Menu

Mode Gelap
BKKP-Institusi Pendidikan Maritim Perkuat Sinergi Upacara Hari Ke-80 Bhayangkara di Jakarta Utara Berlangsung Khidmat, Perkuat Sinergitas Polri Bersama TNI, Pemerintah, dan Masyarakat Kepala BNN RI Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025 Yayasan HAkA Dampingi Perempuan Beutong Bersatu Bangun Kemandirian Ekonomi Pemko Subulussalam Dikritik: Ikut Kegiatan APEKSI di Medan di Tengah Keterbatasan Anggaran

WISATA

Gunung Padang Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Prasejarah Unggulan Jawa Barat

badge-check


 Gunung Padang Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Prasejarah Unggulan Jawa Barat Perbesar

Wartatrans.com, CIANJUR — Situs megalitikum Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, tengah memasuki fase baru pengembangan sebagai destinasi wisata prasejarah unggulan Jawa Barat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan pemugaran dengan pendekatan kehati-hatian untuk menata ulang struktur situs agar bentuk aslinya semakin terbaca, tanpa menghilangkan karakter purba yang melekat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Iendra Sofyan, mengatakan pemugaran Gunung Padang tidak semata bertujuan mempercantik kawasan, melainkan memperkuat fungsi edukasi dan pelestarian. “Kami ingin menghadirkan pemahaman yang utuh tentang situs ini kepada publik, tanpa mengorbankan nilai arkeologisnya,” kata Iendra.

Salah satu penguatan utama adalah rencana pembangunan Museum Megalitikum Gunung Padang. Museum tersebut dirancang sebagai pusat interpretasi sejarah dan arkeologi, sekaligus menjadi prototipe pemahaman situs megalitikum Nusantara secara komprehensif. Selain itu, Pemprov Jawa Barat juga menjadwalkan pembenahan sistem drainase kawasan pada 2026 untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung dan keberlanjutan lingkungan situs.

Pengembangan Gunung Padang juga akan diintegrasikan dengan konsep wisata berbasis kereta api bertajuk TrainCation. Melalui kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), wisatawan nantinya dapat menikmati perjalanan tematik menggunakan KA JakaLalana yang terhubung melalui Stasiun Lampegan. Konsep ini diharapkan menghadirkan pengalaman wisata sejarah sejak perjalanan menuju lokasi.

Agar pengembangan berjalan optimal, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat mendorong Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk berperan aktif. Dukungan tersebut meliputi penyiapan sumber daya manusia pariwisata, transportasi pendukung, peningkatan akses infrastruktur, hingga pengembangan daya tarik wisata lain di sekitar kawasan Gunung Padang.

Di tengah meningkatnya perhatian publik, pemerintah kembali menegaskan posisi ilmiah Gunung Padang. Berdasarkan hasil kajian arkeologis dan ekskavasi, situs ini dipastikan bukan piramida, melainkan punden berundak—bentuk bangunan megalitikum khas Nusantara yang pada masa lalu digunakan untuk aktivitas ritual masyarakat kuno.

Dengan berbagai rencana pengembangan tersebut, Gunung Padang kini tidak hanya berbicara tentang masa lalu, tetapi juga tentang upaya menghadirkan sejarah dalam bentuk pengalaman wisata yang edukatif, berkelanjutan, dan bermakna bagi generasi masa kini.*** (Daus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

InJourney Percepat Konsolidasi Hotel BUMN, Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional

27 Juni 2026 - 12:28 WIB

HUT Jakarta Ke-499: Ancol Hingga Ragunan Gratis, Transportasi & Antrian Jadi Ujian

21 Juni 2026 - 23:22 WIB

Wow, Indonesia Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia

20 Juni 2026 - 05:47 WIB

Scoot Membawa Pengalaman Baru untuk Wisatawan Melalui Kolaborasi Spider-Man: Brand New Day

19 Juni 2026 - 06:24 WIB

Tahun 2027, Kemenpar Fokus Perkuat Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

17 Juni 2026 - 16:32 WIB

Hari Purbakala ke-113, Warga Borobudur Napak Tilas Sejarah dan Rawat Warisan Budaya

15 Juni 2026 - 00:42 WIB

Lewat Sales Mission 2026, Kemenpar Perkuat Promosi di India

12 Juni 2026 - 14:59 WIB

Laporan Dugaan PHK di Kebun Raya Bogor Dibantah Manajemen, Sebut Pekerja Berstatus Harian Lepas

12 Juni 2026 - 08:57 WIB

Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 Digelar 11 Juni – 12 Juli 2026 di JIExpo Kemayoran

11 Juni 2026 - 19:35 WIB

Wamenpar Sebut Pengelolaan Sampah Pengaruhi Daya Saing Pariwisata Bali

10 Juni 2026 - 10:19 WIB

Trending di WISATA