Menu

Mode Gelap
Jakarta-New York: Diplomasi Kota, Transportasi, dan Rp5,2 Triliun Akses Utama Pemkab Fakfak Ditutup Tanpa Alasan Jelas, Pelayanan Publik Dipertanyakan Sanfest 2026: Ketika Santri Menggerakkan Ayat Al-Qur’an Melalui Film Menteri PU Pastikan Daerah Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Sudah Tidak Terisolir Lagi Green SM Perbesar Bisnis Fleet EV, 500 Limo Green Masuk Jakarta Personel ASDP Lintas Cabang Ikuti Sertifikasi Kesiapsiagaan Darurat

PERON

LRT Sumsel Genap 8 Tahun, Layani 24,8 Juta Penumpang dan Catat Rata-rata 12 Ribu Pengguna per Hari

badge-check


 LRT Sumsel Genap 8 Tahun, Layani 24,8 Juta Penumpang dan Catat Rata-rata 12 Ribu Pengguna per Hari Perbesar

Wartatrans.com, PALEMBANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) memperingati delapan tahun operasional LRT Sumsel yang mulai beroperasi pada 23 Juli 2018 untuk mendukung mobilitas atlet Asian Games XVIII.

Selama delapan tahun beroperasi, LRT Sumsel telah melayani sebanyak 24.867.073 penumpang dan menjadi salah satu moda transportasi publik andalan masyarakat Sumatera Selatan.

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan, LRT Sumsel kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, khususnya di Kota Palembang. Bersama BPKARSS, KAI sebagai operator terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi para pengguna jasa.

“Selama delapan tahun beroperasi, kami terus menjaga ketepatan waktu perjalanan, meningkatkan frekuensi perjalanan (headway), memperkuat integrasi antarmoda, menambah perjalanan saat penyelenggaraan event nasional maupun khusus, menghadirkan kemudahan pembayaran tiket, serta melakukan perbaikan sarana dan penambahan fasilitas pendukung di stasiun,” ujar Aida, Jumat (24/7/2026).

Saat ini, LRT Sumsel melayani 13 stasiun dengan tarif Rp5.000 untuk perjalanan antarstasiun dan Rp10.000 untuk perjalanan dari atau menuju Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

Aida menjelaskan, operasional LRT Sumsel terus berkembang sejak pertama kali beroperasi. Jumlah perjalanan meningkat secara bertahap dari 52 perjalanan per hari menjadi 88 perjalanan, hingga kini mencapai 94 perjalanan setiap hari.

Pertumbuhan juga terlihat dari jumlah pengguna. Pada awal operasional tahun 2018, LRT Sumsel melayani rata-rata sekitar 3.000 penumpang per hari. Kini, angka tersebut meningkat menjadi sekitar 12.000 penumpang per hari.

Sepanjang Semester I 2026, LRT Sumsel telah mengangkut 2.206.500 penumpang dengan rata-rata harian mencapai 12.190 penumpang. Selama delapan tahun beroperasi, rata-rata jumlah pengguna mencapai 3.108.384 penumpang per tahun.

Lima stasiun dengan aktivitas penumpang tertinggi adalah Stasiun Asrama Haji, DJKA, Ampera, Bumi Sriwijaya, dan Bandara.

Selain meningkatkan layanan transportasi, LRT Sumsel juga mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di Stasiun Bumi Sriwijaya, Cinde, Ampera, dan DJKA tersedia tenant UMKM yang menjual kerajinan tangan serta makanan dan minuman ringan. Di sejumlah stasiun tersebut juga tersedia Pojok Baca sebagai upaya meningkatkan minat literasi masyarakat Sumatera Selatan.

Menurut Aida, keberadaan LRT Sumsel turut mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. Hal itu didukung layanan Feeder LRT Sumsel yang memperluas jangkauan layanan sekaligus memperkuat integrasi antarmoda. Selain itu, konektivitas dengan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II memudahkan masyarakat melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi udara.

Dalam rangka memperingati delapan tahun operasional, BPKARSS menggelar berbagai kegiatan apresiasi bagi pelanggan, di antaranya kampanye LRT, Fun Walk pada 19 Juli, donor darah, serta sejumlah kegiatan lainnya.

“Sebagai operator LRT Sumsel, PT KAI Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) akan terus berkolaborasi membangun sinergi untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, tentu nya dukungan dari para stakeholder akan menjadi suport system untuk peningkatan pelayanan kedepannya,” tutup Aida.(fahmi)

 

Baca Lainnya

KRL Jabodetabek Kembali Layani 1.065 Perjalanan, Empat Jadwal Bogor Dipulihkan

21 September 2026 - 11:22 WIB

Sambut HUT ke-81, KAI Siapkan Nusantara Explorer untuk Perjalanan Wisata Indonesia

21 September 2026 - 05:11 WIB

KAI Gagalkan Dugaan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan

20 September 2026 - 17:49 WIB

Satu KRL CLI-225 Kembali Beroperasi, Commuter Line Bogor Tambah 4 Perjalanan

19 September 2026 - 11:34 WIB

Akses Kota Baru Parahyangan ke Stasiun Whoosh Padalarang Disiapkan, Ada Skybridge

18 September 2026 - 07:54 WIB

KAI Catat 182.208 Pelanggan Manfaatkan Kereta Ekonomi Kerakyatan

18 September 2026 - 07:19 WIB

Kereta Makan M1 Kian Nyaman, KAI Services Perkuat Pengalaman Kuliner Penumpang

18 September 2026 - 06:44 WIB

KAI Services Perkuat Konsep Integrated Services untuk Perluas Bisnis

17 September 2026 - 16:04 WIB

Tarif Rp3.000, Kereta Petani dan Pedagang KAI Telah Layani 43.780 Pelanggan

17 September 2026 - 14:53 WIB

KAI Operasikan 113 PLTS di 92 Lokasi, Total Kapasitas Capai 4,43 MWp

17 September 2026 - 14:39 WIB

Trending di PERON