Menu

Mode Gelap
Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT Whoosh Meriahkan Kemerdekaan RI dengan Paduan Suara dan Siagakan Puluhan Petugas Pakai Kostum Nusantara Haji Fikri Apresiasi Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Jawa Barat Didong dan Tari Guel Semarakkan Panggung Kemerdekaan di Gedung Agung Yogyakarta Pentas Seni Kemerdekaan RI di RT 05 Tegalsari Semarang Juga Diisi Tasyakuran Pembangunan Talud Jalan PNM Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

PERON

KRL Tertemper Mobil di JPL Jakarta Utara, Daop 1 Ingatkan Disiplin Lalu Lintas di Perlintasan Rel

badge-check


 KRL Tertemper Mobil di JPL Jakarta Utara, Daop 1 Ingatkan Disiplin Lalu Lintas di Perlintasan Rel Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta kembali menegaskan pentingnya disiplin dan kewaspadaan pengguna jalan saat melintas di perlintasan sebidang, menyusul insiden tertempernya kereta oleh sebuah mobil di Jakarta Utara pada Rabu (10/12).

PT KAI Daop 1 Jakarta mengonfirmasi terjadinya insiden tertempernya KA 2252 (Commuter Line relasi Jakarta Kota – Tanjung Priuk) pada pukul 18.09 WIB di perlintasan sebidang tidak dijaga (JPL 7A) KM 2+900, jalur hulu Jakarta Kota – Tanjung Priuk. Kereta yang terdiri dari rangkaian TS 205 JR 48 SF 8 itu tertemper sebuah mobil jenis Avanza bernomor polisi B 2129 UFG yang dikemudikan NK (59), warga Kalibawang, Kabupaten Wonosobo.

Sebelum kejadian, masinis telah membunyikan klakson berulang kali sebagai peringatan kepada pengendara. Setelah insiden terjadi, masinis segera melaporkannya kepada petugas. PKD Stasiun Ancol kemudian tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan.

Setelah dipastikan aman, perjalanan kereta dilanjutkan dan pemeriksaan rangkaian secara menyeluruh dilakukan di Stasiun Jakarta Kota. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

KAI menegaskan bahwa insiden ini kembali menjadi bukti bahwa kurangnya kedisiplinan pengendara dapat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan lainnya.

Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 237 gangguan operasional yang disebabkan temperan sejak Januari hingga Desember 2025. Dari jumlah tersebut, 55 kejadian melibatkan kendaraan, 177 kejadian melibatkan orang, dan 5 kejadian melibatkan hewan.

Secara bulanan, rekap gangguan akibat temperan adalah sebagai berikut: Januari (10), Februari (23), Maret (22), April (21), Mei (25), Juni (24), Juli (22), Agustus (20), September (16), Oktober (26), November (19), dan Desember hingga hari ini (9).

KAI menilai angka tersebut cukup mengkhawatirkan dan memerlukan peningkatan kedisiplinan semua pihak, khususnya pengguna jalan yang melintas di perlintasan sebidang.

Untuk mengurangi risiko kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta terus memperkuat berbagai langkah pencegahan, di antaranya:

  • Penutupan 40 titik perlintasan sebidang rawan kecelakaan sepanjang 2025.
  • Sosialisasi keselamatan kepada pengendara dan edukasi langsung ke sekolah-sekolah.
  • Penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan komunitas pecinta kereta api.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen KAI dalam meningkatkan keselamatan operasional dan meminimalkan risiko kecelakaan.

KAI mengingatkan bahwa kewajiban mematuhi rambu dan prosedur keselamatan di perlintasan sebidang telah diatur dalam UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian serta UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pengendara wajib berhenti ketika sinyal atau peringatan berbunyi dan memastikan aman sebelum melintas.

Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa sebagian besar insiden terjadi akibat kelalaian pengguna jalan.

“Keselamatan tidak boleh dinegosiasikan. Banyak insiden terjadi bukan karena kurangnya fasilitas, tetapi karena pengendara mengambil keputusan berisiko. Patuhi rambu, berhenti sejenak, tengok kiri–kanan, dan pastikan aman sebelum melintas. Keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan sangat bergantung pada kepatuhan kita bersama,” tegas Franoto.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Whoosh Meriahkan Kemerdekaan RI dengan Paduan Suara dan Siagakan Puluhan Petugas Pakai Kostum Nusantara

17 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Hari Ini Tarif Rp8 Berlaku di LRT Jabodebek dan Sebagian Besar Commuter Line, 27.620 Tiket Diskon KAI Terjual

17 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Dirut KAI Tekankan Keselamatan, Profesionalisme, dan Perluasan Manfaat Kereta Api pada HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Hindari Kepadatan Monas Saat HUT RI, 27 KA Keberangkatan Gambir Berhenti di Stasiun Jatinegara

17 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Spesial HUT ke-81 RI: KAI Commuter Hadirkan Tarif Promo Rp8 dan Kereta Tambahan hingga Bagi-Bagi Kopi Gratis

17 Agustus 2026 - 11:46 WIB

HUT RI ke-81, KAI Commuter Bagikan Kopi dan Roti Gratis di Stasiun BNI City dan Juanda

17 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Trending di PERON