Wartatrans.com, JAKARTA – Rencana penyelenggaraan pameran kartun bertajuk “Ja Kartun” yang diinisiasi oleh Media Online Wartatrans bersama (AKI) mendapat sambutan positif dari . Dukungan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (17/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Chris dan Rivai dari Bidang Pemanfaatan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menyampaikan bahwa pelaksanaan pameran “Ja Kartun” berpeluang diselenggarakan pada Sabtu, 20 Juni 2026, bertepatan dengan kegiatan budaya yang telah dijadwalkan oleh Dinas Kebudayaan di kawasan , Jakarta Selatan.

“Setelah mendapat arahan pimpinan, pada tanggal 20 Juni 2026 kami memiliki agenda Lenggok Jakarta yang akan dilaksanakan di Taman Bendera Pusaka atau Taman Ayodya. Kegiatan pameran kartun ini berpotensi untuk disinergikan dengan agenda tersebut,” ujar Chris dalam pertemuan daring tersebut.
Sebelumnya, panitia penyelenggara “Ja Kartun” juga telah melakukan audiensi langsung dengan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta. Rombongan diterima oleh , yang saat ini bertugas di lingkungan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.
Audiensi tersebut dipimpin oleh selaku Koordinator dan Penanggung Jawab kegiatan. Dalam kesempatan itu, Putra Gara memaparkan konsep pameran “Ja Kartun” yang dirancang sebagai ruang ekspresi para kartunis sekaligus media edukasi publik melalui karya seni visual.
Menurut Putra Gara, pameran ini akan menghadirkan berbagai karya kartun yang mengangkat tema Jakarta dari berbagai sudut pandang, mulai dari sejarah perkembangan kota, kekayaan budaya Betawi, kehidupan sosial masyarakat perkotaan, hingga transformasi Jakarta menuju kota global yang modern dan berdaya saing.
“Melalui pameran Ja Kartun, kami ingin menghadirkan karya-karya kartun yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan edukatif, kritik sosial yang konstruktif, serta memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Jakarta dan budayanya,” ujarnya.
Selain menjadi ajang apresiasi seni kartun, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempertemukan para kartunis, seniman, komunitas kreatif, pelajar, serta masyarakat umum dalam satu ruang interaksi budaya yang inklusif. Kehadiran pameran tersebut dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan seni dan budaya di ruang publik.
Panitia saat ini terus melakukan koordinasi dengan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta untuk mematangkan konsep kegiatan, teknis pelaksanaan, serta partisipasi para kartunis dari berbagai daerah. Jika terealisasi sesuai rencana, “Ja Kartun” akan menjadi salah satu agenda seni rupa yang turut meramaikan rangkaian kegiatan budaya Jakarta pada Juni 2026.
Pameran ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi para kartunis Indonesia untuk menampilkan kreativitasnya sekaligus memperkuat peran kartun sebagai media komunikasi budaya, pendidikan, dan refleksi sosial di tengah perkembangan kehidupan perkotaan Jakarta yang semakin dinamis.*** (Septi)































