Menu

Mode Gelap
KA Batara Kresna Jadi Pilihan Wisata Akhir Pekan dari Solo ke Wonogiri, Tarif Rp4.000 KAI Wisata Gandeng Jakarta Infrastruktur Propertindo, Hadirkan Integrasi Transportasi Wisata dan Media Iklan Digital Meningkat, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Tembus 86,8 Juta pada Triwulan I 2026 Dica Melo Sukses Sebagai Brand Ambassador, Kembali Dikontrak Meinl. Jumat Berkah di Tanjung Priok: Wujud Kepedulian Polri Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat KA Blora Jaya Tumbuh 72,76% pada Triwulan I 2026, Perjalanan yang Menghubungkan Harapan Banyak Masyarakat

SENI BUDAYA

KAI Wisata Dukung Penyelenggaraan Lawang Sewu Short Film Festival 2025

badge-check


 KAI Wisata Dukung Penyelenggaraan Lawang Sewu Short Film Festival 2025 Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) memperkuat kontribusinya dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan mendukung penuh penyelenggaraan Lawang Sewu Short Film Festival (LSSFF) 2025 yang berlangsung pada 5–7 Desember 2025 di Semarang.

Festival film pendek yang digagas Pemerintah Kota Semarang ini menjadi ajang perdana yang menggabungkan apresiasi seni, kolaborasi multipihak, serta pemberdayaan UMKM lokal.

Festival yang digelar di kawasan Lawang Sewu ini melibatkan sejumlah perangkat daerah, mulai dari Dinas Pariwisata Kota Semarang yang mendukung promosi destinasi, Dinas Koperasi yang menyediakan ruang usaha bagi UMKM, hingga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang menghadirkan program edukasi kreatif melalui workshop dan sosialisasi perfilman.

KAI Wisata sebagai pengelola Lawang Sewu menegaskan dukungannya melalui penyediaan fasilitas, manajemen acara, hospitality, dan ruang kreatif bagi peserta serta komunitas film.

“Lawang Sewu bukan hanya ikon wisata, tetapi juga ruang budaya yang hidup,” ujar Direktur Utama KAI Wisata, Hendy Helmy dikutip, Sabtu (6/12/2025).

Ia menyebut keikutsertaan perusahaan dalam LSSFF sebagai wujud kolaborasi dengan Pemerintah Kota Semarang untuk memberi ruang berekspresi bagi generasi muda.

“LSSFF 2025 mencerminkan semangat kolaborasi dan kreativitas yang ingin kami dorong di seluruh destinasi wisata yang dikelola KAI Wisata,” tambahnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, LSSFF menerima 144 film pendek dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 122 karya dinyatakan lolos administrasi, dan 21 film terbaik dipilih untuk ditayangkan selama festival. Program festival meliputi pemutaran film terbaik dari kategori Pelajar, Mahasiswa, dan Umum, screening film pendek Prancis melalui kerja sama dengan Institut Français, diskusi bersama pembuat film, pasar malam dan ruang UMKM binaan Dinas Koperasi, lokakarya perfilman dukungan Disbudpar, serta malam anugerah pada 19 Desember 2025 dengan total hadiah Rp150 juta.

Hendy menegaskan bahwa kolaborasi lintas daerah, komunitas film, dan institusi internasional menempatkan LSSFF sebagai ruang kreatif yang berkembang.

“Sebagai pengelola destinasi heritage, KAI Wisata berkomitmen menjadikan Lawang Sewu bukan sekadar objek wisata tetapi ekosistem inspiratif yang relevan dengan perkembangan zaman salah satunya melalui seni dan film,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran ratusan sineas dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa Semarang semakin diperhitungkan sebagai pusat kreativitas nasional. Sinergi antarperangkat daerah juga memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif melalui promosi pariwisata, pemberdayaan UMKM, dan pendidikan perfilman.

“Kami berharap LSSFF dapat menjadi agenda tahunan dan berkembang menjadi festival film berskala nasional. KAI Wisata akan terus mendukung ruang-ruang kreatif yang membawa manfaat bagi masyarakat luas, memperkuat potensi wisata heritage, serta membuka kesempatan bagi talenta muda untuk tumbuh, semangat kami jelas menghadirkan destinasi yang bukan hanya dikunjungi tetapi juga melahirkan karya,” tutup Hendy.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dica Melo Sukses Sebagai Brand Ambassador, Kembali Dikontrak Meinl.

17 April 2026 - 21:19 WIB

Bersama Rumah Aksara, Guru SMA Asah Kompetensi Menulis di Perpustakaan Bogor

17 April 2026 - 11:04 WIB

Zee Asadel Magma Baru Industri Film Indonesia

16 April 2026 - 14:12 WIB

Chairil Gibran Ramadhan: “Si Pitung” Sastra Betawi

16 April 2026 - 05:55 WIB

Studiosa dan Nazar Apache: Membangun Ekosistem Musik Aceh dari Akar Kreativitas

16 April 2026 - 05:45 WIB

Film Kupilih Jalur Langit, Drama Religi Tanpa Dakwah

16 April 2026 - 05:35 WIB

Dari Sakit ke Karya: Dudin Lahirkan Lagu Religi dari Perenungan

14 April 2026 - 22:19 WIB

Di Tengah Konflik Timur Tengah, Partai Demokrat Berikan Bansos Hasil Lelang Lukisan SBY

14 April 2026 - 07:20 WIB

Nina Septiana Nugroho, Konsisten Dukung FORWAN

13 April 2026 - 21:08 WIB

FFH Ke-5 Tegaskan Sensor Bukan Hambatan, Tapi Strategi Kreatif Perfilman Horor

13 April 2026 - 18:37 WIB

Trending di SENI BUDAYA