Menu

Mode Gelap
KAI Daop 1 Jakarta Buka Lomba Fotografi HUT ke-81, Pendaftaran hingga 21 September LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8.000 Berlaku 8 Hari Semakin Ramah Lingkungan, KAI Gunakan 68.501 Bantalan Sintetis untuk Dukung Keandalan Jalur Rel Catatan Halimah Munawir: Sumur yang Tak Pernah Kering KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas Dirut KAI Services Bekali Mahasiswa UNY soal Kepemimpinan dan Kesiapan Masuk Dunia Kerja

JALUR

Halte Universitas Pancasila Rampung Direvitalisasi

badge-check


 Wagub DKI Jakarta sapa pengguna halte UP Perbesar

Wagub DKI Jakarta sapa pengguna halte UP

Wartatrans.com, JAKARTA – Halte Universitas Pancasila (UP), Jagakarsa, Jakarta Selatan, kembali beroperasi Selasa (15/9/2026) setelah rampung direvitalisasi sejak 22 Juni 2026.

Penataan dilakukan untuk mengatasi kepadatan penumpang sekaligus memperbaiki konektivitas dengan Stasiun UP.

Halte tersebut kini melayani lima rute Transjakarta, yakni 4B, 9H, D21, JAK.44, dan JAK.64. Pada jam sibuk, headway rute 4B, 9H, dan D21 sekitar 10 menit, sedangkan JAK.44 dan JAK.64 sekitar lima menit.

Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan, revitalisasi bukan sekadar perbaikan fasilitas.

Dalam keterangan resmi Transjakarta, Selasa (15/9/2026), Welfizon menyatakan, “Revitalisasi Halte Universitas Pancasila ini bukan sekadar perbaikan fisik semata, melainkan bagian dari upaya kami dalam menghadirkan ekosistem transportasi publik yang terintegrasi, aman, dan nyaman.”

Persoalan berikutnya adalah koneksi menuju stasiun.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut, pemerintah menyiapkan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan halte dengan Stasiun UP dan ditargetkan terealisasi pada 2028.

“Ini untuk meminimalisir kemacetan dan meningkatkan keamanan serta kenyamanan pengguna angkutan umum yang lalu lalang dari halte ke stasiun maupun sebaliknya,” kata Rano saat meresmikan halte.

Nilai investasi revitalisasi Halte UP belum dipublikasikan. Sebagai benchmark, program revitalisasi sekitar 45 halte Transjakarta sebelumnya menelan Rp600 miliar, atau rata-rata sekitar Rp13,3 miliar per halte.

Bagi kawasan Lenteng Agung, keberhasilan investasi tersebut pada akhirnya akan terlihat dari kemampuan mengurangi waktu perpindahan, meningkatkan keselamatan, dan memperlancar mobilitas mahasiswa, pekerja, serta aktivitas ekonomi yang bergantung pada transportasi publik.

Rano juga menyempatkan berbincang dengan masyarakat yang tengah berada di Halte UP. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

Program BERKAH, Grab Berangkatkan 105 Mitra Pengemudi Ibadah Umrah

15 September 2026 - 10:54 WIB

Hubungkan Kampus dan Kota Manado, DAMRI Dukung Mobilitas Taruna Poltekpel-Sulawesi Utara

15 September 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-18, KAI Commuter Layani 1,4 Juta Pengguna Setiap Hari di 213 Stasiun

15 September 2026 - 08:58 WIB

Ini Perusahaan masuk 10 Besar Terekam Pelanggaran ODOL

14 September 2026 - 15:38 WIB

Jalan Sejajar Rel Ditargetkan Selesai Dibangun 2027, Simpang Volvo Pasar Minggu Ditutup

14 September 2026 - 14:15 WIB

Sebulan Uji Coba ETLE Hub Menuju Zero ODOL, Kemenhub: 72.236 Kendaraan Angkutan Barang Terdeteksi Melanggar

14 September 2026 - 13:52 WIB

Jelang 500 Tahun Jakarta, 848 Rumah Ungkap Potret Tantangan Hunian Layak

14 September 2026 - 07:01 WIB

Jasa Marga Kembangkan Ekosistem di Jalan Tol, Capex 2026 Rp12 Triliun

13 September 2026 - 18:24 WIB

Gempa di Kepulauan Seribu, BMKG: Guncangan Jauh Hingga Ratusan KM

12 September 2026 - 08:30 WIB

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

Trending di ANJUNGAN