Menu

Mode Gelap
Dukung Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Hasnur Group Terjunkan TB Hasnur 09 Pramono Dorong Percepatan Pembangunan GSW Menuju Ekosistem Ekonomi Blockchain, Kota Bandung Siapkan 475 Angkot KLG Gratis Layanan TransJakarta Dijual Rp500 Ribu di Sosmed? Kemenekraf Gelar Bazar Sinema Rakyat Seharian di GOS Takengon Tanoh Gayo Siap Lahirkan Sineas Muda, Kemenekraf Gelar Workshop Sinema Rakyat di Takengon

PERON

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan pada KA Cikuray Mulai 10 Juni 2026

badge-check


 KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan pada KA Cikuray Mulai 10 Juni 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menghadirkan wajah baru KA Cikuray relasi Garut–Pasar Senen pulang pergi mulai 10 Juni 2026 melalui konsep Rel Ekonomi Rakyat. Program tersebut diwujudkan dengan pengoperasian Kereta Ekonomi Kerakyatan yang dirancang untuk memperkuat akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di sepanjang lintasan perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan transformasi KA Cikuray dilakukan untuk menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok yang menjadi penggerak ekonomi daerah.

“KA Cikuray selama ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di berbagai daerah yang dilaluinya. Melalui konsep Rel Ekonomi Rakyat, KAI ingin menghadirkan layanan yang mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi yang dijalankan petani, pedagang pasar, pelaku UMKM, pekerja, pelajar, dan berbagai kelompok masyarakat lainnya,” ujar Anne dalam keterangan resmi.

Transformasi tersebut merupakan hasil inovasi insan KAI melalui Balai Yasa Manggarai dengan melakukan penyesuaian desain dan karakter layanan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pengguna KA Cikuray.

Jumlah Penumpang Terus Meningkat

KAI mencatat minat masyarakat terhadap KA Cikuray terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, KA Cikuray melayani 293.265 pelanggan. Jumlah tersebut meningkat menjadi 514.767 pelanggan pada 2023, kemudian naik menjadi 591.089 pelanggan pada 2024 dan mencapai 615.723 pelanggan pada 2025.

Sementara itu, sepanjang Januari hingga Mei 2026, KA Cikuray telah melayani 266.993 pelanggan.

Menurut Anne, tren peningkatan tersebut menunjukkan KA Cikuray semakin menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan antardaerah dengan tarif yang terjangkau.

Sebagai kereta api bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO) yang didukung pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, KA Cikuray menawarkan tarif relasi terjauh Garut–Pasar Senen sebesar Rp45.000.

Dukung Mobilitas dan Perekonomian Daerah

KAI menjelaskan konsep Kereta Ekonomi Kerakyatan dikembangkan sebagai layanan transportasi yang inklusif untuk memperluas akses mobilitas masyarakat. Kehadirannya diharapkan mampu mengurangi hambatan geografis dan ekonomi sehingga masyarakat lebih mudah menjangkau pusat pendidikan, perdagangan, kawasan industri, hingga pusat aktivitas lainnya.

Selain itu, dukungan subsidi pemerintah melalui skema PSO dinilai dapat membantu menjaga keterjangkauan biaya transportasi bagi masyarakat.

Menurut Anne, konektivitas yang baik memiliki peran penting dalam mendukung produktivitas masyarakat dan pengembangan usaha.

“Semakin baik konektivitas yang tersedia, semakin besar pula peluang yang dapat dijangkau masyarakat. Mobilitas yang lancar akan mendukung produktivitas usaha, memperkuat perdagangan, serta membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan dan lapangan pekerjaan,” katanya.

Siapkan Kereta Petani dan Pedagang

Selain menghadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan, KAI juga tengah menyiapkan pengembangan layanan Kereta Petani dan Pedagang sebagai tahap lanjutan dari konsep Rel Ekonomi Rakyat.

Layanan tersebut dirancang untuk mendukung mobilitas petani, pedagang pasar, dan pelaku UMKM sekaligus memperkuat keterhubungan antara sentra produksi, pasar tradisional, dan pusat perdagangan yang berada di sepanjang lintas KA Cikuray.

Hubungkan Sentra Pertanian hingga Pusat Ekonomi Nasional

Dalam operasionalnya, KA Cikuray melayani 12 stasiun pemberhentian, yakni Garut, Cibatu, Leles, Kiaracondong, Bandung, Cimahi, Purwakarta, Cikampek, Karawang, Cikarang, Bekasi, dan Pasar Senen.

Jalur tersebut menghubungkan berbagai wilayah dengan karakter ekonomi yang berbeda, mulai dari Garut sebagai sentra pertanian dan hortikultura di Jawa Barat, Bandung Raya sebagai pusat pendidikan dan perdagangan, kawasan industri Purwakarta, Karawang, dan Cikarang, hingga Bekasi dan Jakarta sebagai pusat aktivitas ekonomi nasional.

Menurut KAI, keterhubungan antardaerah tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung distribusi komoditas, aktivitas perdagangan, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

“Kereta api tumbuh bersama masyarakat yang dilayaninya. Seiring berkembangnya mobilitas dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah, KAI akan terus menghadirkan layanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi pertumbuhan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Services Perkuat Konsep Integrated Services untuk Perluas Bisnis

17 September 2026 - 16:04 WIB

Tarif Rp3.000, Kereta Petani dan Pedagang KAI Telah Layani 43.780 Pelanggan

17 September 2026 - 14:53 WIB

KAI Operasikan 113 PLTS di 92 Lokasi, Total Kapasitas Capai 4,43 MWp

17 September 2026 - 14:39 WIB

Peringati Harhubnas, Menhub Dudy: Harus jadi Momentum Evaluasi dan Perbarui Komitmen

17 September 2026 - 13:54 WIB

KAI Commuter Resmi Kelola KA Bandara YIA, Nama Layanan Berubah Jadi Commuter Line

17 September 2026 - 09:11 WIB

Jelang HUT ke-81 KAI, Menelusuri Jejak Jalur SCS yang Membentuk Kota-Kota Pantura

17 September 2026 - 06:41 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Buka Lomba Fotografi HUT ke-81, Pendaftaran hingga 21 September

16 September 2026 - 18:33 WIB

LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8.000 Berlaku 8 Hari

16 September 2026 - 17:52 WIB

Semakin Ramah Lingkungan, KAI Gunakan 68.501 Bantalan Sintetis untuk Dukung Keandalan Jalur Rel

16 September 2026 - 17:41 WIB

KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas

16 September 2026 - 16:05 WIB

Trending di PERON