Menu

Mode Gelap
TTL Gandeng APTRINDO Optimalkan Terminal Booking System, Percepat Kelancaran Distribusi Logistik Dipercaya COSCO, Terminal Teluk Lamong Catat Pertumbuhan Arus Petikemas Internasional di Atas 90 Persen Patroli Jaga Jakarta Jaga Priok, Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Gangguan Kamtibmas KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan pada KA Cikuray Mulai 10 Juni 2026 Kementerian-KP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal Viral Keributan di Gerbong Wanita KRL Tanah Abang-Rangkasbitung, Penumpang Sampai Diinjak hingga Dijambak

PERON

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan pada KA Cikuray Mulai 10 Juni 2026

badge-check


 KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan pada KA Cikuray Mulai 10 Juni 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menghadirkan wajah baru KA Cikuray relasi Garut–Pasar Senen pulang pergi mulai 10 Juni 2026 melalui konsep Rel Ekonomi Rakyat. Program tersebut diwujudkan dengan pengoperasian Kereta Ekonomi Kerakyatan yang dirancang untuk memperkuat akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di sepanjang lintasan perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan transformasi KA Cikuray dilakukan untuk menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok yang menjadi penggerak ekonomi daerah.

“KA Cikuray selama ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di berbagai daerah yang dilaluinya. Melalui konsep Rel Ekonomi Rakyat, KAI ingin menghadirkan layanan yang mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi yang dijalankan petani, pedagang pasar, pelaku UMKM, pekerja, pelajar, dan berbagai kelompok masyarakat lainnya,” ujar Anne dalam keterangan resmi.

Transformasi tersebut merupakan hasil inovasi insan KAI melalui Balai Yasa Manggarai dengan melakukan penyesuaian desain dan karakter layanan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pengguna KA Cikuray.

Jumlah Penumpang Terus Meningkat

KAI mencatat minat masyarakat terhadap KA Cikuray terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, KA Cikuray melayani 293.265 pelanggan. Jumlah tersebut meningkat menjadi 514.767 pelanggan pada 2023, kemudian naik menjadi 591.089 pelanggan pada 2024 dan mencapai 615.723 pelanggan pada 2025.

Sementara itu, sepanjang Januari hingga Mei 2026, KA Cikuray telah melayani 266.993 pelanggan.

Menurut Anne, tren peningkatan tersebut menunjukkan KA Cikuray semakin menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan antardaerah dengan tarif yang terjangkau.

Sebagai kereta api bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO) yang didukung pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, KA Cikuray menawarkan tarif relasi terjauh Garut–Pasar Senen sebesar Rp45.000.

Dukung Mobilitas dan Perekonomian Daerah

KAI menjelaskan konsep Kereta Ekonomi Kerakyatan dikembangkan sebagai layanan transportasi yang inklusif untuk memperluas akses mobilitas masyarakat. Kehadirannya diharapkan mampu mengurangi hambatan geografis dan ekonomi sehingga masyarakat lebih mudah menjangkau pusat pendidikan, perdagangan, kawasan industri, hingga pusat aktivitas lainnya.

Selain itu, dukungan subsidi pemerintah melalui skema PSO dinilai dapat membantu menjaga keterjangkauan biaya transportasi bagi masyarakat.

Menurut Anne, konektivitas yang baik memiliki peran penting dalam mendukung produktivitas masyarakat dan pengembangan usaha.

“Semakin baik konektivitas yang tersedia, semakin besar pula peluang yang dapat dijangkau masyarakat. Mobilitas yang lancar akan mendukung produktivitas usaha, memperkuat perdagangan, serta membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan dan lapangan pekerjaan,” katanya.

Siapkan Kereta Petani dan Pedagang

Selain menghadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan, KAI juga tengah menyiapkan pengembangan layanan Kereta Petani dan Pedagang sebagai tahap lanjutan dari konsep Rel Ekonomi Rakyat.

Layanan tersebut dirancang untuk mendukung mobilitas petani, pedagang pasar, dan pelaku UMKM sekaligus memperkuat keterhubungan antara sentra produksi, pasar tradisional, dan pusat perdagangan yang berada di sepanjang lintas KA Cikuray.

Hubungkan Sentra Pertanian hingga Pusat Ekonomi Nasional

Dalam operasionalnya, KA Cikuray melayani 12 stasiun pemberhentian, yakni Garut, Cibatu, Leles, Kiaracondong, Bandung, Cimahi, Purwakarta, Cikampek, Karawang, Cikarang, Bekasi, dan Pasar Senen.

Jalur tersebut menghubungkan berbagai wilayah dengan karakter ekonomi yang berbeda, mulai dari Garut sebagai sentra pertanian dan hortikultura di Jawa Barat, Bandung Raya sebagai pusat pendidikan dan perdagangan, kawasan industri Purwakarta, Karawang, dan Cikarang, hingga Bekasi dan Jakarta sebagai pusat aktivitas ekonomi nasional.

Menurut KAI, keterhubungan antardaerah tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung distribusi komoditas, aktivitas perdagangan, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

“Kereta api tumbuh bersama masyarakat yang dilayaninya. Seiring berkembangnya mobilitas dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah, KAI akan terus menghadirkan layanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi pertumbuhan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Viral Keributan di Gerbong Wanita KRL Tanah Abang-Rangkasbitung, Penumpang Sampai Diinjak hingga Dijambak

4 Juni 2026 - 20:23 WIB

KAI Tambah 11 Gardu Traksi untuk Dukung Peningkatan Layanan Commuter Line Rangkasbitung

4 Juni 2026 - 20:07 WIB

KAI Services Hadirkan Dining Car di Kereta Whoosh, Nikmati Kuliner di Perjalanan Singkat

4 Juni 2026 - 10:02 WIB

KAI Tutup 116 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi, Capai 67 Persen dari Target Nasional

4 Juni 2026 - 09:53 WIB

KAI Divre II Sumbar Sambut Delegasi dari 36 Negara pada International Minangkabau Literacy Festival 2026 di Stasiun BIM

3 Juni 2026 - 21:52 WIB

Hampir 2 Juta Penumpang Gunakan KA Lokal Rangkasbitung-Merak pada Januari-Mei 2026

3 Juni 2026 - 21:25 WIB

Jelang Libur Sekolah, KAI Daop 1 Jakarta Ajak Guru dan Orang Tua Cegah Pelemparan Kereta Api: Bukan Kenakalan, Tetapi Tindak Pidana yang Mengancam Nyawa

3 Juni 2026 - 13:44 WIB

KAI Services Tegaskan Tidak Buka Lowongan yang Beredar di Media Sosial

3 Juni 2026 - 09:04 WIB

KAI Layani 1,4 Juta Pelanggan Selama Libur Panjang Iduladha dan Hari Lahir Pancasila

2 Juni 2026 - 19:48 WIB

Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila, KAI Daop 1 Jakarta Layani Lebih dari 588 Ribu Penumpang KAJJ

2 Juni 2026 - 18:59 WIB

Trending di PERON