Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola dan Keunggulan Operasional, PELNI Terima 7 Sertifikat ISO BPSDMP Gelar Global Vocational Sinergy di Poltekpel Surabaya Blue Berry Untuk Kesehatan Tulang KAI Berikan Diskon 30 Persen untuk Kereta Ekonomi Komersial Selama Libur Sekolah Ada Rehabilitasi Dermaga Penajam, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Berjalan Aman Kemenhub Sebut Pentingnya Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum

EKOBIS

Harga Kopi Gayo Mulai Pulih Pascabencana

badge-check


 Harga Kopi Gayo Mulai Pulih Pascabencana Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Harga kopi Gayo mulai kembali normal setelah sempat anjlok akibat longsor dan banjir yang melanda wilayah Takengon dan Kabupaten Bener Meriah pada akhir November 2025. Sejak bencana terjadi pada 27 November lalu, aktivitas jual beli kopi sempat tersendat akibat terputusnya akses jalan dan hujan deras yang berlangsung terus-menerus.

Kondisi tersebut membuat harga green bean kopi Gayo turun tajam hingga berada di kisaran Rp 90 ribu per kilogram di tingkat petani. Banyak petani tidak dapat pergi ke kebun karena jalan rusak, sementara kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) turut memperparah situasi di lapangan.

Kopi Gayo, cita rasa terbaik.

Tak hanya petani, para prosesor kopi Gayo juga menghadapi kendala serius. Curah hujan yang tinggi menyebabkan proses pascapanen tidak berjalan optimal. Sejumlah kopi dilaporkan rusak, baik di tingkat petani maupun di gudang penyimpanan.

Padahal, sebelum bencana longsor dan banjir terjadi, harga kopi Gayo sempat mencetak rekor tertinggi. Green bean kopi Gayo kala itu menembus harga Rp 160 ribu per kilogram di tingkat petani.

Memasuki awal Januari 2026, harga kopi Gayo mulai menunjukkan tren pemulihan. Pada Jumat, 3 Januari 2026, harga green bean di tingkat petani dilaporkan telah mencapai Rp 140 ribu per kilogram.

Seorang petani sekaligus pelaku pengolahan kopi Gayo memperkirakan harga masih berpotensi naik. Menurut dia, panen kopi saat ini semakin menipis, sementara permintaan terhadap kopi Gayo terus meningkat. “Kemungkinan besar harga akan terus naik,” ujarnya.*** (Kamaruzzaman)

Gerai kopi Gayo di Takengon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Tata Kelola dan Keunggulan Operasional, PELNI Terima 7 Sertifikat ISO

5 Juni 2026 - 15:41 WIB

Ada Rehabilitasi Dermaga Penajam, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Berjalan Aman

5 Juni 2026 - 14:10 WIB

Menhub Dudy Pastikan Penyerapan Anggaran 2026  Tepat Sasaran dan Efektif

5 Juni 2026 - 07:49 WIB

TTL Gandeng APTRINDO Optimalkan Terminal Booking System, Percepat Kelancaran Distribusi Logistik

4 Juni 2026 - 23:06 WIB

Dipercaya COSCO, Terminal Teluk Lamong Catat Pertumbuhan Arus Petikemas Internasional di Atas 90 Persen

4 Juni 2026 - 23:02 WIB

Lion Parcel Luncurkan Minipack, Biaya Pengiriman Hemat hingga 50%!

4 Juni 2026 - 19:50 WIB

Hendak Liburan Sekolah Naik Kapal PELNI? Ada Diskon Tiket hingga 30%

4 Juni 2026 - 11:22 WIB

TPK Teluk Lamong Sambut Layanan SCJX X-Press Feeders, Dorong Konektivitas Ekspor ke Tiongkok

3 Juni 2026 - 19:55 WIB

INACA Luncurkan dan Diskusi Buku Indonesia Aviation Outlook 2026

3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Masuki Fase Kepulangan Haji, Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Prioritaskan Layanan Ramah Lansia

3 Juni 2026 - 17:25 WIB

Trending di BANDARA