF juga sejalan dengan arah transformasi bisnis ASDP dalam menghadirkan sistem transportasi logistik yang lebih kompetitif.

Skema distribusi berbasis penyeberangan jarak jauh dinilai mampu meningkatkan efisiensi biaya distribusi, memangkas waktu tempuh logistik, serta mendorong efektivitas operasional secara keseluruhan.

Yossi menambahkan, langkah tersebut merupakan kontribusi nyata ASDP dalam mendukung arahan Presiden untuk menurunkan biaya logistik nasional menjadi 8 persen melalui sistem distribusi yang semakin efisien dan berdaya saing.

Saat ini, ASDP terus menjaga konektivitas wilayah Aceh melalui tiga lintasan penyeberangan utama, yakni Ulee Lheue–Balohan, Ulee Lheue–Lamteung, dan Ulee Lheue–Serapung dengan layanan armada KMP Aceh Hebat 2, KMP BRR, dan KMP Papuyu.

Sepanjang Januari hingga April 2026, ASDP Cabang Banda Aceh tercatat melayani 128.034 penumpang dan 63.428 kendaraan melalui ketiga lintasan tersebut.

Capaian ini menegaskan peran strategis transportasi penyeberangan dalam mendukung mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi logistik di Aceh.

“Ke depan, ASDP berkomitmen terus memperkuat konektivitas nasional melalui layanan transportasi penyeberangan yang modern, terintegrasi, dan berorientasi pada pelayanan publik serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tutup Yossi. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Personel ASDP Lintas Cabang Ikuti Sertifikasi Kesiapsiagaan Darurat

21 September 2026 - 16:41 WIB

SCI Gelar IEO 2027, Bahas Proyeksi Pertumbuhan Transportasi dan Pergudangan

21 September 2026 - 14:37 WIB

Tata Terminal LNG Benoa, Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi di Bali

21 September 2026 - 10:52 WIB

Melalui Pertukaran Data ADS-B, AirNav dan CAAS Perkuat Layanan Lintas FIR

21 September 2026 - 10:41 WIB

Penyebab Kecelakaan Virgo Transport 8 Perlu Dibuktikan Secara Menyeluruh

21 September 2026 - 10:12 WIB

Menuju Go Live, Pelindo Solusi Digital Gandeng ASDEKI Perkuat Integrasi Layanan Digital Pelabuhan dan Hinterland

21 September 2026 - 09:46 WIB

Perkuat Tata Kelola & Kepatuhan, PT Federal International Finance Raih Sertifikasi ISO 37301:2021

21 September 2026 - 09:39 WIB

PELNI Gelar Fleet Safety Excellence Award 2026

20 September 2026 - 16:42 WIB

Kemenhub Perkuat Kesiapan Awak Kapal PELNI Hadapi Situasi Darurat

20 September 2026 - 16:34 WIB

Kinerja 2025 Moncer, Pelindo Naik 3 Peringkat di Fortune Indonesia 100

20 September 2026 - 13:49 WIB

Trending di ANJUNGAN