Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

ANJUNGAN

Melalui Program HiPo Batch II, PTP Nonpetikemas Perkuat SDM Andal

badge-check


 SDM PTP Nonpetikemas Perbesar

SDM PTP Nonpetikemas

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelabuhan Tanjung Priok atau PTP Nonpetikemas terus memperkuat kompetensi layanan kepelabuhanan nonpetikemas sekaligus menegaskan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui gelaran Program High Potential Emlployee (HiPO) yang telah dijalankan sejak 2023.

Program HiPO merupakan inisiatif strategis perusahaan untuk meningkatkan kapabilitas karyawan dalam mendukung layanan kepelabuhanan nonpetikemas yang andal dan berdaya saing.

Program ini berfokus pada tiga bidang utama, yakni General Cargo, Curah Kering, dan Curah Cair, yang menjadi tulang punggung operasional layanan kepelabuhan non petikemas.

Setelah berhasil dengan program HiPO batch I, kini Program tersebut telah menyelesaikan Hipo batch II dengan pelaksanaan Program HiPO Batch II Graduation yang dilaksanakan di Phinisi Function Hall, Pelindo Tower, Selasa (5/5/2026) sebagai puncak dari rangkaian pengembangan talenta unggulan yang telah berjalam sejak mei 2025.

Program HiPO ini mencakup  penguatan kompetensi teknis dan manajerial melalui pendekatan experiential learning, pendampingan oleh mentor, serta implementasi langsung di lapangan, dengan tujuan mencetak SDM unggul yang siap menghadapi kompleksitas operasional di sektor multipurpose.

Basuki Soleh yang mewakili Direktur SDM dan Umum PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa perjalanan peserta HiPO merupakan proses yang tidak mudah.

“Ini merupakan perjalanan yang tidak mudah, para peserta telah teruji. Selanjutnya, pembelajaran selama sembilan bulan diharapkan dapat diimplementasikan di seluruh lini Pelindo Group, dengan mengedepankan budaya kerja anti-fragility dan keselamatan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Edi Priyanto menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam operasional.

“Dalam konteks terminal multipurpose, risiko keselamatan menjadi perhatian utama. Tidak ada pencapaian yang patut dibanggakan jika keselamatan terabaikan. Oleh karena itu, lulusan HiPo diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi perusahaan, masyarakat, dan negara,” katanya.

Direktur PTP Nonpetikemas Indra Hidayat Sani, turut menyoroti pentingnya integritas dan sinergi di tengah ketidakpastian global.

“Persaingan usaha di tengah ketidakpastian global menuntut integritas dan sinergi yang kuat. Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan holding dan subholding, serta menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bambang Sakti menjelaskan bahwa program HiPo yang telah berjalan sejak 2023 ini dirancang berdasarkan kebutuhan akan SDM unggul di tengah kompleksitas industri yang terus meningkat.

“Program ini mencakup tiga peminatan utama, yaitu General Cargo, Curah Kering, dan Curah Cair, serta didukung Individual Development Plan yang meliputi pengembangan kompetensi inti, teknis, dan pendukung. Durasi program juga telah dioptimalkan dari 18 bulan pada Batch I menjadi 9 bulan pada Batch II tanpa mengurangi kualitas pembelajaran,” bebernya.

Program HiPo Batch II diikuti oleh 30 peserta terpilih dari berbagai unit kerja, termasuk Operasi, Perencanaan dan Pengendalian, HSSE, serta spesialisasi penanganan muatan.

Selama kurang lebih delapan bulan, peserta menjalani pembelajaran dengan metode 10-20-70, yakni 10% melalui pelatihan, 20% melalui pembelajaran sosial, dan 70% melalui praktik langsung di lapangan.

Dalam momentum graduation ini, PTP Nonpetikemas memberikan penghargaan kepada peserta terbaik dalam berbagai kategori, meliputi Top Talent dan Top Group, yang dinilai berdasarkan kinerja, kompetensi, serta kontribusi selama program berlangsung.

Penghargaan Top Talent diberikan kepada tiga peserta terbaik pada masing-masing bidang, yakni General Cargo, Curah Kering, dan Curah Cair.

Sementara itu, penghargaan Top Group mencakup kategori Best Implementation Idea, Most Active Mentoring Group, dan Best Overall Score.

Melalui program HiPo, PTP Nonpetikemas terus memperkuat investasi jangka panjang dalam pengembangan SDM multipurpose yang andal, adaptif, dan berdaya saing tinggi, sekaligus mendukung transformasi bisnis di lingkungan Pelindo Group serta memberikan layanan terbaik bagi pelanggan. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Puluhan Relawan Airnav Indonesia, Taspen, dan Jasindo Mengabdi di Boyolali

16 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Beli Pertalite Harga Pertamax

16 Agustus 2026 - 00:12 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Maknai Momen Kemerdekaan, InJourney Airports Tanam 81.000 Mangrove

15 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Trending di ANJUNGAN