Menu

Mode Gelap
Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta Pelita Air dan Patra Hotels Hadirkan PASPlus, bikin Libur Sekolah Makin Asik Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban  Dilema Timnas di ASEAN Cup 2026, Berburu Gengsi Juara atau Jebakan Ranking Ribuan Ojol Antre KPR DP 0%: Janji Gacor Perumahan Informal  Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

PERON

KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Jalur Usai Aksi Vandalisme Baut Rel

badge-check


 KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Jalur Usai Aksi Vandalisme Baut Rel Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun meningkatkan pengawasan jalur rel menyusul aksi vandalisme berupa pencurian baut penambat rel di KM 127+358 petak jalan Stasiun Blitar–Rejotangan. Insiden tersebut mendorong KAI melakukan inspeksi menyeluruh guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Deputy Vice President Daop 7 Madiun, Muhamad Kahfi, memimpin langsung pengecekan lintas di Daerah Pemantauan Khusus (Dapsus) pada jalur Blitar–Rejotangan, didampingi tim Quality Control OP 7B, KUPT Jalan Rel 7.11 Blitar, dan Tim Polsuska.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari penguatan sistem keamanan dan kualitas prasarana.

“Pasca temuan hilangnya sejumlah baut penambat rel, kami langsung kerahkan tim teknis dan keamanan untuk menyisir ulang setiap jalur. Keselamatan perjalanan KA menjadi prioritas utama,” ujar Tohari, Sabtu (10/1/2026).

Inspeksi dilakukan di beberapa titik, termasuk Jembatan BH 537 untuk memastikan kekuatan struktur, lingkungan jalur rel untuk kebersihan dan keamanan ruang manfaat jalan (Rumaja), serta JPL 211 yang mencakup pemeriksaan dokumen perjalanan KA dan fasilitas keselamatan perlintasan sebidang.

Tohari menambahkan bahwa pengecekan lapangan memungkinkan deteksi dini terhadap potensi bahaya. KAI juga mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga keamanan jalur rel dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.

“Komponen kecil seperti baut memiliki peran besar dalam keselamatan. Kami harap masyarakat turut menjaga prasarana kereta api dari ancaman vandalisme,” tutupnya.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Stasiun Bogor Tertinggi Layani Penumpang KRL Semester I 2026, KAI Kebut Pengembangan Peron untuk 12 Kereta

4 Juli 2026 - 09:41 WIB

Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak

3 Juli 2026 - 19:58 WIB

HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000

3 Juli 2026 - 19:34 WIB

KAI Sulap Stasiun Gambir Jadi Modern Station & Lifestyle Hub, Siap Jadi Ruang Publik dan Pusat Aktivitas Baru di Jakarta

3 Juli 2026 - 16:56 WIB

KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal

3 Juli 2026 - 07:33 WIB

Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah

3 Juli 2026 - 06:55 WIB

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Trending di PERON