Menu ✖

Mode Gelap
Perawatan Sistem Avionik, FL Technics Indonesia Gandeng GE Aerospace InJourney Airports dan SDhI Rampungkan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Garuda dan Yoowifi Hadirkan eSIM, Komunikasi  jadi Makin Terjangkau Saat di Luar Negeri Modernisasi PPN Pengambengan, Nelayan Lokal Harap Ada Lapangan Kerja Saat Paceklik El Nino Sangat Kuat, 669 Hotspot Terdeteksi di Fakfak Lima Tahun Merger, Pelindo Regional 2 Perkuat Transformasi Layanan dan Kinerja Kepelabuhanan

SENI BUDAYA

Kanot Bu Hidupkan Panggung PPN XIV Aceh Lewat Puisi dan Lukisan

badge-check


 Kanot Bu Hidupkan Panggung PPN XIV Aceh Lewat Puisi dan Lukisan Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH – Komunitas seni independen Kanot Bu turut memberi warna dalam rangkaian Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV Aceh 2026 melalui kolaborasi pembacaan puisi dan pertunjukan seni lukis secara langsung (live painting). Penampilan tersebut menjadi salah satu atraksi yang memperlihatkan perjumpaan sastra dengan seni rupa dalam satu panggung pada Sabtu malam (27/06/2026) di panggung Museum Tsunami, Banda Aceh.

Sejumlah anggota Kanot Bu membacakan puisi yang mengangkat tema kemanusiaan, perdamaian, dan kebudayaan, sejalan dengan semangat PPN XIV yang mempertemukan penyair dari berbagai daerah di Indonesia dan 14 negara. Di saat yang sama, perupa Kanot Bu menghadirkan karya lukis secara langsung di hadapan penonton, menerjemahkan kata-kata puisi menjadi ekspresi visual.

Kolaborasi itu mendapat apresiasi dari peserta dan penonton karena menghadirkan pengalaman sastra yang tidak hanya didengar, tetapi juga disaksikan melalui proses kreatif seni rupa.

Kanot Bu dikenal sebagai komunitas seni independen yang berbasis di Banda Aceh. Berdiri sejak 2008, komunitas ini menjadi ruang berkumpul para seniman lintas disiplin, mulai dari penyair, perupa, fotografer, musisi, hingga pegiat literasi. Selama ini Kanot Bu aktif menggelar pameran, diskusi, penerbitan buku, kelas kreatif, dan berbagai kolaborasi kebudayaan di Aceh.

PPN XIV Aceh sendiri berlangsung pada 22–28 Juni 2026 dan diikuti ratusan penyair serta budayawan dari Indonesia dan mancanegara. Ajang ini digagas sebagai ruang silaturahmi, pertukaran gagasan, serta penguatan jejaring sastra dan budaya. Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia menerima lebih dari seribu naskah puisi dari ratusan penulis, dengan sekitar 300 karya yang lolos kurasi untuk diterbitkan dalam antologi internasional.

Kehadiran Kanot Bu menunjukkan bahwa PPN XIV tidak hanya menjadi panggung pembacaan puisi, tetapi juga ruang kolaborasi berbagai cabang seni. Perpaduan sastra dan seni lukis tersebut mempertegas pesan bahwa puisi dapat hidup dalam beragam medium, sehingga mampu menjangkau publik yang lebih luas sekaligus memperkaya ekosistem kebudayaan Aceh.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai

1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

1 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda

1 Oktober 2026 - 03:12 WIB

Rhoma Irama Menangis Saat Menonton Film Lawas, dari Pengabdian ke Perjuangan Dangdut Menuju UNESCO

30 September 2026 - 08:17 WIB

Kolaborasi Addie MS & Twilite Orchestra, Anggun, dan Judika Warnai Perayaan 81 Tahun KAI

30 September 2026 - 07:37 WIB

Mentor Bang Budi dan Lukisan Karya Anak yang Membawa Cerita Aceh Tamiang ke Jakarta

30 September 2026 - 01:37 WIB

Bupati Aceh Tamiang Dorong Terapi Melukis untuk Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana

29 September 2026 - 19:34 WIB

Ekraf Peduli Hadirkan Karya Anak Korban Bencana Sumatra, Pemerintah Dorong Pemulihan Lewat Seni

29 September 2026 - 18:39 WIB

Dianna Dee Full Jadwal Show, Sempatkan Cover Lagu di YouTube, 1 Minggu Tembus Setengah Juta Views

29 September 2026 - 17:10 WIB

HUT ke 81, KAI Daop 4 Semarang Menggelar Acara Baca Puisi Antar Negara

29 September 2026 - 09:44 WIB

Trending di RAGAM