Wartatrans.com, JAKARTA – Tingkatkan layanan dan respons strategis terhadap tren peningkatan volume pengguna Commuter Line yang terus tumbuh secara signifikan, KAI Commuter bersama KAI tak pernah berhenti inovasi.
Seperti saat ini di mana tengah lakukan pengembangan infrastruktur perkeretaapian di Stasiun Bogor melalui perpanjangan jalur 6, 7, dan 8.

“Perpanjangan jalur ini sebagai salah satu strategi untuk antisipasi kepadatan pengguna di Stasiun Bogor yang setiap hari mencapai 98 – 100 ribu orang yang naik dan turun dan pengoperasian KRL dengan 12 kereta (SF12) di peron jalur stasiun ini,” tutur VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda di Jakarta, Senin (20/4/2026).
Selain itu, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, KAI Commuter terus memperkuat aspek Inklusivitas di seluruh area operasional.
Salah satunya di Stasiun Cikini yang kini menghadirkan fasilitas layanan disabilitas berupa platform lift bagi pengguna lansia, ibu hamil, serta penyandang disabilitas.
“Inovasi fasilitas layanan yang pertama di lingkungan transportasi ini merupakan wujud transportasi publik yang ramah untuk semua kalangan,” ujarnya.
Selain bisnis utama sebagai layanan transportasi, KAI Commuter juga kembangkan lifestyle brand dan ekosistem perkeretaapian.
Di antaranya melalui C-Merch yaitu bisnis retail lainnya sebagai penunjang layanan Commuter Line.
Selain itu, C-Advertising yang merupakan bisnis periklanan di sarana KRL yang dapat memperkuat sinergi antara perusahaan, mitra strategis, dan masyarakat.
“Intinya kami tidak hanya mengupayakan untuk peningkatan di sisi volume pengguna, namun juga layanan Commuter Line yang bisa menjadi suatu ekosistem perkeretaapian yang memberikan manfaat bagi perekonomian dan masyarakat,” imbuh Karina. (omy)






























