Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan sebanyak 86.036 tiket program diskon tarif 30 persen untuk kereta api kelas Ekonomi Komersial hingga Senin (8/6/2026) pukul 09.30 WIB. Program yang merupakan stimulus Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan tersebut berlaku untuk perjalanan pada periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Untuk mendukung program tersebut, KAI menyediakan kapasitas sebanyak 1.174.624 tempat duduk selama masa liburan sekolah. Hingga saat ini, masih tersedia 1.088.588 tiket atau sekitar 92,68 persen dari total kapasitas yang disiapkan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan program diskon yang diberikan Pemerintah bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap transportasi yang terjangkau sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan.
“Program diskon dari Pemerintah melalui DJKA Kementerian Perhubungan memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk bepergian selama liburan sekolah. Mobilitas yang meningkat juga turut mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan,” ujar Anne.
Menurut Anne, peningkatan perjalanan selama liburan sekolah tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga berpotensi menggerakkan sektor pariwisata, kuliner, perhotelan, transportasi lanjutan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah.
Data penjualan sementara menunjukkan relasi menuju kota-kota wisata dan pendidikan masih menjadi pilihan utama pelanggan. Lima relasi dengan jumlah pemesanan tertinggi hingga 8 Juni 2026 pukul 09.30 WIB yakni Pasarsenen–Lempuyangan sebanyak 3.256 pelanggan, Lempuyangan–Pasarsenen 3.188 pelanggan, Pasarsenen–Yogyakarta 1.987 pelanggan, Yogyakarta–Pasarsenen 1.410 pelanggan, serta Pasarsenen–Malang 1.331 pelanggan.
Tingginya minat pada relasi menuju Yogyakarta, Solo, Malang, Kutoarjo, Blitar, dan Ketapang menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk mengunjungi daerah yang memiliki potensi wisata, budaya, pendidikan, maupun aktivitas ekonomi.
Sementara itu, berdasarkan layanan kereta api yang mendapatkan tarif diskon, KA Majapahit relasi Malang–Pasarsenen (PP) menjadi yang paling diminati dengan 5.112 pelanggan. Disusul KA Sawunggalih relasi Kutoarjo–Pasarsenen (PP) sebanyak 4.526 pelanggan, KA Progo relasi Lempuyangan–Pasarsenen (PP) sebanyak 4.401 pelanggan, KA Singasari relasi Blitar–Pasarsenen (PP) sebanyak 3.821 pelanggan, dan KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang–Pasarsenen (PP) sebanyak 3.413 pelanggan.
Anne menilai angka penjualan saat ini menunjukkan peluang yang masih besar bagi masyarakat untuk memanfaatkan program tersebut karena sebagian besar kapasitas masih tersedia.
“Minat masyarakat terus bertumbuh, namun kapasitas yang tersedia masih sangat besar. Kami mengajak pelanggan merencanakan perjalanan lebih awal agar dapat memanfaatkan tarif diskon dan memperoleh pilihan perjalanan yang lebih beragam,” katanya.
Program diskon 30 persen berlaku untuk seluruh kereta api kelas Ekonomi Komersial dengan periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Tiket dapat dibeli melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI.
KAI juga memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta sumber daya operasional guna melayani peningkatan mobilitas masyarakat selama masa liburan sekolah.
“KAI menyiapkan lebih dari 1,17 juta tempat duduk untuk mendukung program Pemerintah. Kami berharap stimulus ini dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah selama liburan sekolah,” tutup Anne.(fahmi)
































