Wartatrans.com, JAKARTA – Halte Universitas Pancasila (UP), Jagakarsa, Jakarta Selatan, kembali beroperasi Selasa (15/9/2026) setelah rampung direvitalisasi sejak 22 Juni 2026.
Penataan dilakukan untuk mengatasi kepadatan penumpang sekaligus memperbaiki konektivitas dengan Stasiun UP.

Halte tersebut kini melayani lima rute Transjakarta, yakni 4B, 9H, D21, JAK.44, dan JAK.64. Pada jam sibuk, headway rute 4B, 9H, dan D21 sekitar 10 menit, sedangkan JAK.44 dan JAK.64 sekitar lima menit.
Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan, revitalisasi bukan sekadar perbaikan fasilitas.
Dalam keterangan resmi Transjakarta, Selasa (15/9/2026), Welfizon menyatakan, “Revitalisasi Halte Universitas Pancasila ini bukan sekadar perbaikan fisik semata, melainkan bagian dari upaya kami dalam menghadirkan ekosistem transportasi publik yang terintegrasi, aman, dan nyaman.”
Persoalan berikutnya adalah koneksi menuju stasiun.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut, pemerintah menyiapkan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan halte dengan Stasiun UP dan ditargetkan terealisasi pada 2028.
“Ini untuk meminimalisir kemacetan dan meningkatkan keamanan serta kenyamanan pengguna angkutan umum yang lalu lalang dari halte ke stasiun maupun sebaliknya,” kata Rano saat meresmikan halte.
Nilai investasi revitalisasi Halte UP belum dipublikasikan. Sebagai benchmark, program revitalisasi sekitar 45 halte Transjakarta sebelumnya menelan Rp600 miliar, atau rata-rata sekitar Rp13,3 miliar per halte.
Bagi kawasan Lenteng Agung, keberhasilan investasi tersebut pada akhirnya akan terlihat dari kemampuan mengurangi waktu perpindahan, meningkatkan keselamatan, dan memperlancar mobilitas mahasiswa, pekerja, serta aktivitas ekonomi yang bergantung pada transportasi publik.
Rano juga menyempatkan berbincang dengan masyarakat yang tengah berada di Halte UP. (Artha Tidar)































