Menu

Mode Gelap
Efisiensi Anggaran, Pemkot Depok Alihkan Insentif Bimroh ke Guru Ngaji Transaksi Access by KAI Capai 8,1 Juta di Triwulan I 2026, Kuasai Mayoritas Penjualan Tiket KAI Cuaca Ekstrem di Utara Papua, Pelayanan KMP Mamberamo Foja Dialihkan KAI Services Buka Peluang UMKM Jual Produk di Kereta Api, Ini Syaratnya Transformasi Pengawasan Kendaraan ODOL melalui Digitalisasi Sejarah Komunitas Kartunis Indonesia: Dari Pakyo hingga Lahirnya Pakarti

RAGAM

Hanya Kijang “Mata Dewa 91” Mampu Tembus Nosar Pasca Banjir Bandang Takengon

badge-check


 Hanya Kijang “Mata Dewa 91” Mampu Tembus Nosar Pasca Banjir Bandang Takengon Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Pasca enam hari terjadinya bencana banjir bandang hidrometeorologi yang melanda wilayah Nosar, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, akses jalan menuju kampung tersebut masih terputus total. Dari puluhan kendaraan yang mencoba masuk, hanya satu kendaraan yang berhasil menerobos medan ekstrem pascabencana, yakni Toyota Kijang yang dikenal dengan nama “Mata Dewa 91”, dikemudikan oleh Junaidi Ariska.

Dalam perjalanan penuh risiko tersebut, Junaidi Ariska membawa hasil pertanian warga berupa bawang merah seberat 1 ton 200 kilogram dari Kampung Mude Nosar menuju Kota Takengon. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu ketahanan pangan masyarakat pascabencana, sekaligus agar hasil panen warga dapat dijual ke kota guna memenuhi kebutuhan pokok seperti beras dan logistik lainnya.

Sejak banjir bandang melanda, Kampung Nosar dan Mude Nosar terisolasi dari pusat kota. Tercatat terdapat sekitar 21 titik longsor di sepanjang jalur Takengon–Nosar. Titik-titik longsor tersebut tersebar mulai dari kawasan Hotel Renggali, One-One, Toweren, Kekil, Rawe, Kalang, hingga mencapai Kampung Mude Nosar. Kondisi jalan dipenuhi lumpur tebal, tanjakan terjal, dan badan jalan yang nyaris putus.

Si “Mata Dewa 91” siap menerobos jalan terjal.

Meski kendaraan yang digunakan bukan berpenggerak ganda (double gardan), Kijang Mata Dewa 91 berpenggerak 4×2 mampu menembus medan sulit tersebut. Tak hanya membawa hasil tani, kendaraan ini juga mengangkut bantuan berupa tenda dan logistik untuk warga terdampak banjir bandang.

Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk solidaritas nyata di tengah keterbatasan akses dan minimnya bantuan yang masuk ke wilayah terisolasi.

Di balik bencana ini, masyarakat meyakini tersimpan hikmah besar. Kampung Mude Nosar dikenal sebagai wilayah bersejarah, tempat bermukimnya tokoh agama besar yang disebut Syekh Utama, pendiri masjid awal di Takengon. Di kawasan ini juga terdapat makam Pangsebahi, dengan nama asli Khan, yang menjadi bagian penting dari sejarah awal kepemimpinan Takengon.

Warga berharap nilai sejarah dan status cagar budaya di wilayah Nosar dapat menjadi perhatian pemerintah dan pihak terkait, tidak hanya untuk pelestarian sejarah, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangkitkan kembali marwah Nosar dan membantu masyarakat bangkit pascabencana.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Efisiensi Anggaran, Pemkot Depok Alihkan Insentif Bimroh ke Guru Ngaji

13 April 2026 - 17:02 WIB

Dari Silaturahmi ke Strategi: FORWAN Mulai Bangun Arah Baru Organisasi

13 April 2026 - 09:33 WIB

Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

12 April 2026 - 20:48 WIB

Pemkot Semarang Tidak Melaksanakan WFH, Wamendagri Perintahkan untuk Memviralkan

12 April 2026 - 13:57 WIB

Semangat Kartini Di Cijeruk Bersama Halimah Munawir

11 April 2026 - 14:18 WIB

Kecelakaan Berulang di Silayur, Wali Kota Semarang Menyalahkan Tata Ruang dan Ujungnya Pengadaan Proyek

11 April 2026 - 12:28 WIB

Pelukis “Garis Liris” Titis Djabarudin Berpulang, Dunia Seni Kehilangan Sosok Puitik

11 April 2026 - 00:06 WIB

Pidie Jaya Kembali Terendam, Jalan Nasional Lumpuh

10 April 2026 - 20:38 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pascalebaran Lebih Terkendali

10 April 2026 - 13:07 WIB

Perkuat Ekosistem Logistik Nasional, Pelindo Dukung Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat

10 April 2026 - 12:58 WIB

Trending di ANJUNGAN