Menu

Mode Gelap
GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari Hari Kemerdekaan! Ongkos Cuma Rp8 Naik MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL dan Busway Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

PERISTIWA

Eksplorasi Karya Seni Rupa Putra Gara Menurut Tiara

Avatar photobadge-check


 Eksplorasi Karya Seni Rupa Putra Gara Menurut Tiara Perbesar

BT. JAKARTA — Riwayat eksplorasi karya Gara sudah cukup bervariasi; dari aliran Hendra Gunawanisme hingga sampai di aliran sang maestro Belanda Vincent van Gogh, tertuang dalam goresan warna karya Putra Gara.

Hal itu diungkapkan Tiara “Nostradamus” Mba, seorang Therapis Art saat diskusi dengan Putra Gara di Galeri Darmin Kopi, Duren Tiga – Jakarta Selatan, saat mempersiapkan pameran lukisan tungkal ke-2 Gara yang mengambil tema Warna Rupa Putra Gara.

“Dari beberapa karya yang dipamerkan kali ini, bertemakan kisah manis di tempat pembuangan sampah, goresan kasar seolah bertabrakan striking dengan hamparan warna-warni cat air dan minyak yang seolah menyajikan alunan melodi rock n roll,” ungkap Tiara.

Pernyataan Tiara  sepintas terdengar brutal namun bila mampu menikmati hitungan nada iramanya bisa menjadi simfoni indah yang pecah!

“Saya banyak melihat gairah Gara dalam berkarya terus berubah-ubah. Iya seperti tidak pernah puas dengan warna gayanya. Satu sisi kadang realis, sisi yang lain ekspresionis. Bahkan terlihat juga gaya dekoratif kartunal,” kata Tiara.

Menurut Tiara, dilihat dari gayanya lukisan Gara memang tak pernah stag pada satu titik aliran. Dia seakan memiliki pemikiran dan pemahamannya sendiri.

“Mungkin seperti namanya Gara – menyala – ia terus bergerak berkarya, demi mencapai titik klimaks pencapaiannya. Apa pun itu, selamat untuk Putra Gara,” tutup Tiara. ***

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari

17 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe

16 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

16 Agustus 2026 - 21:55 WIB

3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops

16 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata

16 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT

16 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Penanganan Bencana Lambat, Hasil Bumi Dikeruk, Tapi Butir MoU Tidak Pernah Diselesaikan Pemerintah Pusat. Aceh Sudah Muak!

16 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun

16 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Trending di RAGAM