Menu

Mode Gelap
LRT Jabodebek Atasi Keluhan Nyamuk di Stasiun Dukuh Atas Art Spectrum Activity Hadirkan Talkshow dan Melukis Bersama Jakarta Jadi Rumah Mobil Listrik Nasional, Ruang Fiskal DKI Malah Susut Rp2 Triliun Perkuat Konsolidasi Dan Kaderisasi, DPD KNPI Kab Bogor Lantik 40 DPK KNPI periode 2026-2028 Akses Jalan Kute Reje Rusak Parah Pascalongsor, Warga Khawatir Terseret Arus Saat Musim Hujan Kemenhub dan Pelindo Siapkan Implementasi E-Pilotage di Empat Perairan Wajib Pandu

EKOBIS

Harga Kopi Gayo Mulai Pulih Pascabencana

badge-check


 Harga Kopi Gayo Mulai Pulih Pascabencana Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Harga kopi Gayo mulai kembali normal setelah sempat anjlok akibat longsor dan banjir yang melanda wilayah Takengon dan Kabupaten Bener Meriah pada akhir November 2025. Sejak bencana terjadi pada 27 November lalu, aktivitas jual beli kopi sempat tersendat akibat terputusnya akses jalan dan hujan deras yang berlangsung terus-menerus.

Kondisi tersebut membuat harga green bean kopi Gayo turun tajam hingga berada di kisaran Rp 90 ribu per kilogram di tingkat petani. Banyak petani tidak dapat pergi ke kebun karena jalan rusak, sementara kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) turut memperparah situasi di lapangan.

Kopi Gayo, cita rasa terbaik.

Tak hanya petani, para prosesor kopi Gayo juga menghadapi kendala serius. Curah hujan yang tinggi menyebabkan proses pascapanen tidak berjalan optimal. Sejumlah kopi dilaporkan rusak, baik di tingkat petani maupun di gudang penyimpanan.

Padahal, sebelum bencana longsor dan banjir terjadi, harga kopi Gayo sempat mencetak rekor tertinggi. Green bean kopi Gayo kala itu menembus harga Rp 160 ribu per kilogram di tingkat petani.

Memasuki awal Januari 2026, harga kopi Gayo mulai menunjukkan tren pemulihan. Pada Jumat, 3 Januari 2026, harga green bean di tingkat petani dilaporkan telah mencapai Rp 140 ribu per kilogram.

Seorang petani sekaligus pelaku pengolahan kopi Gayo memperkirakan harga masih berpotensi naik. Menurut dia, panen kopi saat ini semakin menipis, sementara permintaan terhadap kopi Gayo terus meningkat. “Kemungkinan besar harga akan terus naik,” ujarnya.*** (Kamaruzzaman)

Gerai kopi Gayo di Takengon.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jakarta Jadi Rumah Mobil Listrik Nasional, Ruang Fiskal DKI Malah Susut Rp2 Triliun

23 Juli 2026 - 21:54 WIB

Jalankan Program TJSL, ASDP Tanam 2.500 Mangrove di Pagimana Sulteng

23 Juli 2026 - 16:42 WIB

ASDP Turut Jaga Konektivitas di Wilayah 3T, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Banggai

23 Juli 2026 - 08:32 WIB

Sambut HUT Ke-81 RI, Ar Rahman Carpet & Interior Cibubur Beri Promo Kemerdekaan, Diskon Karpet Hingga 30 Persen

22 Juli 2026 - 22:34 WIB

Audi Perkuat Lini SUV Premium di GIIAS 2026, Persaingan Kendaraan Mewah Kian Sengit

22 Juli 2026 - 21:44 WIB

Konektivitas Makin Bernilai, TOD Sudah Jadi Magnet Baru Properti Jakarta

22 Juli 2026 - 21:39 WIB

Citilink Bersama Aqua Hadirkan Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

22 Juli 2026 - 18:46 WIB

Kembangkan Bandara Maleo Morowali, Kemenhub-Tiongkok Kerja Sama

22 Juli 2026 - 17:53 WIB

INSA dan SKK Migas Perkuat Sinergi

22 Juli 2026 - 17:22 WIB

Kinerja Positif Semester I 2026, Terminal Teluk Lamong Group Catat Pertumbuhan 13,3%

22 Juli 2026 - 14:17 WIB

Trending di ANJUNGAN